Mungkinkah Pergi Umrah Seorang Diri? Ini Jawabannya...

Kompas.com - 03/06/2017, 05:05 WIB
 Kabah di Mekkah ThinkStock Kabah di Mekkah
|
EditorSri Anindiati Nursastri

JAKARTA, KOMPAS.com - Umrah lekat dengan perjalanan rohani secara berkelompok. Baik bersama keluarga, rekan, atau saudara.

Perjalanan umrah secara kelompok biasanya bisa diakomodir oleh travel agent. Lalu, bisakah perjalanan umrah dilakukan seorang diri?

Salah satu penulis buku "Umroh Backpacker: A to Z Ala Backpackeran", Elly Basrah Lubis mengatakan bahwa perjalanan umrah bisa dilakukan seorang diri dengan beberapa catatan. Catatannya adalah soal visa dan teknis-teknis umrah serta administrasi selama berada di Arab Saudi.

"Jalan umrah sendiri bisa, selagi memang dia punya tiket dan hotel. Cuma yang jadi permasalahan itu kan Arab Saudi beda. Contohnya visa," kata Elly yang juga pendiri grup Ayo Ke Mekah (Dari Umrah Backpacker Hingga Haji Plus) kepada KompasTravel beberapa waktu lalu.

BACA: Apa Itu Umrah Backpacker?

Menurutnya, ketika sampai di Bandara Jeddah, jemaah akan ditemui oleh muasassah. Muasassah adalah badan yang didirikan untuk mengurus (memimpin dan sebagainya) orang-orang yang naik haji/umrah sebagai pengganti syekh jamaah haji di Makkah.

"Nah kita kalau memang sendirian di sana, gak paham di sana, nanti biasanya akan jadi masalah. Ini yang keluarkan visa siapa. jadi sebenarnya bisa pergi sendiri cuma harus bisa menguasai medan dan memahami risikonya. Kalau semua lancar gak masalah," jelasnya.

BACA: Perbedaan Umrah Backpacker dan Reguler

Elly yang juga akrab disapa Mbak Butet itu mengatakan bahwa pergi umrah sendiri cukup berisiko. Misalnya, bila jemaah yang bersangkutan jatuh sakit.

"Kalau sampai sakit, koma, itu yang masalah. Itu pernah kejadian. Kalau dia (jemaah) sakit dan dirawat di sana lalu visa habis mau tidak mau harus ada yang tanggung jawab. Itu gunanya kalau pergi bersama komunitas," jelas perempuan lulusan Sastra Arab Universitas Indonesia itu.

Dalam bukunya, ia menulis umrah backpacker dengan pergi sendiri bisa dilaksanakan apabila travel agent yang bersangkutan bersedia mengurus visa tanpa harus mengambil paket di Arab Saudi.

Menurutnya, umrah tersebut terbilang ekstrem lantaran pihak travel hanya membantu pengurusan visa. Sementara untuk urusan transportasi dan akomodasi, diurus oleh masing-masing jemaah.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X