Kompas.com - 04/08/2017, 16:06 WIB
|
EditorSri Anindiati Nursastri

BANGKA, KOMPAS.com - Berada di Pulau Bangka selama enam hari, saya selalu menemukan buah jeruk kunci di setiap hidangan makanan maupun minuman. Terutama es jeruk kunci yang kerap menyegarkan dahaga di tengah teriknya matahari.

Namun, tak hanya minuman. Jeruk kunci juga saya temukan ketika menyantap lempah kuning dan bubur seafood di Bangka. Hal itu meninggalkan pertanyaan di benak saya, seberapa pentingkah jeruk kunci di mata orang Bangka?

Restyani selaku Staf Bidang Promosi Pariwisata dari Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangka menceritakan bahwa jeruk kunci adalah salah satu ciri khas dari Pulau Bangka. Baginya, jeruk kunci adalah salah satu buah yang pasti tersedia di rumahnya.

"Saya di rumah ada pohonnya. Orang Bangka itu mulai dari pagi, siang, dan malam itu pasti simpan jeruk kunci. Untuk masakan kalau yang asam-asam pasti pakai jeruk kunci," jelas Restyani kepada saya saat berkunjung ke Bangka beberapa hari yang lalu.

BACA: Inilah Perbedaan Pempek Bangka dan Palembang

Antara lain seperti rusip, lempah kuning, dan mie ikan. Asam dari rusip salah satunya muncul dari jeruk kunci. Penjual mie ikan Toboali pun menyediakan jeruk kunci sebagai teman menyantap mie.

"Kalau kami mau goreng ikan itu juga ditambahkan jeruk kunci. Kalau jeruk kunci itu kan rasanya asam-asam segar. Setahu saya, di Bangka itu selalu ada pohon jeruk kunci. Hampir di setiap rumah ada pohon jeruk kunci," ujarnya.

Minuman jeruk kunci di Bangka. KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Minuman jeruk kunci di Bangka.
Syaiful Muhamad Jafar, Supervisor Pauw's Resto menyebut jeruk kunci adalah buah khas Bangka. Ia menyebut semua restoran rata-rata itu memakai jeruk kunci untuk memasak maupun menyajikan makanan.

"Makanan dari luar pun seperti bakso itu pakai jeruk kunci. Saya gak pernah lihat jeruk kunci diganti dengan jeruk lain. Kalau diganti gak cocok," jelas Syaiful.

BACA: Rumah Tradisional Bangka Ini Berusia Hampir Satu Abad

Jeruk kunci juga biasa disajikan bersama cabe potong. Biasanya jeruk kunci dan cabe dibuat untuk dicocol bersama makanan.

"Rata-rata makanan yang berkuah dan basah. Seperti nasi capcay, nasi sapo tahu, sapi lada hitam juga pakai jeruk kunci," ujarnya.

Perjalanan saya di Pulau Bangka dimulai dari Pangkal Pinang ke Bangka Selatan, Bangka Barat, Bangka Tengah, dan Bangka. Di seluruh bagian Bangka, jeruk kunci bagaikan "kunci" untuk kuliner.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.