Kompas.com - 24/06/2017, 19:10 WIB
Seorang pengunjung Kampoeng Kopi Banaran (KKB) tengah menikmati paket wisata petik kopi.  Kampoeng Kopi Banaran terletak di Jalan Raya Bawen-Solo Km 1,5 Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. KOMPAS.COM/SYAHRUL MUNIRSeorang pengunjung Kampoeng Kopi Banaran (KKB) tengah menikmati paket wisata petik kopi. Kampoeng Kopi Banaran terletak di Jalan Raya Bawen-Solo Km 1,5 Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
|
EditorI Made Asdhiana

BAWEN, KOMPAS.com - Bosan dengan tempat wisata yang artifisial di kota-kota, apalagi anda yang mudik dari Jakarta, ada baiknya menjajal agenda wisata yang satu ini. Namanya wisata petik kopi, tentu saja tempatnya di kebun kopi.

Kampoeng Kopi Banaran (KKB) nama tempatnya, terletak di Jalan Raya Bawen-Solo Km 1,5 Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Sangat mudah dijangkau, baik melalui jalan nasional ataupun jalan tol.

Jika diakses dari jalan nasonal hanya lima menit dari Terminal Bawen arah ke Salatiga, sedangkan dari Gerbang Tol Bawen kurang lebih juga sama waktu tempuhnya.

"Kebetulan pada musim libur Lebaran ini, tempat kami sedang panen. Buah kopinya mayoritas sudah berwarna merah dan siap petik," kata Humas Kampoeng Kopi Banaran, Dicky Pramudito, Jumat (23/6/2017) siang.

(BACA: Yuk, Lihat Pembuatan Gula Jawa di Kampung Kopi Banaran)

Berdiri di tengah kebun kopi seluas 40 hektar milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IX, Kampoeng Kopi Banaran tidak hanya menyediakan kopi yang terbaik, tetapi sekaligus juga edukasi bagi pengunjung yang ingin mengetahui seluk beluk tanaman kopi.

Seorang guide akan menjelaskan bagaimana budidaya tanaman kopi ini mulai cara tanamnya, panen, produksi, hingga kopi tersaji dalam sebuah cangkir.

Bahkan jika beruntung, pengunjung juga bisa juga melihat langsung aktivitas pemetik buah kopi yang tengah memilih buah kopi yang siap di panen.

(BACA: Melancong ke Candi Pawon, Jangan Lupa Minum Kopi Luwak)

"Jika mau berkeliling kebun kopi kami sudah sediakan kereta wisata dengan tarif Rp 75.000 untuk satu kereta wisata berkapasitas paling banyak 6 orang. Pengunjung akan diajak berkeliling kebun sekitar 30 hingga 45 menit," ungkapnya.

Hanya berkeliling dan melihat-lihat tanaman kopi? Tentu tidak. Kereta wisata juga akan membawa pengunjung ke beberapa spot menarik untuk berfoto, di antaranya top selfie sangkar burung dan yang top selfie dengan lanskap pegunungan serta Rawapening.

KOMPAS.COM/SYAHRUL MUNIR Pengunjung Kampoeng Kopi Banaran (KKB) tengah menikmati paket wisata petik kopi. Kampoeng Kopi Banaran terletak di Jalan Raya Bawen-Solo Km 1,5 Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
"Saat berhenti mereka bisa foto-foto maupun berinteraksi dengan para pemetik buah kopi yang sedang beraktivitas," ujar Dicky.

Selain wisata petik kopi, para pengunjung juga wajib menjajal wahana baru yang ada di Kampoeg Kopi Banaran saat libur Lebaran tahun ini. Yakni BMX Track, sebuah wahana bersepeda di jalur bergelombang.

"Selain edukatif, berwisata di Kampoeng Kopi Banaran ini sekaligus memperbaiki kualitas asupan oksigen yang bersih ke paru-paru kita," tambah Dicky. Jadi tunggu apa lagi?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Jalan Jalan
Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Travel Update
Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Travel Update
Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Jalan Jalan
Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Travel Update
Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Travel Update
Taman Gandrung Terakota, Taman Unik Tempat 1.000 Penari di Banyuwangi

Taman Gandrung Terakota, Taman Unik Tempat 1.000 Penari di Banyuwangi

Jalan Jalan
10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

Jalan Jalan
Kebun Raya Bogor Resmikan Wahana Baru Griya Anggrek

Kebun Raya Bogor Resmikan Wahana Baru Griya Anggrek

Travel Update
15 Wisata Bantul Yogyakarta dengan Pemandangan Alam Instagramable

15 Wisata Bantul Yogyakarta dengan Pemandangan Alam Instagramable

Jalan Jalan
Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Jalur Skuter Listrik di Kotabaru

Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Jalur Skuter Listrik di Kotabaru

Travel Update
Wisata ke Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Wisata ke Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Rahasia Ruangan yang Terkunci di Taj Mahal, Benarkah Ada Kuil Hindu?

Rahasia Ruangan yang Terkunci di Taj Mahal, Benarkah Ada Kuil Hindu?

Jalan Jalan
8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

Jalan Jalan
Festival Dugong di Alor NTT, Upaya Pemulihan Ekonomi lewat Pariwisata

Festival Dugong di Alor NTT, Upaya Pemulihan Ekonomi lewat Pariwisata

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.