Kompas.com - 05/08/2017, 09:25 WIB
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat memberikan sambutan pada Festival Dandang Sewu, Jumat (4/8/2017). KOMPAS.COM/IRA RACHMAWATIBupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat memberikan sambutan pada Festival Dandang Sewu, Jumat (4/8/2017).
|
EditorI Made Asdhiana

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menggelar Festival Dandang Sewu di Dusun Tegalpakis, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, Jumat (4/8/2017).

Ribuan orang memadati tempat acara yang dikenal dengan lingkungan Sayangan yang menjadi salah satu sentra kerajinan peralatan dapur yang terbuat dari alumunium.

Di industri kerajinan yang berada di jalan lintas perbatasan dengan Kabupaten Jember ada sekitar 60 rumah yang menjual alat-alat masak seperti tudung saji,gelas, wajan, dandang, oven, cetakan kue dan alat masak lainnya.

(BACA: Asyik! Pemkab Banyuwangi Siapkan Angkutan Gratis untuk Wisatawan)

Pada acara tersebut juga ditunjukkan kepada pengunjung proses pembuatan alat dapur dari aluminium seperti dandang, loyang dan lain-lainnya.

"Ini pertama kalinya Festival Dandang Sewu digelar. Ini adalah salah satu cara untuk mendukung adanya desa-desa yang mandiri dan berdaya seperti ini. Di Sayangan hampir seluruh warganya jadi perajin peralatan dapur. Menarik sekali. Maka kami akan dorong agar produk-produk mereka bisa mendapatkan pasar yang lebih luas. Salah satunya, kita kenalkan produknya melalui festival semacam ini,” ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas kepada Kompas.com, Jumat (4/8/2017).

(BACA: Turis Asing Suka Berlama-lama di Banyuwangi, Apa yang Dicari?)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia juga berharap nantinya akan banyak wisatawan yang berkunjung ke wilayah Sayangan. Bukan hanya untuk membeli peralatan masak tapi juga ikut membuat kerajinan di rumah warga agar wisatawan mendapatkan pengalaman baru.

Beberapa produksi kerajinan peralatan dapur di lingkungan Sayangan, Kecamatan  Kalibaru, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (4/8/2017).KOMPAS.COM/IRA RACHMAWATI Beberapa produksi kerajinan peralatan dapur di lingkungan Sayangan, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (4/8/2017).
"Saya berharap semoga di wilayah Kalibaru homestay-homestay yang dikelola oleh masyarakat tumbuh. Apalagi kopi dan makanan-makan lokal di sini sangat enak. Pemandanganya bagus, udaranya sejuk. Wisatawan yang datang pasti suka," kata Anas.

Lingkungan Sayangan mulai dikenal sebagai industri kerajinan pembuatan alat dapur sejak tahun 1960-an. Awalnya, ada pendatang dari Madiun yang tinggal di wilayah Sayangan membuat peralatan dapur dari drum bekas. Lalu dia mengajak mayarakat untuk bekerja bersama-sama.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

Jalan Jalan
Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan Jalan
Pantai Pesewan Gunungkidul yang Tersembunyi, Rute ke Sana Cukup Menantang

Pantai Pesewan Gunungkidul yang Tersembunyi, Rute ke Sana Cukup Menantang

Jalan Jalan
Surat Terbuka untuk Jokowi Soal Pariwisata Bali dari IINTOA, Ini Isinya

Surat Terbuka untuk Jokowi Soal Pariwisata Bali dari IINTOA, Ini Isinya

Travel Update
Indonesia Batasi Kedatangan dari 8 Negara Akibat Varian Baru Covid-19

Indonesia Batasi Kedatangan dari 8 Negara Akibat Varian Baru Covid-19

Travel Update
Resmi, Jemaah Umrah Asal Indonesia Tak Perlu Vaksin Booster

Resmi, Jemaah Umrah Asal Indonesia Tak Perlu Vaksin Booster

Travel Update
Inggris Raya Wajibkan Karantina Mandiri untuk Semua Kedatangan

Inggris Raya Wajibkan Karantina Mandiri untuk Semua Kedatangan

Travel Update
Antisipasi Varian Covid-19 Baru, Warga dari 8 Negara Afrika Ini Tak Bisa Masuk AS

Antisipasi Varian Covid-19 Baru, Warga dari 8 Negara Afrika Ini Tak Bisa Masuk AS

Travel Update
Camping di Puncak Kuik, Nikmati Gemerlap Ponorogo dari Ketinggian

Camping di Puncak Kuik, Nikmati Gemerlap Ponorogo dari Ketinggian

Jalan Jalan
4 Tren Berwisata yang Berubah karena Pandemi

4 Tren Berwisata yang Berubah karena Pandemi

Travel Update
Okupansi Hotel di Kota Semarang Mulai Naik

Okupansi Hotel di Kota Semarang Mulai Naik

Travel Update
4 Tips Kunjungi Ruang Lapang di Bandung Barat, Waktu Terbaik dan Menu Andalan

4 Tips Kunjungi Ruang Lapang di Bandung Barat, Waktu Terbaik dan Menu Andalan

Travel Tips
Rute Terdekat ke Puncak Kuik Ponorogo, Hati-hati Tanjakan Terjal dan Berkelok Tajam

Rute Terdekat ke Puncak Kuik Ponorogo, Hati-hati Tanjakan Terjal dan Berkelok Tajam

Travel Tips
Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Travel Tips
Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Travel Promo
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.