Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kisah Tiga Es Krim Legendaris di Jakarta

Kompas.com - 23/06/2017, 09:01 WIB
Silvita Agmasari

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Rasa manisnya tak lekang dimakan waktu serta memuaskan indra pengecap dan mengajak pelanggannya mengingat masa lalu alias bernostalgia.

Beberapa es krim di Jakarta ini sudah ada sejak lama dan membuat para pelanggan setianya kembali bernostalgia mengingat masa kecil. Inilah kisah tiga es krim legendaris di Jakarta.

1. Ragusa

Ragusa bisa disebut sebagai perintis es krim di Jakarta. Sudah ada sejak tahun 1932 kini kedai es krim tertua di Jakarta ini telah berusia 85 tahun. Duo bersaudara asal Italia, Luigi Ragusa dan Vicenzo Ragusa adalah perintis sekaligus asal nama Ragusa.

Dahulu es krim Ragusa hanya dijual setahun sekali saat pasar malam di Pasar Gambir diselenggarakan. Baru tahun 1847 Ragusa menetap di Jalan Veteran I Nomor 20, Jakarta Pusat.

Es krim unggulan di Ragusa adalah Tutti Frutti dan Cassata Siciliana. Jangan lupakan es krim spaghetti dengan penyajian dan bentuk ala spaghetti Italia yang tersohor.

Hal yang menarik dari Ragusa adalah dekorasi ruang serta alat makan yang masih tampak seperti dulu kala. Ini yang membuat pelanggan betah berlama-lama di Ragusa hanya untuk bernostalgia. Harga es krim di Ragusa mulai Rp 15.000 sampai Rp 35.000.

KOMPAS/RADITYA HELABUMI Petugas melayani pengunjung yang datang untuk menikmati es krim Baltic di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (24/4/2015).

2. Baltic

Ice Cream Baltic didirikan tahun 1939. Zaman itu menyantap es krim hanya dapat dilakukan oleh orang 'gedongan' alias kelas ekonomi menengah ke atas. Penyajian Ice Cream Baltic dulu disajikan dalam mangkuk-mangkuk keramik dan dalam bentuk stik.

Namun kini telah berubah. Ice Cream Baltic bergerak mengikuti zaman dengan berbagai inovasi yang dilakukan seperti penambahan varian rasa, pembaruan logo dan dekorasi toko, serta penambahan moto ”Ice Cream Tempo Doeloe”.

Rasa es krim baltic sangat beragam mulai dari cokelat, vanila, stroberi, sampai rasa masa kini seperti green tea, peppermint tea, dan aneka buah tropis. Dimulai dari Rp 5.700 hingga ratusan ribu rupiah untuk tart es krim yang cocok untuk ulang tahun.

Inovasi menjadikan Ice Cream Baltic dapat bersaing dengan es krim modern. Letak kedai sekaligus pabrik dari Ice Cream Baltic berada di Jalan Jalan Kramat Raya Nomor 12, Kwitang, Jakarta Pusat.

Kompas.com/Silvita Agmasari Es krim Tjan Njan di Cikini, Jakarta Pusat.

3. Tjan Njan

Dikenal pula dengan es krim Tjanang. Pertama kali dilucurkan tahun 1951 dengan kedai es krim di daerah Cikini. Sayang kini es krim Than Njan tak lagi memiliki kedai. Sejak tahun 1991 kedainya tutup dan lokasinya kini berganti menjadi Hotel Cikini.

Namun es krim Tjan Njan tetap bertahan, didistribusikan di beberapa rumah makan daerah Cikini. Salah satunya di sebuah kios pempek yang berada di Jalan Cikini IV, patokannya sebelum rumah makan Gado Gado Bon Bin yang tak kalah legendaris.

Es krim Tjan Njan memiliki logo khusus yakni logo panda yang sedang mengacungkan jempol. Rasa kopyor dan durian menjadi favorit pelanggan sejak dahulu, termasuk keluarga Bung Karno dan Keluarga Cendana. Satu cup es krim Tjan Njan kini dihargai Rp 13.000.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Arus Balik, Jumlah Penumpang di Bandara Depati Amir Bangka Belitung Naik Signifikan

Arus Balik, Jumlah Penumpang di Bandara Depati Amir Bangka Belitung Naik Signifikan

Travel Update
Itinerary Seharian di Danau Maninjau, Bisa Kemana Aja?

Itinerary Seharian di Danau Maninjau, Bisa Kemana Aja?

Itinerary
Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka: Lokasi, Jam Buka, Harga Tiket Terkini

Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka: Lokasi, Jam Buka, Harga Tiket Terkini

Jalan Jalan
Wahana Baru Garden Trem di Wisata Selecta Kota Batu Diserbu Pengunjung

Wahana Baru Garden Trem di Wisata Selecta Kota Batu Diserbu Pengunjung

Travel Update
Bukit Paralayang, Favorit Baru Saat Libur Lebaran di Gunungkidul

Bukit Paralayang, Favorit Baru Saat Libur Lebaran di Gunungkidul

Travel Update
85.000 Orang Berkunjung ke Pantai Anyer Selama 2 Hari Libur Lebaran

85.000 Orang Berkunjung ke Pantai Anyer Selama 2 Hari Libur Lebaran

Travel Update
KAI Tambah Kereta Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik Lebaran 2024

KAI Tambah Kereta Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik Lebaran 2024

Travel Update
Sri Sultan HB X Gelar 'Open House' untuk Umum Pekan Depan

Sri Sultan HB X Gelar "Open House" untuk Umum Pekan Depan

Travel Update
5 Agenda TMII Hari Ini: Atraksi Bakar Batu Papua dan Air Mancur Menari Spesial

5 Agenda TMII Hari Ini: Atraksi Bakar Batu Papua dan Air Mancur Menari Spesial

Travel Update
Bandara Ngurah Rai Layani 69.000 Penumpang Hari Ini, Puncak Arus Balik 

Bandara Ngurah Rai Layani 69.000 Penumpang Hari Ini, Puncak Arus Balik 

Travel Update
10 Kereta Api Jarak Jauh Favorit untuk Angkutan Lebaran 2024

10 Kereta Api Jarak Jauh Favorit untuk Angkutan Lebaran 2024

Travel Update
6 Aktivitas di Wisata Panorama Boyolali, Mandi di Air Terjun

6 Aktivitas di Wisata Panorama Boyolali, Mandi di Air Terjun

Travel Tips
Libur Lebaran, Wisatawan di Gunungkidul Sudah Mencapai 60.000 Orang

Libur Lebaran, Wisatawan di Gunungkidul Sudah Mencapai 60.000 Orang

Hotel Story
 Viral Video Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Ini Etikanya

Viral Video Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Ini Etikanya

Travel Update
8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com