Seberapa Murah Biaya Umrah ala "Backpacker"?

Kompas.com - 02/06/2017, 05:08 WIB
Manusia menyemut beribadah dan melakukan tawaf mengelilingi Kabah, bangunan suci di Masjidil Haram, di Kota Makkah, Arab Saudi, bagian dari kegiatan haji, 8 Oktober 2013. Lebih dari dua juta muslim tiba di kota suci ini untuk ibadah haji tahunan. AFP PHOTO / FAYEZ NURELDINEManusia menyemut beribadah dan melakukan tawaf mengelilingi Kabah, bangunan suci di Masjidil Haram, di Kota Makkah, Arab Saudi, bagian dari kegiatan haji, 8 Oktober 2013. Lebih dari dua juta muslim tiba di kota suci ini untuk ibadah haji tahunan.
|
EditorSri Anindiati Nursastri

JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi umat muslim, bisa jadi umrah dan haji adalah impian untuk lebih bisa mendekatkan diri kepada Allah SWT. Namun untuk menggapai impian tersebut perlu usaha yang cukup besar, terutama bagi kalangan menengah ke bawah, lantaran biaya yang relatif mahal.

Ada pendapat dari Bendahara Umum Asosiasi Umrah dan Haji PRATAMA, Ali Umasudi terkait batas harga paket umrah termurah yang bisa diperhatikan calon jemaah.

"Biaya umrah itu tergantung program. Ada yang promo dan reguler. Kalau reguler itu sekitar Rp 26-27 juta per orang, kalau yang promo itu Rp 16-17 juta per orang," kata Ali kepada KompasTravel usai acara peluncuran Asosiasi Umrah dan Haji PRATAMA di Jakarta beberapa waktu lalu.

Namun, ada pilihan lain untuk melakukan perjalanan umrah dengan biaya lebih murah. Seperti yang dipopulerkan oleh seorang penulis buku Elly Basrah Lubis, yaitu umrah backpacker.

BACA: Apa Itu Umrah Backpacker?

Seberapa murah biaya umrah backpacker? Elly mengatakan umrah bisa dijalankan dengan biaya Rp 8 juta per orang. Biaya umrah tersebut, dengan catatan, digunakan dengan cara backpacker.

"Seberapa murah umrah backpacker? Tergantung mendapatkan tiket pesawatnya," kata perempuan yang juga menulis buku "Umroh Backpacker: A to Z Berumroh Ala Backpacker" itu.

Ia menekankan bahwa komponen biaya terbesar dalam umroh adalah tiket pesawat. Elly mencontohkan biaya tiket pesawat non promo ke Jeddah biasanya di atas Rp 11,5 juta (pergi pulang).

"Misalnya dapat tiket pesawat Malaysian Airlines 1,3 juta (PP). Itu Rp 8 juta totalnya bisa umrah," jelasnya.

BACA: Perbedaan Umrah Backpacker dan Reguler

Umrah backpacker juga menekan biaya-biaya lain seperti menghilangkan biaya untuk memberangkatkan ustad dan travel agent dari Indonesia, menurunkan kelas penginapan, biaya pemasaran paket umrah, suvenir (koper, ihram, atau seragam mukena), dan manasik.

Menurutnya, komponen-komponen itu akan menekan total biaya umrah selain biaya tiket pesawat yang mendapat porsi terbesar.

"(Harga itu) Dengan fasilitas di Mekkah-nya sudah reguler. Ada makan, hotel, mutowif, semua reguler. Di Saudi tidak ada perbedaan. Makan itu reguler katering tiga kali sehari. Itu umrah backpacker tak ada bedanya dengan umrah reguler yang berangkat dari Jakarta," ujarnya.

Untuk mendapatkan tiket promo pesawat, Elly menyarankan untuk memantau terus situs pemesanan tiket pesawat. Bila mendapatkan tiket promo, lebih baik langsung dipesan agar bisa mengurangi biaya umrah.

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X