Kompas.com - 23/05/2017, 15:29 WIB
Seorang polisi sedang mengamankan situasi usai ledakan di sekitar lokasi konser Ariana Grande di kota Manchester, Inggris, Senin (22/5/2017) malam. BBCSeorang polisi sedang mengamankan situasi usai ledakan di sekitar lokasi konser Ariana Grande di kota Manchester, Inggris, Senin (22/5/2017) malam.
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasca ledakan di Manchester Arena, Senin (22/5/2017), yang menewaskan 19 orang dan melukai 50 orang lainnya, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI) memberikan imbauannya terhadap Warga Negara Indonesia (WNI) yang sedang berada di Inggris.

Lewat akun resmi Twitter @Portal_Kemlu_RI, Kemenlu mengimbau WNI di sekitar Manchester bisa mengikuti perkembangan informasi melalui Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) di London baik melalui hotline, situs, maupun media sosial.

Adapun kontak yang bisa dihubungi adalah +447881221235 dan akun Twitter KBRI London yakni @KBRILondon.

"Terus ikuti juga imbauan dari otoritas setempat dan usahakan menghindari tempat-tempat keramaian di Manchaster," demikian pernyataan Kemenlu yang tertulis di akun Twitter resmi.

Pihak KBRI London juga memberikan alternatif nomor hotline yang bisa dihubungi. WNI bisa menghubungi nomor telepon darurat Kepolisian Manchester +44(0)1618569400.

Pihak Kemenlu juga menyatakan Indonesia turut berduka cita dan simpati yang mendalam atas peristiwa ledakan yang menimpa korban dan keluarga korban di Manchester, Inggris.

Sebelumnya, ledakan terjadi bertepatan dengan konser penyanyi pop Ariana Grande di Manchester Arena, Manchester, Inggris pada Senin (22/5/2017) malam waktu setempat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

PAUL ELLIS / AFP Unit-unit mobil polisi dan ambulans dikerahkan menuju Manchester Arena tempat ledakan terjadi bertepatan dengan konser Ariana Grande, Senin (22/5/2017) malam.
Kepolisian memastikan akibat ledakan tersebut 19 orang tewas dan 50 lainnya mengalami luka-luka. Sejauh ini penyebab ledakan belum diketahui tetapi unit-unit anti-teror dikerahkan kepolisian Inggris untuk menangani masalah ini.

Sejumlah saksi mata mengatakan, mereka mendengar dua ledakan dari arah loket penjualan tiket di tempat itu.

"Semua orang berteriak dan berlari, saya melihat jaket dan telepon genggam berserakan di lantai. Orang-orang menjatuhkan barang mereka begitu saja dan lari," kata Robert Tempkin (22), asal Middlesbrough. Kebingungan melanda para pengunjung konser setelah ledakan keras terdengar.

Baca tentang


25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X