Kompas.com - 02/06/2017, 08:46 WIB
Arief, sedang menuang kuah Soto Lamongan racikannya di warung tenda Soto Lamongan Goyang Lidah, Kamis (1/5/2017). Soto Lamongannya ini buka setiap hari mulai pukul 17.00-23.00 di Jalan Jendral Sudirman, Bogor. KOMPAS.com/Muhammad Irzal AdiakurniaArief, sedang menuang kuah Soto Lamongan racikannya di warung tenda Soto Lamongan Goyang Lidah, Kamis (1/5/2017). Soto Lamongannya ini buka setiap hari mulai pukul 17.00-23.00 di Jalan Jendral Sudirman, Bogor.
|
EditorI Made Asdhiana

BOGOR, KOMPAS.com - Soto lamongan memang sudah menginvasi Indonesia, salah satunya di Jobodetabek. Di Bogor sendiri ada soto lamongan pertama yang eksis sejak 1999, kini seolah tak pernah sepi pembeli.

Soto Lamongan Goyang Lidah yang berada di Jalan Sudirman, tenda panjangnya terpajang di antara halaman Bogor Permai dan Ruko Jenderal Sudirman.

Arief (38), pemilik yang merupakan anak dari penjual pertama soto  lamongan di Bogor menceritakan perjuangannya dulu bersama sang bapak ketika pertama kali membangun tenda kulinernya ini. Masyarakat Bogor kala itu masih asing dengan hidangan asal Jawa Timur, terlebih Lamongan kota kecil yang tak begitu dikenal kala itu.

“Susah mas dulu orang belum kenal sama soto lamongan, sama Lamongannya saja nggak tahu itu dimana,” ujar Arief kepada KompasTravel, Kamis (1/6/2017).

(BACA: Buka Malam Hari, Ini Soto Lamongan Pertama di Bogor)

Pertama-tama Arief dengan orangtuanya memang merangkul para pekerja asal Jawa Timur yang merantau ke Bogor untuk jadi pembeli. Mulai hanya mendapat laba kotor Rp 90.000 dalam sehari pada tahun pertama jualan.

Lama kelamaan usahanya pun membuahkan hasil. Kabar dari mulut ke mulut pun sampai ke masyarakat Bogor dan mau mencoba soto lamongan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, jika pada umumnya soto lamongan akrab dengan pecel lele dan nasi uduk dalam satu tenda jualan, di sini tidak. Arief hanya fokus berjualan soto lamongan agar terus terjaga kualitasnya.

KOMPAS.com/Muhammad Irzal Adiakurnia Segarnya Soto Lamongan Goyang Lidah di Ruko Bogor Permai Jalan Jendral Sudirman, Bogor, Kamis (1/6/2017). Satu porsi Soto Lamongan tersbut dapat dibeli seharga Rp 18.000, sudah termasuk nasi.
“Dari dulu ibu nggak mau campur pecel lele atau nasi uduk, karena nanti repot dan akhirnya asal bikin dan nggak jaga kualitas. Ayamnya saja beda sama pecel lele, bumbunya dimasak khusus dari yang lain,” ujar Arief.

(BACA: Kenapa Spanduk Soto Lamongan Bisa Sama?)

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penerbangan Reguler dari Luar Negeri ke Bali Masih Sepi, Kemenparekraf Gencarkan Promosi

Penerbangan Reguler dari Luar Negeri ke Bali Masih Sepi, Kemenparekraf Gencarkan Promosi

Travel Update
Ganjil Genap Diterapkan di Puncak dan Sentul Bogor, Antisipasi Libur Nasional.

Ganjil Genap Diterapkan di Puncak dan Sentul Bogor, Antisipasi Libur Nasional.

Travel Update
PPKM Level 2, Sebagian Besar Wisata Gunungkidul Siap Dikunjungi

PPKM Level 2, Sebagian Besar Wisata Gunungkidul Siap Dikunjungi

Travel Update
Sandiaga Angkat Bicara Soal Bali yang Masih Sepi Turis Asing

Sandiaga Angkat Bicara Soal Bali yang Masih Sepi Turis Asing

Travel Update
Hanya Turis Asing Berpaspor dari 19 Negara yang Bisa Langsung ke Bali dan Kepri

Hanya Turis Asing Berpaspor dari 19 Negara yang Bisa Langsung ke Bali dan Kepri

Travel Update
Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Travel Update
PPKM Level 2, Persiapan Nataru, dan Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

PPKM Level 2, Persiapan Nataru, dan Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

Travel Update
Dua Negara Tetangga Cabut Aturan Karantina untuk Turis Asing, Indonesia Ikut?

Dua Negara Tetangga Cabut Aturan Karantina untuk Turis Asing, Indonesia Ikut?

Travel Update
Hotel Karantina Turis Asing di Bali Boleh Terima Tamu Biasa, Tetapi...

Hotel Karantina Turis Asing di Bali Boleh Terima Tamu Biasa, Tetapi...

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, Simak Syarat Kunjungannya

Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, Simak Syarat Kunjungannya

Travel Update
Segera Hadir, Eiger Adventure Land Bogor yang Punya Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia

Segera Hadir, Eiger Adventure Land Bogor yang Punya Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia

Travel Update
PPKM Diperpanjang, Wisata Air Bisa Buka hingga Anak-anak Boleh Masuk Bioskop

PPKM Diperpanjang, Wisata Air Bisa Buka hingga Anak-anak Boleh Masuk Bioskop

Travel Update
Evaluasi PPKM, Anak-anak Boleh Masuk Tempat Wisata di Daerah Level 1 dan 2

Evaluasi PPKM, Anak-anak Boleh Masuk Tempat Wisata di Daerah Level 1 dan 2

Travel Update
Hingga 16 Oktober, Penerbangan Internasional ke Bali Masih Belum Ada

Hingga 16 Oktober, Penerbangan Internasional ke Bali Masih Belum Ada

Travel Update
AP I Umumkan Syarat untuk Turis Asing yang Ingin Wisata ke Bali dan Kepri

AP I Umumkan Syarat untuk Turis Asing yang Ingin Wisata ke Bali dan Kepri

Travel Update

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.