Kearifan Lokal dari Uma Bokulu

Kompas.com - 05/06/2017, 07:28 WIB
Rato dan Kuda Rato di Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu (22/3/2017). KOMPAS/LUCKY PRANSISKARato dan Kuda Rato di Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu (22/3/2017).
EditorI Made Asdhiana

NATAS dan seluruh penghuni kampung adat Waru Wora, Desa Patialabawa, Kecamatan Lamboya, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu (22/3/2017), sibuk menggelar hajatan besar, merenovasi rumah adat yang telah rusak dimakan usia.

Seluruh warga kampung secara sukarela bergotong-royong membantu Natas, memperbaiki rumahnya sejak pagi.

Bagi warga kampung adat di Sumba, rumah adat atau uma bokulu memiliki arti yang sangat sakral.

(BACA: Ayo ke Pulau Sumba...)

Oleh karena itu, membangun rumah ataupun merenovasinya harus dilakukan dengan prosesi adat yang dipimpin pemangku adat setempat.

KOMPAS/LUCKY PRANSISKA Gotong royong merenovasi rumah adat di Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu (22/3/2017).
Rumah tradisional Sumba merupakan rumah panggung yang memiliki keunikan bentuk atap yang menjulang tinggi.

Secara umum, setiap rumah memiliki tiga bagian, bawah, tengah, dan atas yang mencerminkan simbol harmonisasi alam.

Bagian bawah simbol tempat arwah, bagian tengah simbol kehidupan manusia, dan bagian atas tempat leluhur.

KOMPAS/LUCKY PRANSISKA Anak di kampung adat Waru Wora, Desa Patialabawa, Kecamatan Lamboya, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu (22/3/2017),
Namun, secara fungsional, bagian bawah rumah digunakan warga untuk menyimpan hewan ternak ayam, babi, termasuk kuda.

Sementara bagian atap difungsikan untuk menyimpan berbagai persediaan pangan atau parang. Bagian tengah difungsikan sebagai tempat tinggal yang disekat-sekat sebagai tempat tidur dan dapur.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X