Kompas.com - 20/08/2017, 15:27 WIB
Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Ir Wiratno, M.Sc (kanan) bersama Bupati Sumba Timur Drs Gidion Mbilijora, M.Si (tengah) dan Kepala Balai TN Matalawa, Maman Surahman, S.Hut, M.Si (kiri) menandatangani naskah sambutan buku, Sabtu (19/8/2017). ARSIP TAMAN NASIONAL MATALAWA SUMBADirektur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Ir Wiratno, M.Sc (kanan) bersama Bupati Sumba Timur Drs Gidion Mbilijora, M.Si (tengah) dan Kepala Balai TN Matalawa, Maman Surahman, S.Hut, M.Si (kiri) menandatangani naskah sambutan buku, Sabtu (19/8/2017).
|
EditorI Made Asdhiana

Untuk pengembangan konsep tersebut, Mbilijora mengajak semua pihak terutama Balai Taman Nasional MataLawa untuk tetap sinergi bersama-sama Pemerintah Daerah dalam mengelola kawasan.

Dalam acara tersebut secara simbolis Dirjen KSDAE didampingi Bupati Sumba Timur, Gidion Mbilijora menyerahkan bantuan satu unit mesin penggiling kopi kepada Pejabat Kepala Desa Persiapan Laputi, Leonardus M Anaung.

Setelah menerima bantuan, perwakilan dari kelompok masyarakat, Leonardus mengungkapkan rasa bahagia dengan mengucap syukur dan rasa terima-kasih kepada Dirjen KSDAE yang telah memberikan bantuan.

Ia sangat yakin bahwa mesin penggiling kopi yang diberikan akan digunakan dengan sebaik-baiknya oleh kelompok masyarakat “Kanjailu”, sehingga bisa memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat di Desa Persiapan Laputi.

Kepala Balai TN MataLawa Sumba, Maman Surahman kepada KompasTravel, Sabtu (19/8/2017) menjelaskan, kunjungan Dirjen KSDAE ke Pulau Sumba untuk melihat potensi yang dapat dikembangkan di kawasan TN MataLawa sekaligus membuka secara resmi lomba memotret dan mengamati burung endemik Pulau Sumba yang diikuti belasan peserta dari berbagai wilayah di Indonesia.

"Ada kompetisi memotret burung endemik Pulau Sumba yang ikuti dari berbagai peserta di Indonesia, baik pengamat burung, fotografer di Indonesia," katanya.

Salah satu peserta Kompetisi Lomba Foto Burung dari Flores, Yohanes Jehabut kepada KompasTravel, Jumat (18/8/2017) mengungkapkan dirinya sangat tertarik dengan alam dan dunia burung.

"Saya sering memotret burung di alam bebas, juga di kawasan hutan di Pulau Flores," katanya.

"Saya bangga bisa mengikuti pertandingan ini sekaligus saya melakukan survei untuk mempromosikan keunikan burung endemik Pulau Sumba. Sekaligus mencari peluang untuk membuat paket perjalanan wisata di Pulau Sumba untuk mengamati burung endemik Sumba," katanya.

Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Ir Wiratno, M.Sc (kiri) menyerahkan sebuah plakat kepada warga Sumba, Sabtu (19/8/2017). ARSIP TAMAN NASIONAL MATALAWA SUMBA Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Ir Wiratno, M.Sc (kiri) menyerahkan sebuah plakat kepada warga Sumba, Sabtu (19/8/2017).
Jehabut, Pendiri Kampung Ekologi Mbeling, Desa Gurung Liwut, Kecamatan Borong, Manggarai Timur, menjelaskan turis asing saat suka dengan wisata ekologi.

Menurut Jehabut mereka senang berkeliling di persawahan di areal pertanian di Flores serta mengamati burung endemik di Pulau Flores.

"Saya sudah menjual paket wisata ekologi Mbeling di Pulau Flores. Hasilnya, warga merasakan kunjungan wisatawan karena wisatawan langsung menginap di rumah warga. Terjadi pertukaran ilmu pengetahuan dan budaya antara orang lokal dengan orang asing. Sudah banyak turis berwisata ekologi Mbeling di Manggarai Timur," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Stasiun Pasar Senen dan Gambir Jakarta Kini Punya Hutan Mini Instagramable

Stasiun Pasar Senen dan Gambir Jakarta Kini Punya Hutan Mini Instagramable

Travel Update
Homestay di Labuan Bajo Fokus Tingkatkan Kualitas Jelang G20

Homestay di Labuan Bajo Fokus Tingkatkan Kualitas Jelang G20

Travel Update
Blue Pass untuk Turis Travel Bubble Bisa Lacak Kontak Erat Covid-19

Blue Pass untuk Turis Travel Bubble Bisa Lacak Kontak Erat Covid-19

Travel Update
Artotel Thamrin-Jakarta Tawarkan Sensasi Staycation Bertema Singapura

Artotel Thamrin-Jakarta Tawarkan Sensasi Staycation Bertema Singapura

Travel Update
Hari Kelima Travel Bubble Singapura-Indonesia, Turis Asing Masih Sepi

Hari Kelima Travel Bubble Singapura-Indonesia, Turis Asing Masih Sepi

Travel Update
Studio Ghibli akan Buka Ghibli Park di Jepang pada November 2022

Studio Ghibli akan Buka Ghibli Park di Jepang pada November 2022

Travel Update
Jangan Lakukan 3 Kesalahan Umum Ini Saat Bikin Paspor via M-Paspor

Jangan Lakukan 3 Kesalahan Umum Ini Saat Bikin Paspor via M-Paspor

Travel Tips
8 Pecinan di Indonesia yang Penuh Sejarah

8 Pecinan di Indonesia yang Penuh Sejarah

Jalan Jalan
Cara Mengurus Paspor di Kantor Imigrasi Setelah Daftar via M-Paspor

Cara Mengurus Paspor di Kantor Imigrasi Setelah Daftar via M-Paspor

Travel Tips
Turis Asing Boleh Masuk Abu Dhabi, Uni Emirat Arab Tanpa Booster Vaksin

Turis Asing Boleh Masuk Abu Dhabi, Uni Emirat Arab Tanpa Booster Vaksin

Travel Update
Autograph Tower, Gedung Tertinggi di Indonesia yang Hampir Rampung

Autograph Tower, Gedung Tertinggi di Indonesia yang Hampir Rampung

Jalan Jalan
Rute ke Puncak Argopura Ketep Pass dari Kota Magelang, Cuma 1 Jam

Rute ke Puncak Argopura Ketep Pass dari Kota Magelang, Cuma 1 Jam

Travel Tips
Rute ke Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Dekat Pusat Kota

Rute ke Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Dekat Pusat Kota

Travel Tips
Wisata Gunung Batur Bali, Bisa Makan Telur yang Dimasak dari Panas Bumi

Wisata Gunung Batur Bali, Bisa Makan Telur yang Dimasak dari Panas Bumi

Jalan Jalan
Cara Bayar Paspor di M-Paspor via ATM, M-Banking, dan Internet Banking

Cara Bayar Paspor di M-Paspor via ATM, M-Banking, dan Internet Banking

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.