Kompas.com - 14/08/2017, 18:05 WIB
Penerbangan perdana NAM Air rute Jakarta-Banyuwangi mendarat pertama kali di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (16/6/2017). KOMPAS.com/IRA RACHMAWATIPenerbangan perdana NAM Air rute Jakarta-Banyuwangi mendarat pertama kali di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (16/6/2017).
|
EditorSri Anindiati Nursastri

JAKARTA, KOMPAS.com - Maskapai penerbangan NAM Air yang tergabung dalam Sriwijaya Air Group berencana menambah frekuensi penerbangan langsung rute Jakarta - Banyuwangi tanggal 20 Agustus 2017. Penambahan frekuensi ini untuk memenuhi pangsa pasar rute Jakarta-Banyuwangi.

Penambahan frekuensi sebanyak satu kali setiap hari ini dilayani dengan nomor penerbangan IN-256 yang berangkat pukul 14.10 WIB dari Jakarta dan tiba di Banyuwangi pukul 15.45 WIB.

Sedangkan untuk rute penerbangan Banyuwangi - Jakarta berangkat pukul 16.15 WIB dari Banyuwangi dan tiba di Jakarta pukul 17.55 WIB dengan nomor penerbangan IN-257.

"Melalui penambahan frekuensi ini, maka penerbangan ke Banyuwangi yang sebelumnya hanya tersedia penerbangan pagi hari, kini penumpang bisa memanfaatkan alternatif penerbangan siang hari. Ini menjadi pilihan pelanggan karena ada penerbangan pagi dan siang," tutur Senior Corporate Communications Manager NAM Air, Agus Soedjono, dalam keterangan pers yang diterima KompasTravel, Senin (14/8/2017).

BACA: Banyuwangi Punya Pantai dengan Hutan Cemara nan Rindang

Agus menambahkan penambahan frekuensi rute Jakarta - Banyuwangi dilakukan karena mendapatkan respon yang sangat positif dari pelanggan dan masyarakat, sejak awal NAM Air melayani rute tersebut hingga akhir Juli 2017. NAM Air melayani rute Jakarta - Banyuwangi mulai 16 Juli lalu.

"Penerbangan Jakarta-Banyuwangi memang banyak peminatnya. Selama bulan Juli 2017 saja kami mencatat tingkat keterisian atau seat load factor di atas 85 persen. Ini yang membuat kami percaya diri melakukan penambahan frekuensi”, ujar Agus.

BACA: Peringatan HUT RI, Tari Gandrung Banyuwangi akan Unjuk Gigi di Istana Negara

Penambahan frekuensi penerbangan ini juga menjadi bentuk konkret Sriwijaya Air Group dalam kontribusinya pada pengembangan daerah Banyuwangi. Ke depannya, Sriwijaya Air Group juga berencana membuka beberapa rute baru lainnya.

"Tidak menutup kemungkinan kami akan membuka rute-rute lainnya dari Banyuwangi sesuai dengan komitmen Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas untuk memperluas konektivitas dan kerjasama pariwisata hingga ke internasional. Sebagai maskapai, kami siap mendukung agar hal tersebut bisa terealisasi," imbuh Agus.

Penambahan rute Jakarta - Banyuwangi akan menggunakan pesawat Boeing 737-500W dengan kapasitas 120 kursi, terdiri dari 112 kursi kelas ekonomi dan 8 kursi kelas eksekutif.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X