Kompas.com - 07/06/2017, 17:26 WIB
Hartono mengerjakan spanduk lukis Soto Lamongan dan Pecel Lele dari hulu ke hilir bersama isterinya Sri Ningsih, Rabu (1/6/2017) KOMPAS.com/Muhammad Irzal AdiakurniaHartono mengerjakan spanduk lukis Soto Lamongan dan Pecel Lele dari hulu ke hilir bersama isterinya Sri Ningsih, Rabu (1/6/2017)
|
EditorI Made Asdhiana

Dibanding ikan lain, lele memang lebih bernilai ekonomi tinggi di Lamongan. Pada akhirnya selain berjualan soto dan pecel lele, warga Lamongan yang merantau keluar pun berternak lele.

Menurutnya tak jarang dari para pembudi daya lele yang berasal dari Lamongan mengikuti program-program pembibitan yang diadakan Pualam. Karena selain berjualan soto, ternak lele juga merupakan profesi yang banyak digeluti warga Lamongan yang merantau ke kota-kota lain di Indonesia.

Meski lele sudah bisa dijual sekitar tahun 1970-an akhir di Jakarta, upaya penjualannya tidaklah mulus. Hartono, salah satu warga Lamongan yang sempat berjualan lele di awal kedatangannya tahun 1980, mengatakan tidak langsung menawarkan lele pada pelanggan.

“Jual lele itu ada prosesnya, memang di Lamongan sudah dijual, tapi dikenalkan ke Jakarta itu gak langsung lele, dicoba ikan-ikan lain dulu, kayak ikan gabus, bawal dan yang lainnya baru lele,” ujar Hartono pada KompasTravel yang saat ini memilih menggeluti usaha spanduk lukis Soto Lamongan di Bekasi, Kamis (1/6/2017).

Ia mengatakan, saat langsung menawarkan lele tanpa pilihan lain pelanggannya belum mengenal dan justru merasa jijik. Karena ikan lele pada saat itu belum lazim untuk dikonsumsi.

Alhasil ia mencoba memperkenalkannya dengan beragam pilihan ikan lain, sambil memperkenalkan kelezatan lele. Seiring waktu berjalan, banyak faktor yang akhirnya menjadikan lele sebagai hidangan ikan utama.

“Seperti lele itu lebih tahan lama, lebih segar, setelah dimasak juga akhirnya menyadari dagingnya enak,” ujar Hartono.

************************

Ingin mencoba wisata cruise gratis Singapura - Malaka - Singapura? Caranya gampang, ikuti kuis dari Omega Hotel Management di sini. Selamat mencoba!

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X