Kompas.com - 18/08/2017, 17:20 WIB
Nasi goreng tiwul. SURYA/MOHAMMAD ROMADONINasi goreng tiwul.
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Mendengar nama nasi goreng bisa jadi hampir semua masyarakat Indonesia, apalagi di Pulau Jawa, mengenalnya. Anda bisa menikmati 1.000 porsi nasi goreng dan tumpeng nasi goreng gratis di Festival Nasi Goreng di Kabupaten Pekalongan.

Festival unik ini diadakan tepatnya di Balai Desa Wonopringgo, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Memanfaatkan peringatan Hari Kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia, acara ini berlangsung pada 19 Agustus 2017 mulai pukul 19.00 WIB.

(BACA: Mencari Nasi Goreng Tiwul dan Pakis Super Pedas, Ini Tempatnya)

"Festival ini yang pertama, dalam rangka mengangkat potensi desa dan mempromosikan keunggulannya kepada wisatawan," ujar Slamet Haryanto, Kepala Desa Wonopringgo saat dihubungi KompasTravel, Jumat (18/8/2017).

Menurut Slamet, pihaknya telah menyiapkan 1.000 porsi lebih nasi goreng untuk disantap bersama, gratis dalam festival tersebut. Selain itu ada tumpeng nasi goreng beserta lauknya yang disediakan bagi tamu-tamu undangan.

(BACA: Menjajal Nasi Goreng Kaki Lima yang Disantap Jokowi dan Para Menteri)

"Di pelataran desa disediakan meja-meja panjang tempat ngambil nasi gorengnya. Tadinya para pedagang mau goreng di tempat, tapi dinilai lebih repot," ungkapnya.

Nasi goreng di depan RS Salak, Bogor, Jawa Barat. Nasi goreng di depan RS Salak, Bogor, Jawa Barat.
Selain memperkenalkan potensi desa, festival ini juga menurutnya sebagai syukuran para penjual nasi goreng dari Wonopringgo, untuk pulang dan berbagi kelezatan nasi gorengnya.

"Besok puluhan penjual nasi goreng asal Wonopringgo yang jualan di Pekalongan-Batang libur semua, untuk festival ini," ujar Slamet.

Dalam acara tersebut selain menikmati nasi goreng gratis, ada pula ragam penampilan-penampilan kesenian daerah Pekalongan, seperti kesenian rebana dhuror dan tarian lain asal Pekalongan.

Para pedagang juga akan mempromosikan nasi gorengnya masing-masing. Harapannya wisatawan yang mencoba akan mengingat penjualnya, dan bisa menjadi pelanggannya di tempat jualnya di berbagai kota.

Nasi goreng merupakan potensi Desa Wonopringgo, Pekalongan yang belum terekspos. Padahal, tambah Slamet, pekerjaan memasak dan menjual nasi goreng ke berbagai kota besar di Indonesia, tanpa disadari menjadi profesi khas yang turun temurun di desa ini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tahiti Hingga Moorea di Polinesia Perancis Buka Lagi 1 Mei 2021

Tahiti Hingga Moorea di Polinesia Perancis Buka Lagi 1 Mei 2021

Travel Update
6 Wisata di Bogor Tengah, Pas Dikunjungi Saat Libur Lebaran

6 Wisata di Bogor Tengah, Pas Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Itinerary
Catat, Ide Staycation di Kota Bandung Saat Libur Lebaran 2021

Catat, Ide Staycation di Kota Bandung Saat Libur Lebaran 2021

Itinerary
Uni Emirat Arab Catat Okupansi Hotel Tertinggi Kedua di Dunia 2020

Uni Emirat Arab Catat Okupansi Hotel Tertinggi Kedua di Dunia 2020

Travel Update
Yunani akan Cabut Aturan Karantina untuk Turis Asing, Indonesia Masuk?

Yunani akan Cabut Aturan Karantina untuk Turis Asing, Indonesia Masuk?

Travel Update
Kabar Gembira, Taman Hiburan di Coney Island AS Buka Lagi

Kabar Gembira, Taman Hiburan di Coney Island AS Buka Lagi

Travel Update
Dana Hibah Pariwisata 2021 akan Diperluas untuk Biro Perjalanan Wisata

Dana Hibah Pariwisata 2021 akan Diperluas untuk Biro Perjalanan Wisata

Travel Update
Saat Ramadhan, Masjidil Haram dan Kakbah Diberi Parfum 10 Kali Sehari

Saat Ramadhan, Masjidil Haram dan Kakbah Diberi Parfum 10 Kali Sehari

Travel Update
Raja Salman Izinkan Shalat Tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Raja Salman Izinkan Shalat Tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Travel Update
Mudik Dilarang, Kunjungan Wisata ke Bantul dan Gunungkidul Saat Lebaran Diprediksi Anjlok

Mudik Dilarang, Kunjungan Wisata ke Bantul dan Gunungkidul Saat Lebaran Diprediksi Anjlok

Travel Update
Brasil Bangun Patung Yesus, Lebih Tinggi dari Rio de Janeiro

Brasil Bangun Patung Yesus, Lebih Tinggi dari Rio de Janeiro

Travel Update
Bulan Puasa, Candi Borobudur dan Prambanan Tawarkan Paket Ngabuburit

Bulan Puasa, Candi Borobudur dan Prambanan Tawarkan Paket Ngabuburit

Travel Update
Ngabuburit, 4 Festival di Korea yang Bisa Disaksikan Online

Ngabuburit, 4 Festival di Korea yang Bisa Disaksikan Online

Jalan Jalan
Parade Lentera Tahunan di Korea Selatan Batal Akibat Covid-19

Parade Lentera Tahunan di Korea Selatan Batal Akibat Covid-19

Travel Update
5 Wisata Instagramable Garut, Pas untuk Libur AKhir Pekan

5 Wisata Instagramable Garut, Pas untuk Libur AKhir Pekan

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X