Bagaimana Membedakan Makanan "Fast Food" dan Non "Fast Food?"

Kompas.com - 01/08/2017, 18:06 WIB
Paket Fries Combo di Wingstop yang terdiri dari chicken wings, kentang goreng, dan minuman soda yang bebas isi ulang. KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIAPaket Fries Combo di Wingstop yang terdiri dari chicken wings, kentang goreng, dan minuman soda yang bebas isi ulang.
|
EditorSri Anindiati Nursastri
JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak orang Indonesia yang menggemari fast food atau hidangan cepat saji. Meskipun fast food tidak tidak semuanya junk food, tetapi banyak orang yang tetap memerhatikan kesegaran masakan.
 
"Kita non fast food atau made fresh from order, yang mengutamakan kesegaran. Jadi baru kita masak saat ada pesanan. Kita nggak pernah masak ulang, atau punya simpanan masakan matang. Selalu disajikan mendadak," ujar Erin Arifin, Marketing Senior Manager Wingstop Indonesia, Senin (31/7/2017).
 
Erin menyebutkan bahwa makanan non fast food memiliki bahan yang sama sekali belum diolah, diungkep, dimarinasi, ataupun digoreng sebelum mendekati permintaan atau order. Perlu waktu beberapa menit untuk menunggu hidangan jadi.
 
Lalu, bagaimana cara membedakan fast food dengan non fast food tanpa melongok ke dapurnya?
 
Karena mengutamakan kesegaran, tentunya masakan akan terasa lebih segar teksturnya. Jika sayuran masih crunchy, jika daging akan terasa juicy dan tidak kering di dalam.
 
"Kalau cepat saji kan ada proses penumpukan sebelum di-order, jadi daging sudah kering terkena paparan udara. Dihangatkan terus di lemari penghangat, atau digoreng lagi jadi minyaknya bertambah," terang Erin.

Selain itu, menurutnya bumbu juga akan lebih terasa untuk hidangan seperti ayam goreng. Tidak hanya karena bahan utama yang segar, tetapi juga bumbu yang sangat meresap saat hidangan baru diangkat dari penggorengan.

"Berbeda dengan daging yang sudah menunggu lama, sempat dingin lalu dihangatkan lagi. Akan kurang terasa bumbu rempahnya," ujarnya.
 
Hidangan non fast food pun akan terasa panas saat dihidangkan. Panas akan sangat terasa sampai ke dalam daging, dengan asap masih mengepul. 
 
Wingstop adalah salah satu gerai yang menyajikan non fast food dengan hidangan utama chicken wings. Pengunjung memang butuh waktu beberapa menit untuk bisa mendapatkan seporsi chicken wings berlumur aneka saus.

Untuk menyiasati kepadatan di jam-jam sibuk, Wingstop menyiapkan alat masak yang banyak dan menambah persiapan bumbu serta bahan baku saat jam makan siang dan makan malam.
 
Wingstop merupakan resto waralaba yang menyajikan aneka olahan ayam, terutama chicken wings. Dengan slogan flavor expert, pembeli dapat memilih lebih dari 10 rasa untuk berbagai hidangan ayam.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

30 Hotel di Medan Bersiap Buka Kembali Juni 2020

30 Hotel di Medan Bersiap Buka Kembali Juni 2020

Whats Hot
Pelaku Wisata Gunungkidul Bersiap Hadapi New Normal

Pelaku Wisata Gunungkidul Bersiap Hadapi New Normal

Whats Hot
Persiapkan 'New Normal', Kemenparekraf Susun Program CHS dengan Libatkan Pelaku Parekraf

Persiapkan "New Normal", Kemenparekraf Susun Program CHS dengan Libatkan Pelaku Parekraf

Whats Hot
Hotel-hotel di NTT Didorong Mulai Buka pada 15 Juni

Hotel-hotel di NTT Didorong Mulai Buka pada 15 Juni

Whats Hot
#BeliKreatifLokal, Kampanye Kemenparekraf untuk Selamatkan Pelaku Ekonomi Kreatif

#BeliKreatifLokal, Kampanye Kemenparekraf untuk Selamatkan Pelaku Ekonomi Kreatif

Whats Hot
Mau Wisata ke Labuan Bajo? Bakal Ada Registrasi Online untuk Turis

Mau Wisata ke Labuan Bajo? Bakal Ada Registrasi Online untuk Turis

Jalan Jalan
Tebar Semangat di Tengah Pandemi, Kemenparekraf Gelar Kopdar Virtual Komunitas

Tebar Semangat di Tengah Pandemi, Kemenparekraf Gelar Kopdar Virtual Komunitas

Whats Hot
Bisnis Kuliner Indonesia di Inggris Makin Marak di Tengah Corona

Bisnis Kuliner Indonesia di Inggris Makin Marak di Tengah Corona

Makan Makan
AirAsia Indonesia Kembali Layani Penerbangan Domestik dan Internasional pada 8 Juni 2020

AirAsia Indonesia Kembali Layani Penerbangan Domestik dan Internasional pada 8 Juni 2020

Whats Hot
Harga Melon Premium Jepang Terjun Bebas, dari Rp 684 Juta Menjadi Rp 16 Juta

Harga Melon Premium Jepang Terjun Bebas, dari Rp 684 Juta Menjadi Rp 16 Juta

Makan Makan
Resep dan Cara Membuat Siomay Ayam Udang, Bisa Jualan Online

Resep dan Cara Membuat Siomay Ayam Udang, Bisa Jualan Online

Makan Makan
Curahan Hati Mereka yang Rindu Libur Lebaran dan Kampung Halaman

Curahan Hati Mereka yang Rindu Libur Lebaran dan Kampung Halaman

Jalan Jalan
Pariwisata Buka Saat New Normal, Ini Hal-hal yang Harus Diketahui

Pariwisata Buka Saat New Normal, Ini Hal-hal yang Harus Diketahui

Whats Hot
Kabar Ongkos Wisata Turis Asing Dibiayai Pemerintah Jepang, Dibantah Japan Tourism Agency

Kabar Ongkos Wisata Turis Asing Dibiayai Pemerintah Jepang, Dibantah Japan Tourism Agency

Jalan Jalan
TravelCast, Podcast Baru dari Kompas Travel Membahas Wisata Belanja di Korea Selatan

TravelCast, Podcast Baru dari Kompas Travel Membahas Wisata Belanja di Korea Selatan

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X