Perang Tarif Hotel di Bali Mengkhawatirkan

Kompas.com - 06/06/2017, 20:37 WIB
Panorama langit dan laut di Pantai Kuta, Bali Jumat (17/2/2017). KOMPAS/MOHAMMAD HILMI FAIQPanorama langit dan laut di Pantai Kuta, Bali Jumat (17/2/2017).
EditorI Made Asdhiana

DENPASAR, KOMPAS — Badan Promosi Pariwisata Daerah Bali dan Pemerintah Provinsi Bali mulai khawatir dengan perang tarif hotel di Pulau Bali yang tidak lagi sehat. Ini diindikasikan dengan semakin banyaknya hotel berbintang menurunkan tarif kamar.

Bahkan, tarif hotel bintang tiga mulai setara dengan tarif hotel melati, yakni di bawah harga Rp 300.000 per kamar per malam. Jika ini terus berlangsung, Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Bali dan pemprov memperkirakan pariwisata Bali tak lagi elegan dan berkualitas.

Kepala BPPD Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati di Denpasar, Senin (5/6/2017), mengatakan, kekhawatiran itu berlangsung sejak tiga tahun lalu.

”Tidak hanya persoalan turunnya kualitas pariwisata, dari kacamata ekonomi ini juga menjadi bersaing tidak sehat,” katanya.

(BACA: Tidak Mungkin Wisatawan Pilih Bali kalau Mereka Tak Puas...)

Oleh karena itu, ia mengusulkan kepada Pemprov Bali agar menengahi persoalan ini melalui upaya standardisasi. Perang tarif ini harus ditengahi agar tidak makin parah dan kacau balau.

Standardisasi hotel selama ini, lanjut dia, masih berupa pemberian predikat bintang berdasarkan jumlah kamar dan kualitas hotel.

Belum ada standardisasi harga untuk mempermudah pengawasan dan mencegah kerancuan harga hotel berbintang, hanya karena ingin mengejar tingginya okupansi.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Wisatawan di Tanah Lot, Kabupaten Tabanan, Bali, Jumat (26/6/2015).
Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam siaran pers kemarin mendorong untuk ditetapkannya payung hukum yang jelas terkait dengan standardisasi tarif kamar hotel. Dengan membuat payung hukum, tarif minimum dapat digunakan sebagai patokan penetapan harga.

Ia mengajak semua komponen dan akademisi menyiapkan kajian untuk hal ini. Selain payung hukum, ia juga meminta adanya sanksi dan agar dicantumkan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Bali, jumlah hotel berbintang di provinsi itu tercatat 281 hotel di Bali. Terbanyak adalah 89 hotel dengan predikat bintang tiga. (AYS)

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 6 Juni 2017, di halaman 24 dengan judul "Perang Tarif di Bali Mengkhawatirkan".



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X