Kompas.com - 15/08/2017, 20:52 WIB
Tim pendaki melakukan aklimatisasi jalur Barrel Hut ke Pastukhov Rocks pada 14 Agustus 2017 ditemani angin kencang. DOK. BRI-BRAWIJAYA ELBRUS EXPEDITION IMPALA UB Tim pendaki melakukan aklimatisasi jalur Barrel Hut ke Pastukhov Rocks pada 14 Agustus 2017 ditemani angin kencang.
EditorAmir Sodikin

KAUKASUS, KOMPAS.com - Sudah lima hari, tiga pendaki IMPALA UB (Ikatan Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Brawijaya) Malang, Jawa Timur, berada di pegunungan Kaukasus, Rusia Selatan, tepatnya di kaki Gunung Elbrus (5.642 mdpl) sejak 11 Agustus lalu.

Selama sehari ini, tim melakukan istirahat sembari menunggu laporan cuaca.  Jika kondisi cuaca baik, pada Rabu 16 Agustus 2017, tim akan melakukan summit attack. Jalur yang dipilih adalah Garabashi (Barrel Hut) ke puncak. 

Tiga pendaki yang tergabung dalam BRI-Brawijaya Elbrus Expedition 2017 antara lain dua mahasiswa bernama Gede Krisna Adiwiradarma dan Ahmad Sholahudin Yazid, didampingi manajer tim Endah Purwaningtyas Hadipranoto tengah berencana mengibarkan sang saka Merah Putih.

Dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, misi pendakian kali ini tidak lain untuk mengharumkan nama bangsa tepat pada HUT Republik Indonesia ke-72, sekaligus mengejar target kedua dari program tujuh puncak benua.  

Gunung Elbrus (kanan) terdiri dari dua puncak, masing-masing memiliki ketinggian 5.642 mdpl dan 5,621 mdpl. DOK. BRI-BRAWIJAYA ELBRUS EXPEDITION IMPALA UB Gunung Elbrus (kanan) terdiri dari dua puncak, masing-masing memiliki ketinggian 5.642 mdpl dan 5,621 mdpl.
Dikabarkan cuaca sangat cerah pada 13 Agustus lalu. Suhu udara mencapai 16 derajat celcius. Untuk melakukan pendakian ke puncak Elbrus, setiap pendaki wajib melakukan serangkaian proses aklimatisasi.

Pada Minggu lalu dengan kondisi cuaca yang bersahabat, tim menjalankan penyesuaian tubuh dan berlatih pendakian salju mengambil rute Barrel Hut (3.800 mdl) ke Priut Hut (4.050 mdpl) dan kembali ke Barrel Hut.

“Enggak terlalu dingin. Suhunya masih mirip dengan di Pujon (Kabupaten Malang),” ujar Endah, manajer tim.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pendakian gunung Elbrus ini merupakan target kedua, setelah sebelumnya IMPALA UB telah dua kali melakukan pendakian ke Cartenz Pyramid (4.884 mdpl). Pendakian ini sendiri merupakan bagian dari program panjang klub pencinta alam asal Malang bernama Brawijaya Orange 7 Summits.

Tim BRI-Brawijaya Elbrus Expedition 2017 saat berlatih di sekitar Terskol – Mt. Chegat pada 12 Agustus 2017. DOK. BRI-BRAWIJAYA ELBRUS EXPEDITION IMPALA UB Tim BRI-Brawijaya Elbrus Expedition 2017 saat berlatih di sekitar Terskol – Mt. Chegat pada 12 Agustus 2017.
Gunung Elbrus (5.642 mdpl)yang merupakan puncak tertinggi di benua Eropa dipilih sebagai target kedua dengan pertimbangan waktu pendakian yang cukup tepat.

Pendakian Elbrus seringkali dijadikan sebagai target pertama sejumlah pendaki dunia yang ingin mendapat julukan seven summiters. Elbrus dikenal memiliki cuaca yang tidak bersahabat.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kongres ke-V JKPI di Bogor, 40 Kepada Derah akan Bahas Isu Budaya dan Sejarah

Kongres ke-V JKPI di Bogor, 40 Kepada Derah akan Bahas Isu Budaya dan Sejarah

Travel Update
Desa Nglanggeran di Yogyakarta Raih Gelar Desa Wisata Terbaik Dunia UNWTO 2021

Desa Nglanggeran di Yogyakarta Raih Gelar Desa Wisata Terbaik Dunia UNWTO 2021

Travel Update
Tutup Hampir 2 Tahun, Fiji Siap Sambut Turis Asing

Tutup Hampir 2 Tahun, Fiji Siap Sambut Turis Asing

Travel Update
6 Tips Tidur Nyenyak di Pesawat yang Bisa Dicoba

6 Tips Tidur Nyenyak di Pesawat yang Bisa Dicoba

Travel Tips
Atlantis Water Adventure Ancol Sudah Buka, Simak 7 Syarat Berkunjungnya

Atlantis Water Adventure Ancol Sudah Buka, Simak 7 Syarat Berkunjungnya

Travel Update
Hotel Artotel Suites Bianti - Yogyakarta Resmi Dibuka

Hotel Artotel Suites Bianti - Yogyakarta Resmi Dibuka

Travel Update
Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Anjlok hingga 64,37 Persen Sepanjang 2021

Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Anjlok hingga 64,37 Persen Sepanjang 2021

Travel Update
Tingkat Okupansi Hotel Bintang di Indonesia Mulai Membaik, tapi...

Tingkat Okupansi Hotel Bintang di Indonesia Mulai Membaik, tapi...

Travel Update
Durasi Karantina WNI dan WNA di Indonesia Jadi 10 Hari Mulai 3 Desember

Durasi Karantina WNI dan WNA di Indonesia Jadi 10 Hari Mulai 3 Desember

Travel Update
Timor Leste Dominasi Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia per Oktober 2021

Timor Leste Dominasi Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia per Oktober 2021

Travel Update
Banyak Turis Asing ke Indonesia, Tapi Sedikit yang Tiba di Bali pada Oktober 2021

Banyak Turis Asing ke Indonesia, Tapi Sedikit yang Tiba di Bali pada Oktober 2021

Travel Update
Sebanyak 151.032 Turis Asing Kunjungi Indonesia pada Oktober 2021, Naik Dibanding September

Sebanyak 151.032 Turis Asing Kunjungi Indonesia pada Oktober 2021, Naik Dibanding September

Travel Update
Nglanggeran Masuk Daftar Best Tourism Villages UNWTO Diharapkan Menginspirasi Desa Wisata Lain

Nglanggeran Masuk Daftar Best Tourism Villages UNWTO Diharapkan Menginspirasi Desa Wisata Lain

Travel Update
Jepang Hentikan Semua Reservasi Penerbangan, Antisipasi Varian Covid-19 Omicron

Jepang Hentikan Semua Reservasi Penerbangan, Antisipasi Varian Covid-19 Omicron

Travel Update
Etika Naik Garuda Indonesia, Jinjing Tas Ransel!

Etika Naik Garuda Indonesia, Jinjing Tas Ransel!

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.