Libur Lebaran, Kunjungan Wisatawan ke Yogyakarta Diperkirakan 4,5 Juta

Kompas.com - 26/06/2017, 09:37 WIB
Wisatawan asing menyusuri lorong bawah tanah di kompleks Istana Air Taman Sari, Yogyakarta, Jumat (5/8/2016). KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKOWisatawan asing menyusuri lorong bawah tanah di kompleks Istana Air Taman Sari, Yogyakarta, Jumat (5/8/2016).
EditorI Made Asdhiana

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti berpesan agar masyarakat Yogyakarta bisa menjaga diri dan hati dalam merayakan kemenangan.

Di antaranya, dia mengingatkan agar tidak ada ulah atau sikap warga yang membuat Yogyakarta tidak nyaman dan ramah bagi wisatawan.

“Saya ingatkan jangan ada nuthuk harga dan premanisme di Kota Yogya. Kalau ada, premanisme harus berhadapan dengan hukum,” katanya.

Dia memperkirakan kunjungan wisatawan ke Yogyakarta selama libur Lebaran mencapai 3,5 juta hingga 4,5 juta orang.

(BACA: Ini Atraksi untuk Wisatawan di Yogyakarta Selama Libur Lebaran)

(BACA: Ayam Jambak-jambakan, Kuliner Kekinian di Yogyakarta)

Jumlah wisatawan yang berkunjung ke kota Yogyakarta selama libur Lebaran tersebut mencapai tiga kali lipat dibanding jumlah warga yang beraktivitas setiap hari. Atau hampir 10 kali lipat dibanding jumlah warga Kota Yogyakarta.

“Maka kami sebagai pemerintah memiliki kewajiban untuk menjaga kondisi kota Yogyakarta agar tetap aman, bersih dan tertib sehingga wisatawan yang berkunjung merasa nyaman,” ujarnya.

KOMPAS.com/TEUKU MUH GUCI S Malioboro, kawasan yang selalu menjadi magnet bagi mereka yang berkunjung ke Yogyakarta. Kondisi salah satu ikon Kota Yogyakarta itu sudah berubah.
Salah satu antisipasinya adalah dengan kegiatan Operasi Jogobaran. Operasi ini juga dilakukan untuk mendukung Operasi Ramadniya Progo 2017 yang digelar Polri.

Operasi Jogobaran ini meliputi stabilisasi harga pangan, ketertiban umum, kebersihan, lalu lintas dan parkir.

Pasalnya, pada tahun lalu, masih ada keluhan dari wisatawan mengenai berbagai layanan seperti harga kuliner yang mahal hingga tarif parkir.

“Kami berusaha meminimalisasi hal-hal yang membuat wisatawan tidak nyaman,” kata Haryadi Suyuti. (Tribun Jogja)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X