Kompas.com - 29/06/2017, 17:03 WIB
Francessa sedang berfoto bersama dengan pengunjung lain di Kampung Pelangi, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (27/2/2017. TRIBUN JATENG/FIRNA LARASANTIFrancessa sedang berfoto bersama dengan pengunjung lain di Kampung Pelangi, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (27/2/2017.
EditorI Made Asdhiana

SEMARANG, KOMPAS.com - Kepopuleran Kampung Pelangi di Semarang, Jawa Tengah, mengakibatkan banjirnya para wisatawan baik lokal maupun asing untuk mengunjungi kampung ini.

Satu di antara ratusan pengunjung itu adalah Francessa, warga negara Inggris. "Kampung Pelangi is beautiful village," katanya, Selasa (27/6/2017).

Francessa sengaja mengunjungi beberapa destinasi wisata di Indonesia satu di antaranya Kampung Pelangi. Ia mengaku mengetahui destinasi baru Kampung Pelangi ini dari media sosial.

Destinasi wisata yang baru nge-hits ini berlokasi di Kelurahan Randusari, Semarang Selatan, Kota Semarang, Jawa Tengah.

(BACA: Kampung Pelangi Mendunia, Pemkot Semarang Tambah Panggung Swafoto)

Nama kampung pelangi mulai menyita perhatian dunia. Yuli, satu di antara warga kampung pelangi, mengaku tidak mengira daerah yang dulu kumuh dan tidak dipandang kini sering didatangi wisatawan mancanegara dari Inggris, Perancis, Australia, dan Ukrainia.

"Kami senang karena Kampung Pelangi kini sudah menjadi tempat wisata di mata lokal dan internasional. Hal ini sekaligus sebagai penyemangat kami agar meningkatkan pola hidup bersih lingkungan sekitar," kata Yuli yang juga anggota Kelompok Sadar Wisata dan Sapta Pesona di Kampung Pelangi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

(BACA: Cantiknya 4 Kampung Warna-warni di Indonesia)

Warga Kampung Pelangi lainnya, Yati, sengaja mempersiapkan aksesoris foto yakni tulisan, topi, bando dan bunga untuk mendukung kegiatan foto wisatawan.

"Iya ini sebenarnya ide anak saya dan ini gratis. Wisatawan dapat menggunakan aksesoris ini, tapi apabila ada yang ingin memberikan donasi kami persilakan. Nantinya akan digunakan untuk peningkatan fasilitas para pengunjung," kata Yati.

TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO Aries Indra Kurniawan (12) bersama Maulana Gani Rauf (12) sedang duduk di jembatan yang merupakan jalan masuk Kampung Pelangi di Semarang, Jateng, seusai bermain, Kamis (26/4/2017).
Bertepatan dengan momentum libur lebaran, pengunjung yang datang di Kampung Pelangi meningkat dibanding pada bulan puasa kemarin. Hal ini dikemukakan oleh Budi, warga Kampung Pelangi.

"Animo masyarakat sangat tinggi, meskipun tempat baru namun pengunjung sangat antusias. Puncaknya pada lebaran hari kedua kemarin yang menyebabkan parkiran mobil dan motor meluber hingga ke bahu jalan," kata Budi.

Hal ini juga diungkapkan oleh Tutik (20), warga Kota Semarang yang datang bersama dengan teman-temanya untuk kedua kalinya.

"Kemarin sempat ke sini tapi sedang penuh, sehingga saya memutuskan ke sini lagi. Untung tidak ramai seperti kemarin," kata Tutik. (Tribun Jateng)



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tantangan Mempertahankan Desa Wisata Saat Sudah Berkembang

Tantangan Mempertahankan Desa Wisata Saat Sudah Berkembang

Travel Update
Pendapatan Utama Warga Desa Wisata Ternyata Bukan dari Sektor Pariwisata

Pendapatan Utama Warga Desa Wisata Ternyata Bukan dari Sektor Pariwisata

Travel Update
5 Tempat Wisata di Guatemala, Kampung Halaman Pebulutangkis Kevin Cordon

5 Tempat Wisata di Guatemala, Kampung Halaman Pebulutangkis Kevin Cordon

Jalan Jalan
Tradisi Lompat Batu Bawomataluo, Persiapan sebelum Perang

Tradisi Lompat Batu Bawomataluo, Persiapan sebelum Perang

Jalan Jalan
Kendala Pengembangan Desa Wisata, Konflik hingga Penyediaan Toilet Standar

Kendala Pengembangan Desa Wisata, Konflik hingga Penyediaan Toilet Standar

Travel Update
6 Destinasi Wisata yang Jadi Hadiah untuk Dikunjungi Greysia Polii/Apriyani Rahayu

6 Destinasi Wisata yang Jadi Hadiah untuk Dikunjungi Greysia Polii/Apriyani Rahayu

Jalan Jalan
5 Wisata Alam di Sabang, Bawah Laut hingga Gunung Api

5 Wisata Alam di Sabang, Bawah Laut hingga Gunung Api

Jalan Jalan
Pesona Wisata Konawe, Kampung Halaman Apriyani Sang Peraih Emas Olimpiade

Pesona Wisata Konawe, Kampung Halaman Apriyani Sang Peraih Emas Olimpiade

Jalan Jalan
Raih Emas Olimpiade, Greysia Polii/Apriyani Rahayu Dapat Hadiah dari Menparekraf Sandiaga

Raih Emas Olimpiade, Greysia Polii/Apriyani Rahayu Dapat Hadiah dari Menparekraf Sandiaga

Travel Update
Itinerary Sehari di Kopeng Semarang, Bisa Kulineran dan Lihat Sunset

Itinerary Sehari di Kopeng Semarang, Bisa Kulineran dan Lihat Sunset

Itinerary
6 Aktivitas di GLOW Kebun Raya Bogor, Belajar Sejarah dan Tumbuhan

6 Aktivitas di GLOW Kebun Raya Bogor, Belajar Sejarah dan Tumbuhan

Jalan Jalan
Desa Wisata Percontohan, Desa Wisata Mandiri yang Punya Produk Wisata

Desa Wisata Percontohan, Desa Wisata Mandiri yang Punya Produk Wisata

Travel Update
Pemkab Ende Akan Gelar Festival Kelimutu, Promosi Wisata dan Ekraf

Pemkab Ende Akan Gelar Festival Kelimutu, Promosi Wisata dan Ekraf

Travel Update
Kasus Covid-19 Terus Turun, Pemkab Semarang Harap Usaha Wisata Dapat Kelonggaran

Kasus Covid-19 Terus Turun, Pemkab Semarang Harap Usaha Wisata Dapat Kelonggaran

Travel Update
Ini Waktu Kunjungan Terbaik ke Merbabu View & Cafe, Bisa Lihat Sunset

Ini Waktu Kunjungan Terbaik ke Merbabu View & Cafe, Bisa Lihat Sunset

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X