Mulai 15 Agustus, NAM Air Tambah Penerbangan Jakarta-Banyuwangi

Kompas.com - 12/08/2017, 17:05 WIB
Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Presdir Sriwijaya Air Chandra Lie (kiri) tiba di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (16/6/2017) menggunakan pesawat NAM Air yang melayani penerbangan perdana Jakarta-Banyuwangi. ARSIP KEMENPARMenteri Pariwisata Arief Yahya dan Presdir Sriwijaya Air Chandra Lie (kiri) tiba di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (16/6/2017) menggunakan pesawat NAM Air yang melayani penerbangan perdana Jakarta-Banyuwangi.
|
EditorI Made Asdhiana

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Grup Sriwijaya Air berencana menambah penerbangan langsung (direct flight) NAM Air untuk rute Jakarta- Banyuwangi PP mulai 15 Agustus 2017.

Dengan tambahan penerbangan ini, berarti akan ada dua jadwal penerbangan langsung Jakarta-Banyuwangi dan sebaliknya.

Jika rute baru ini terealisasi, setiap hari NAM Air bakal berangkat dari Jakarta pukul 06.00 WIB, dan tiba di Banyuwangi pukul 08.00 WIB. Lalu terbang kembali ke Jakarta dari Banyuwangi pukul 10.30 WIB dan sampai di Jakarta pukul 11.00 WIB.

(BACA: Asyik! Pemkab Banyuwangi Siapkan Angkutan Gratis untuk Wisatawan)

Untuk jadwal tambahan, NAM Air akan berangkat dari Jakarta pukul 14.10 WIB dan tiba di Banyuwangi pukul 15.40. Sedangkan dari Banyuwangi berangkat pukul 16.15 WIB dan tiba pukul 17.45 WIB di Jakarta.

Hal tersebut disampaikan CEO Sriwijaya Air Group, Chandra Lie, usai bertemu dengan para travel agent di Hotel Santika Banyuwangi, Kamis (10/8/2017).

Pantai Pulau Merah di Banyuwangi, Jawa Timur.BARRY KUSUMA Pantai Pulau Merah di Banyuwangi, Jawa Timur.
Ia mengatakan dari data perwakilan NAM Air Banyuwangi disebutkan okupansi penumpang penerbangan Jakarta-Banyuwangi PP rata-rata mencapai 93 persen. Padahal, menurut Chandra, rute tersebut baru digarap sekitar 1,5 bulan lalu.

(BACA: Turis Asing Suka Berlama-lama di Banyuwangi, Apa yang Dicari?)

Melihat capaian tersebut, Sriwijaya Group juga berniat memperlebar bisnis transportasi udaranya di Banyuwangi dengan membuka penerbangan internasional.

“Membuka penerbangan internasional di Banyuwangi peluangnya sangat besar. Mengingat potensi Banyuwangi yang luar biasa. Kultur masyarakat di sini rendah hati, kerajinannya sangat mendukung, dan kekayaan alamnya melimpah. Ini semua yang diminati wisatawan. Saya yakin dalam waktu dekat Banyuwangi akan berkembang,” kata Chandra.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X