Catat! Festival Seni Budaya di Lembah Harau Digelar Agustus - Kompas.com

Catat! Festival Seni Budaya di Lembah Harau Digelar Agustus

Kompas.com - 09/06/2017, 03:03 WIB
KOMPAS.com / Wahyu Adityo Prodjo Panorama Lembah Harau dilihat dari puncak Bukit Panorama yang terletak tak jauh dari Air Terjun Akar Berayun. Perjalanan ke puncak bukit berkisar 200 meter.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat bakal menggelar Pasa Harau Art & Culture Festival pada 25-26 Agustus 2017. Pasa Harau Art & Culture Festival merupakan perpaduan pasar seni dan budaya yang menampilkan beragam pertunjukan seni Kabupaten Limapuluh Kota.

Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi menjelaskan bahwa festival yang diselenggarakan Komunitas Harau ini dilaksanakan di objek Wisata Lembah Harau.

“Bukan itu saja, Pasa Harau Art & Culture Festival juga akan menampilkan permainan rakyat, olahraga tradisional, kuliner lokal, benda-benda kerajinan hingga yang paling ditunggu-tunggu dan khas adalah pagelaran upacara tradisional," ujar Irfendi Arbi seperti dikutip dari halaman Facebook Kementerian Pariwisata, Kamis (8/6/2017).

Irfendi mengatakan wisatan yang menjadi peserta Pasa Harau Art & Culture Festival 2017 akan terlibat langsung dengan kegiatan kebudayaan di masyarakat sekitar Lembah Harau. Wisatawan akan menginap di rumah penduduk dan melakukan aktivitas keseharian masyarakat setempat.

“Nantinya wisatawan akan live in rumah-rumah penduduk, mereka akan berinteraksi dan saling terlibat dalam ragam workshop seni pertunjukan yang akan digelar di tengah festival berlangsung. Tetapi tergantung paket yang mereka ambil untuk mengunjungi event tersebut,” ujarnya.

Ketua Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Sumbar Kementerian Pariwisata, Raseno Arya mengapresiasi gelaran Pasa Harau Art & Culture Festival 2017. ‘Pasa’ adalah kata Minangkabau untuk ‘pasar’ sebagai konsep dasar, yang juga dapat berarti keramaian.

Festival ini dapat menjadi pasar seni dan budaya dan berbagai potensi yang dimiliki oleh masyarakat Lembah Harau dan Limapuluh Kota secara umum dapat ditampilkan secara masif.

“Kami mengapresiasi kreativitas anak nagari dan komunitas serta para seniman untuk mempromosikan Lembah Harau hingga ke luar negeri. Kami juga optimis, ini akan mempromosikan Lembah Harau ke dunia luar, serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Kami berharap acara ini bisa menjadi agenda bagi anak nagari sehingga Harau ke depan semakin mengorbit hingga ke luar negeri,” ujar Raseno.


EditorSri Anindiati Nursastri

Close Ads X