Kompas.com - 21/05/2017, 11:22 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Siapa yang tak tergoda dengan taburan bawang goreng di atas nasi uduk dengan guyuran kuah semur serta sambal kacang? Apalagi ditambah dengan empal goreng juga jengkol bumbu semur. Hmm..

Buat Anda penggemar kuliner nasi yang direbus dengan santan ini, jangan lewatkan Warung Nasi Uduk Bang Udin di bilangan Rawa Belong, Jakarta Barat. Satu yang wajib dicicipi di sana adalah nasi uduk semur jengkol

KompasTravel sempat mencoba kuliner nasi uduk racikan Bang Udin beberapa waktu lalu. Saat itu, Warung Nasi Uduk Bang Udin terbilang tak terlalu ramai.

Seporsi nasi uduk semur jengkol dan empal goreng andalan Bang Udin langsung tersaji di meja. Tak perlu lama menunggu, KompasTravel menyantap sendok demi sendok nasi uduk bersama potongan jengkol yang dimasak semur.

Rasa pedas menyeruak dari bumbu lada semur jengkol dan sambal kacang di piring. Namun, pedasnya tak menyiksa lidah dan malah membuat ketagihan untuk kembali memotong jengkol.

Bang Udin, generasi kedua pengelola Warung Nasi Uduk Bang Udin di Kawasan Rawa Belong, Palmerah, Jakarta. Usaha warung nasi uduk pertama kali dijalankan oleh ayahnya pada tahun 1986 yakni Dasuki.KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Bang Udin, generasi kedua pengelola Warung Nasi Uduk Bang Udin di Kawasan Rawa Belong, Palmerah, Jakarta. Usaha warung nasi uduk pertama kali dijalankan oleh ayahnya pada tahun 1986 yakni Dasuki.
Bau jengkol yang ditakuti oleh para penyantapnya pun tak muncul. Yang tersisa di mulut hanyalah rasa gurih dan ketagihan.

Sambal kacang membuat lidah makin keringat bercucuran. Kondisi yang KompasTravel rasakan juga terlihat jelas di wajah-wajah pembeli yang menyantap nasi uduk langsung di warung.

Empal goreng sebagai teman menyantap nasi uduk juga tak kalah ketinggalan dalam urusan rasa. Rasa gurih dari rendaman bawang putih, garam, dan bumbu-bumbu lain menjalar di lidah.

Pemilik warung nasi uduk, Bang Udin (51) mengatakan nasi uduk dengan semur jengkol serta empal goreng adalah favorit pembeli di warungnya. Setiap hari Udin tak pernah absen menjual semur jengkol.

Semur jengkol di Warung Nasi Uduk Bang Udin Kawasan Rawa Belong, Palmerah, Jakarta, Kamis (18/5/2017). Nasi uduk semur jengkol Bang Udin telah hadir sejak tahun 1986.KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Semur jengkol di Warung Nasi Uduk Bang Udin Kawasan Rawa Belong, Palmerah, Jakarta, Kamis (18/5/2017). Nasi uduk semur jengkol Bang Udin telah hadir sejak tahun 1986.
"Yang paling laris itu semur jengkol. Setiap hari bisa habis jengkol lima kilogram," kata Udin saat ditemui KompasTravel di warungnya, Jumat (18/5/2017) malam.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Telaga Cebong di Desa Tertinggi Pulau Jawa

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Telaga Cebong di Desa Tertinggi Pulau Jawa

Travel Tips
Antapura De Djati, Tempat Nikmati Suasana Ala Ubud di Garut

Antapura De Djati, Tempat Nikmati Suasana Ala Ubud di Garut

Travel Update
Lion Air Terbang Lagi dari Bandara Kertajati ke Arab Saudi, Layani Ibadah Umrah

Lion Air Terbang Lagi dari Bandara Kertajati ke Arab Saudi, Layani Ibadah Umrah

Travel Update
5 Tips Wisata ke Museum MACAN Jakarta, Jangan Bawa Kamera

5 Tips Wisata ke Museum MACAN Jakarta, Jangan Bawa Kamera

Travel Tips
4 Wisata di Desa Sembungan, Konon Ada Paku Pulau Jawa

4 Wisata di Desa Sembungan, Konon Ada Paku Pulau Jawa

Jalan Jalan
Vihara Tri Dharma Bumi Raya, Wisata Religi Baru di Singkawang

Vihara Tri Dharma Bumi Raya, Wisata Religi Baru di Singkawang

Travel Update
Rute ke Desa Sembungan dari Dieng, Menuju Desa Tertinggi Pulau Jawa

Rute ke Desa Sembungan dari Dieng, Menuju Desa Tertinggi Pulau Jawa

Travel Tips
COCOTEL Kerja Sama dengan Archipelago Luncurkan Teknologi Hotel Baru

COCOTEL Kerja Sama dengan Archipelago Luncurkan Teknologi Hotel Baru

Travel Update
KAI Terapkan Face Recognition, Naik Kereta Cukup Pindai Wajah

KAI Terapkan Face Recognition, Naik Kereta Cukup Pindai Wajah

Travel Update
DeLoano Glamping Borobudur Kembali Buka, Cocok buat Healing

DeLoano Glamping Borobudur Kembali Buka, Cocok buat Healing

Travel Update
Beragam Kendala Kembangkan Wisata Air Terjun di Manggarai Timur NTT

Beragam Kendala Kembangkan Wisata Air Terjun di Manggarai Timur NTT

Travel Update
Jumlah Tamu Hotel Turun pada Agustus 2022, tapi Nginap Lebih Lama

Jumlah Tamu Hotel Turun pada Agustus 2022, tapi Nginap Lebih Lama

Travel Update
1,73 Juta Wisman Kunjungi Indonesia Sepanjang 2022, Naik 2.000 Persen

1,73 Juta Wisman Kunjungi Indonesia Sepanjang 2022, Naik 2.000 Persen

Travel Update
Digital Nomad yang Tinggal hingga 5 Tahun Bisa Pakai Visa Second Home

Digital Nomad yang Tinggal hingga 5 Tahun Bisa Pakai Visa Second Home

Travel Update
Super Air Jet Buka Rute Surabaya-Kupang, Mulai 14 Oktober

Super Air Jet Buka Rute Surabaya-Kupang, Mulai 14 Oktober

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.