Mengintip Tempat Perumusan Naskah Proklamasi Indonesia

Kompas.com - 19/08/2017, 17:24 WIB
Bangunan Museum Perumusan Naskah Proklamasi Jakarta di Jalan Imam Bonjol Nomor 1, Jakarta, Rabu (16/8/2017). Bangunan dua lantai bergaya arsitektur art deco tersebut dirancang oleh seorang arsitek Belanda bernama J.F.L Blankenberg. Dulunya, bangunan seluas 1.138 meter persegi yang berdiri di tanah seluas 3.914 meter persegi. KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJOBangunan Museum Perumusan Naskah Proklamasi Jakarta di Jalan Imam Bonjol Nomor 1, Jakarta, Rabu (16/8/2017). Bangunan dua lantai bergaya arsitektur art deco tersebut dirancang oleh seorang arsitek Belanda bernama J.F.L Blankenberg. Dulunya, bangunan seluas 1.138 meter persegi yang berdiri di tanah seluas 3.914 meter persegi.
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Dini hari sekitar pukul 02.00 pada tanggal 17 Agustus 1945, suasana ramai di rumah Laksamana Tadashi Maeda masih belum sirna.

Tokoh-tokoh Indonesia seperti Soekarno, Mohammad Hatta, Ahmad Soebardjo, Sukarni, Burhanuddin Muhammad Diah berkumpul di ruang makan rumah Maeda.

Mereka duduk membicarakan ikhwal kemerdekaan Indonesia yang bakal diproklamirkan pada pagi hari.

(BACA: Unik, Berbekal Tenda Pasangan Suami Istri Ini Menginap di Museum)

Soekarno menuliskan teks proklamasi menggunakan tangan dan Hatta mendiktekan kata-kata untuk naskah. Waktu itu, naskah proklamasi diketik ulang oleh Sayuti Malik berdasarkan tulisan tangan Soekarno.

Setelah naskah proklamasi selesai diketik, Soekarno dan Hatta lantas pergi ke Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56. Tepat pukul 10.00 WIB, proklamasi kemerdekaan didengungkan oleh Soekarno sebagai tanda lepasnya Indonesia dari tangan penjajah.

Pengunjung tengah menuruni tangga Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jakarta, Rabu (16/8/2017)/ . Ruangan kecil di bawah tangga adalah tempat Sayuti Melik ditemani B.M Diah mengetik naskah Proklamasi yang sudah disetujui oleh para hadirin perumus naskah.KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Pengunjung tengah menuruni tangga Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jakarta, Rabu (16/8/2017)/ . Ruangan kecil di bawah tangga adalah tempat Sayuti Melik ditemani B.M Diah mengetik naskah Proklamasi yang sudah disetujui oleh para hadirin perumus naskah.
Rumah Laksamana Maeda, seorang Kepala Kantor Penghubung antara Angkatan Laut dengan Angkatan Darat Jepang menyisakan cerita sejarah kemerdekaan Indonesia.

(BACA: Masyarakat Ramaikan Acara di Museum Perumusan Naskah Proklamasi)

Di sanalah, naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia diketik menggunakan mesin tik hasil pinjaman.

Bekas rumah Laksamana Maeda saat ini menjadi Museum Perumusan Naskah Proklamasi terletak di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Lokasinya terletak di Jalan Imam Bonjol Nomor 1.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X