Kompas.com - 19/07/2017, 07:05 WIB
Sejumlah wisatawan nampak masih nampak ramai di Kawah Sikidang, pasca erupsi Kawah Sileri, Dieng yang terjadi pada Minggu (2/7/2017). KOMPAS.COM/IQBAL FAHMISejumlah wisatawan nampak masih nampak ramai di Kawah Sikidang, pasca erupsi Kawah Sileri, Dieng yang terjadi pada Minggu (2/7/2017).
|
EditorI Made Asdhiana

BANJARNEGARA, KOMPAS.com - Hampir sepekan pasca-erupsi Sileri, Minggu (2/7/2017), sejumlah obyek wisata di kawasan dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah, nampak masih ramai dikunjungi wisatawan.

Salah satunya yakni Kawah Sikidang yang terletak di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara. Kawah Sikidang merupakan cekungan berisi kawah yang timbul karena aktivitas Gunung Berapi di Dataran Tinggi Dieng.

Berdekatan dengan obyek wisata Candi Arjuna, Kawah Sikidang selalu menjadi destinasi utama wisatawan ketika berkunjung ke Dieng Plateau.

(BACA: Sikidang, Legenda Putri Shinta Dewi dan Pangeran Berkepala Kijang)

Kepala UPT Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Dieng, Ibnu Hasan mengatakan, lokasi Kawah Sikidang berada di dataran yang cenderung landai. Sehingga pengunjung dapat dengan mudah melihat langsung fenomena alam yang mustahil dapat disaksikan di daerah lain.

“Di kompleks obyek wisata ini terdapat beberapa kawah aktif. Satu yang paling besar adalah Kawah Sikidang ini. Sementara di sekitarnya, ada beberapa kawah yang bentuknya hanya kecil serta terdapat beberapa kawah yang sudah mati,” katanya.

Namun perlu diingat bahwa seperti pada kawah-kawah yang lain, material yang keluar dari Kawah Sikidang seperti air dan asap mengandung unsur belerang yang tinggi. Pengunjung diharapkan tidak terlalu dekat dengan kawah karena suhu di permukaan kawah utama mencapai 80-90 derajat Celcius.

Sejumlah pengunjung terlihat di sekitar Kawah Sikidang yang berada tak jauh dari Kawah Sileri di kompleks obyek wisata Dieng Plateau, Banjarnegara, Jawa Tengah, pasca-semburan lumpur, Senin (3/7/2017). Kawah Sileri menyemburkan lumpur setinggi 200 meter pada Minggu, 2 Juli kemarin, sedikitnya 20 orang dilaporkan terluka.KOMPAS.COM/IQBAL FAHMI Sejumlah pengunjung terlihat di sekitar Kawah Sikidang yang berada tak jauh dari Kawah Sileri di kompleks obyek wisata Dieng Plateau, Banjarnegara, Jawa Tengah, pasca-semburan lumpur, Senin (3/7/2017). Kawah Sileri menyemburkan lumpur setinggi 200 meter pada Minggu, 2 Juli kemarin, sedikitnya 20 orang dilaporkan terluka.
“Demi keselamatan, pengunjung dilarang melewati pagar yang telah dipasang oleh petugas, dan menggunakan masker penutup hidung yang banyak dijual di areal obyek wisata,” kata Ibnu.

Kawah Sikidang dibuka untuk umum setiap hari dari jam 07.00 WIB sampai 16.00 WIB. Tiket masuk ke tempat wisata ini merupakan tiket terusan dengan Kompleks Candi Arjuna. Harga tiket tersebut Rp 10.000 per orang.

Belum Digarap Serius

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X