Kompas.com - 24/06/2017, 04:06 WIB
Umat Hindu dan wisatawan mengantre untuk menikmati kesegaran air pancuran di obyek wisata pemandian suci Tirta Empul yang menjadi satu kompleks dengan Istana Tampaksiring di Ubud, Bali, Minggu (7/8/2016). Potensi wisata alam dan adat menjadi andalan pariwisata Gianyar. KOMPAS/RIZA FATHONIUmat Hindu dan wisatawan mengantre untuk menikmati kesegaran air pancuran di obyek wisata pemandian suci Tirta Empul yang menjadi satu kompleks dengan Istana Tampaksiring di Ubud, Bali, Minggu (7/8/2016). Potensi wisata alam dan adat menjadi andalan pariwisata Gianyar.
|
EditorSri Anindiati Nursastri

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan presiden ke-44 Amerika Serikat, Barack Obama akan menghabiskan waktu liburan di Bali selama lima hari mulai Jumat (23/6/2017). Selama di Bali, Obama disebut-sebut bakal menginap di Four Seasons Resort, Desa Sayan, Ubud, Gianyar.

Obama berkunjung ke Bali bersama 13 orang lainnya antara lain istri, anak-anaknya dan iparnya. Dari informasi yang dihimpun Kompas.com, sudah ada empat tempat yang disurvei pihak Istana Kepresidenan Amerika Serikat dan Kemenlu. Salah satunya adalah Istana Tampak Siring yang kemungkinan besar menjadi tujuan liburan Obama ke Bali.

Seperti apa obyek wisata yang bakal dikunjungi Obama itu?

Dilansir dari situs kepresidenan, presiden.go.id, Istana Tampak Siring merupakan istana satu-satunya yang dibangun oleh pemerintah Indonesia setelah merdeka. Dalam proses pembangunan Istana Tampak Siring, Presiden Soekarno memberi banyak masukan pada rancang bangun.

"Bung Karno menggagas pendirian sebuah kediaman presiden di Tampaksiring untuk merespon semakin seringnya menerima tamu negara dari berbagai negara. Pulau Bali yang terkenal di mancanegara karena keindahannya juga menjadi minat dari banyak tamu negara. Karena itu sebuah istana kepresidenan untuk menyambut tamu negara didirikan di pulau Bali," bunyi keterangan yang tertulis di laman tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Anak Agung Gede Yuniartha, mengatakan bahwa Istana Tampak Siring merupakan istana presiden yang ada di Bali. Menurutnya, Istana Tampak Siring juga memiliki pemandangan yang menarik.

"Mungkin dari segi keamanan ya siapapun gak bisa masuk ke sana. View-nya bagus. Ada sawahnya, ada juga tempat pemandian, juga sebelahnya merupakan obyek wisata," jelas Agung saat dihubungi KompasTravel, Jumat (23/6/2017).

Kolam pemandian yang dimaksud adalah Kolam Tirta Empul. Obyek wisata Tirta Empul merupakan salah satu primadona kunjungan wisatawan lantaran lokasinya berada pada jalur wisata ke Denpasar-Kintamani, juga memiliki daya tarik tinggi dengan pancuran air suci.

Selain tempat peristirahatan presiden dan keluarganya, Istana Tampak Siring juga kerap digunakan sebagai tempat pertemuan-pertemuan informal bernuansa politik. Di Istana Tampak Siring ini, Presiden Ne Win dari Burma melakukan perundingan dengan Presiden Soeharto pada 1982.

Kepala-kepala negara lain juga pernah diterima di Istana Tampak Siring antara lain Presiden Josip Broz Tito (Yugoslavia), Perdana Menteri Jawaharlal Nehru (India), Perdana Menteri Nikita Kruschev (Uni Soviet), Ratu Juliana dan Pangeran Bernhard (Belanda), Putra Mahkota Akihito dan Putri Michiko (Jepang), Presiden Ne Win (Birma), Pangeran Norodom Sihanouk (Kamboja), Presiden Republik Demokratik Timor Leste, Kay Rala Xanana Gusmao dan Sekretaris Jenderal PBB Javier Perez de Cuellar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Tips Mudah Atasi Overpacking Saat Berpergian

8 Tips Mudah Atasi Overpacking Saat Berpergian

Travel Tips
Calendar of Event 2022 Kulon Progo, Ada Ratusan Kegiatan Pendukung Pariwisata

Calendar of Event 2022 Kulon Progo, Ada Ratusan Kegiatan Pendukung Pariwisata

Travel Update
Jepang Kurangi Masa Karantina Kedatangan dari Luar Negeri Jadi 7 Hari

Jepang Kurangi Masa Karantina Kedatangan dari Luar Negeri Jadi 7 Hari

Travel Update
Desa Coumboscuro di Italia yang Ternyata Tidak Pakai Bahasa Italia

Desa Coumboscuro di Italia yang Ternyata Tidak Pakai Bahasa Italia

Jalan Jalan
Tempat Bernuansa China yang Pas Dikunjungi Saat Imlek

Tempat Bernuansa China yang Pas Dikunjungi Saat Imlek

Jalan Jalan
Filipina Akan Cabut Larangan Masuk Turis Asing Mulai 10 Februari

Filipina Akan Cabut Larangan Masuk Turis Asing Mulai 10 Februari

Travel Update
Indonesia Masuk Daftar Negara Hijau Qatar, Bisa Bebas Karantina

Indonesia Masuk Daftar Negara Hijau Qatar, Bisa Bebas Karantina

Travel Update
7 Tempat Wisata Sekitar Puncak Argapura Ketep Pass Magelang

7 Tempat Wisata Sekitar Puncak Argapura Ketep Pass Magelang

Jalan Jalan
Wings Air Buka Rute Pontianak-Palangkaraya PP, Tiket Mulai Rp 902.000

Wings Air Buka Rute Pontianak-Palangkaraya PP, Tiket Mulai Rp 902.000

Travel Update
Desa Tlilir Jawa Tengah Adakan Lomba Domba Berhadiah hingga Rp 10 Juta

Desa Tlilir Jawa Tengah Adakan Lomba Domba Berhadiah hingga Rp 10 Juta

Jalan Jalan
Hong Kong Kurangi Masa Karantina Jadi 14 Hari Mulai 5 Februari

Hong Kong Kurangi Masa Karantina Jadi 14 Hari Mulai 5 Februari

Travel Update
Nginap di 5 Kamar Hotel Jakarta Ini Serasa Staycation di Singapura

Nginap di 5 Kamar Hotel Jakarta Ini Serasa Staycation di Singapura

Jalan Jalan
Stasiun Pasar Senen dan Gambir Jakarta Kini Punya Hutan Mini Instagramable

Stasiun Pasar Senen dan Gambir Jakarta Kini Punya Hutan Mini Instagramable

Travel Update
Homestay di Labuan Bajo Fokus Tingkatkan Kualitas Jelang G20

Homestay di Labuan Bajo Fokus Tingkatkan Kualitas Jelang G20

Travel Update
Blue Pass untuk Turis Travel Bubble Bisa Lacak Kontak Erat Covid-19

Blue Pass untuk Turis Travel Bubble Bisa Lacak Kontak Erat Covid-19

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.