Pameran Mobil Kuno Masuk Kalender Resmi Pariwisata Bali

Kompas.com - 16/06/2017, 08:03 WIB
Penyelenggara BMCS 2 saat jumpa pers di Denpasar, Bali, Kamis (16/6/2017). KOMPAS.COM/ROBINSON GAMARPenyelenggara BMCS 2 saat jumpa pers di Denpasar, Bali, Kamis (16/6/2017).
|
EditorI Made Asdhiana

DENPASAR, KOMPAS.com - Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia ( PPMKI) Bali kembali akan menggelar Bali Classic Motor Show ( BCMS) 2 tahun 2017. Setelah berlangsung sukses tahun 2016, hajatan kali ini akan tampil dengan konsep berbeda.

Selain pameran Bali Classic Motor Show akan memadukan kecintaan pada mobil kuno dengan pariwisata.

"Tahun ini kita akan mengangkat tema 'Tourism and Motoring' karena bagaimanapun mobil-mobil kuno jadi saksi perkembangan pariwisata di Bali," kata ketua panitia penyelenggara BMCS 2, Gde Agus Mahendra Pendit, Kamis (15/6/2017) di Denpasar.

(BACA: Berguru kepada Bali...)

Menurut Agus animo wisatawan cukup tinggi untuk mengunjungi BMCS. Selain karena keunikannya, mobil klasik memang punya pasar tersendiri di dunia pariwisata Bali.

Sehingga tidak salah jika ajang BMCS kini secara permanen masuk dalam kalender pariwisata Provinsi Bali untuk jangka waktu lima tahun ke depan.

"Ajang BMCS sudah masuk sudah masuk kalender resmi pariwisata. Jadi tiap tahun selama lima tahun ke depan dalam kalender pariwisata sudah ada agenda pameran mobil klasik di Bali tiap tanggal 14-23 Agustus," kata Agus.

(BACA: Oleh-oleh Bali, dari yang Biasa sampai Anti-mainstream)

BMCS tahun ini digelar 14-23 Agustus 2017 di parkiran Lotte Mart, Denpasar. Karena disinergikan dengan pariwisata, maka konsep pameran tahun ini juga ikut disesuaikan dari sisi penataan ruang.

Both-both masing-masing mobil yang dipamerkan akan ditata dengan konsep pariwisata. Misalnya konsep pantai, gunung atau desa adat.

Panitia penyelenggara telah melakukan seleksi secara ketat terhadap peserta pameran. Jika tahun 2016 diikuti 110 mobil dan 54 sepeda motor klasik, maka tahun 2017 dibatasi masing-masing 50. Hal ini untuk menjaga kualitas pameran.

Penasehat PPMKI Bali, Josh Darmawan mengatakan panitia membatasi usia kendaraan maksimal keluaran tahun 1970.

Untuk BMCS akan menampilkan kendaraan prewar yaitu kendaraan keluaran tahun 1908, tahun 1920-an sampai keluaran 1940-an. Juga ditambahkan kendaraan keluaran pasca perang yang diproduksi antara tahun 1950 sampai dengan 1970.

"Panitianya melakukan seleksi ketat mulai dari usia, keaslian spare part sampai nilai sejarahnya juga," kata Josh Darmawan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X