Kompas.com - 13/07/2017, 17:04 WIB
|
EditorSri Anindiati Nursastri

JAKARTA, KOMPAS.com - Pulau Bintan merupakan salah satu daerah yang terkenal dengan perhelatan sport tourism tingkat Internasional.  Bagi turis Asia-Australia pecinta sport tourism, mungkin sudah tak asing dengan Triathlon Ironman 70.3 Bintan, Tour De Bintan, Moon Run, dan banyak agenda wisata olahraga lainnya.

Jika dilihat manfaatnya bagi pariwisata, sport tourism memang tidak memberikan hasil langsung terhadap kedatangan jumlah wisman.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana mengatakan bahwa jika dikalkulasi, pendapatan langsung memang tidak bisa dipastikan secara langsung. Namun terbukti dengan total kedatangan wisatawan mancanegara ke Pulau Bintan masuk dalam peringkat lima besar di Indonesia.

BACA: Ironman 70.3 Kembali Digelar di Bintan, Kali Ini Lebih Besar

"Bahkan kalau dilihat kasar, peserta hanya 1.400 sekali lomba. Tapi kita mendapatkan promosi yang begitu besar. Disorot media luar hingga menjadi trending topic di sana, walaupun tidak langsung terasa," ujarnya saat Konferensi Pers Indofood Ironman 70.3 Bintan 2017 di SCBD, Rabu (12/7/2017).

Ia menjelaskan kunjungan wisatawan mancanegara ke Bintan menempati urutan ke empat, setelah Bali, Batam, dan Lombok. Kepulauan Riau termasuk Bintan menyuplai 15 persen dari total kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia tahun 2016.

Kepala Dinas Pariwisata Bintan, Lucky, mengatakan rangkaian acara sport tourism tersebut meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kini sumber pendapatan tertinggi kedua di Bintan adalah dari pariwisata.

"Ini karena level dari para turisnya tinggi, jangan terpaku ke jumlah peserta. Mereka tuh pasti ngajak supporter, tinggal minimal tiga hari, spending money-nya banyak," ujar Lucky.

Aneka wisata pantai di Pulau Bintan, Kepulauan Riau, mulai dari kayak hingga snorkeling di pantai pribadi.KOMPAS/MAWAR KUSUMA Aneka wisata pantai di Pulau Bintan, Kepulauan Riau, mulai dari kayak hingga snorkeling di pantai pribadi.
Wisatawan yang datang ke Bintan mayoritas membawa supporter saat lomba. Sehingga jumlahnya berkali lipat dari jumlah peserta. Selain itu, minimal mereka menginap di Lagoi selama tiga hari. Pertama untuk latihan, acara, dan terakhir liburan.

Selain itu kawasan Lagoi merupakan kawasan terpadu yang eksklusif, jadi memang harganya lebih tinggi. Hotel-hotel di sana merupakan member internasional. Bahkan menurutnya, salah satu hotel termahal di Indonesia ada di sana namun tidak terkenal di media dalam negeri.

"Setelah itu, mereka yang puas, menurut penelitian 60 persennya akan balik lagi membawa teman atau keluarga untuk mengeksplor Bintan," tutup Lucky.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komunikasi Efektif Penting untuk Kenyamanan Wisatawan di Labuan Bajo

Komunikasi Efektif Penting untuk Kenyamanan Wisatawan di Labuan Bajo

Travel Update
Multiple Entry Visa, Tak Hanya Bisa Digunakan untuk Wisata

Multiple Entry Visa, Tak Hanya Bisa Digunakan untuk Wisata

Travel Update
20 Destinasi Wisata Teraman Dunia, Singapura Nomor 1 dan Tak Ada Indonesia

20 Destinasi Wisata Teraman Dunia, Singapura Nomor 1 dan Tak Ada Indonesia

Travel Update
13 Tips Traveling Aman ke Tempat Baru, Riset dan Bawa Perlengkapan

13 Tips Traveling Aman ke Tempat Baru, Riset dan Bawa Perlengkapan

Travel Tips
Jelang Nataru, Okupansi Hotel di Kota Malang Diprediksi Terus Naik

Jelang Nataru, Okupansi Hotel di Kota Malang Diprediksi Terus Naik

Travel Update
30 Tempat Wisata Akhir Tahun di Lembang yang Ramah Anak

30 Tempat Wisata Akhir Tahun di Lembang yang Ramah Anak

Jalan Jalan
Dusun Semilir Akhirnya Akan Grand Opening 8 Januari 2023

Dusun Semilir Akhirnya Akan Grand Opening 8 Januari 2023

Travel Update
Ganjar Sebut Potensi Wisata Religi di Jateng Tinggi, Ini Rekomendasinya

Ganjar Sebut Potensi Wisata Religi di Jateng Tinggi, Ini Rekomendasinya

Travel Update
5 Hotel Dekat Alun-alun Bandungan Semarang, Bisa Jalan Kaki 7 Menit

5 Hotel Dekat Alun-alun Bandungan Semarang, Bisa Jalan Kaki 7 Menit

Jalan Jalan
3 Keunikan Desa Sasak Ende, Rumah Adat hingga Kopi Dicampur Beras

3 Keunikan Desa Sasak Ende, Rumah Adat hingga Kopi Dicampur Beras

Jalan Jalan
20 Destinasi Wisata yang Tidak Aman di Dunia, Indonesia Nomor 10

20 Destinasi Wisata yang Tidak Aman di Dunia, Indonesia Nomor 10

Travel Update
Batik Air Tambah Rute Bali-Melbourne PP Mulai 5 Januari 2023

Batik Air Tambah Rute Bali-Melbourne PP Mulai 5 Januari 2023

Travel Update
5 Makna Filosofis Batik Parang yang Tidak Boleh Dipakai Sembarangan

5 Makna Filosofis Batik Parang yang Tidak Boleh Dipakai Sembarangan

Jalan Jalan
7 Spot Foto Instagramable di Lotte Alley, Serasa di Korea dan Jepang

7 Spot Foto Instagramable di Lotte Alley, Serasa di Korea dan Jepang

Jalan Jalan
Kebun Raya Bogor Buka Lagi Taman Tumbuhan Pemakan Serangga

Kebun Raya Bogor Buka Lagi Taman Tumbuhan Pemakan Serangga

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.