Kembangkan Pariwisata di Pulau Terluar, Sulut Kirim 10 Pelajar ke China

Kompas.com - 31/05/2017, 23:05 WIB
Kompas.com/Ronny Adolof Buol Salah satu sudut pantai di pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.

MANADO, KOMPAS.com - Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey meminta 10 pelajar dari pulau terluar Miangas untuk dikirim belajar ke China. Hal itu menurut Olly sebagai bagian dari strategi mengembangkan sektor pariwisata di Pulau Miangas yang ada di Kabupaten Kepulauan Talaud.

Miangas merupakan salah satu dari 11 pulau terluar yang ada di Sulut, dan berbatasan dengan Filipina. Di China, mereka akan belajar bahasa dan budaya Negeri Tirai Bambu tersebut selama enam bulan.

"Ini sebagai bentuk dukungan pemerintah provinsi untuk memperkuat sektor pariwisata di daerah perbatasan. Nantinya turis China bisa berwisata di Miangas dengan kemudahan berkomunikasi," kata Olly saat melakukan kunjungan ke Miangas, Rabu (31/5/2017).

Menurut Olly, pembangunan pariwisata tidak hanya soal infrastuktur tetapi juga meliputi pengembangan Sumber Paya Manusia. Camat Miangas, Steven Maarisit, memaparkan potensi pariwisata yang dimiliki pulau eksotis tersebut

"Kami mohon bantuan Pak Gubernur agar sektor pariwisata di Miangas dapat dikembangkan. Karena selama ini hampir semua warga Miangas bekerja sebagai nelayan," kata Steven.

Sulut memang menjadikan wisatawan asal Tiongkok sebagai target utama untuk mengejar jumlah kunjungan wisatawan. Saat ini sudah ada penerbangan langsung dari Manado menuju ke tujuh kota besar di China. Tahun 2017 ini, Pemerintah Provinsi Sulut menargetkan 30.000 wisatawan China berkunjung ke Sulut.



EditorSri Anindiati Nursastri


Close Ads X