Dari Latte sampai Espresso, Ini Cara Bedakan 5 Jenis Kopi Modern

Kompas.com - 21/08/2017, 20:03 WIB
Coffee Cappuccino dan Soya Late di Coffee Shop No 27, Jogjakarta, Minggu (6/8/2017). KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELCoffee Cappuccino dan Soya Late di Coffee Shop No 27, Jogjakarta, Minggu (6/8/2017).
|
EditorSri Anindiati Nursastri

JAKARTA, KOMPAS.com - Pernahkah Anda bingung saat memesan kopi di kedai kopi modern atau kafe? Biasanya dalam menu tertulis latte, cappuccino, picolo, dan beragam jenis olahan kopi lainnya.

Viki Rahardja, seorang barista senior Indonesia sekaligus pemenang Latte Art World Championship 2014 mengatakan bahwa ada dua jenis penyajian kopi secara garis besar. Yaitu kopi modern dan kopi hitam.

" Kopi hitam itu potensi kafein pasti lebih banyak, tapi (kopi)  yang modern kandungan gula dan lemaknya yang banyak. Kopi tubruk tidak ada lemak kecuali kalau pake gula," ujar Viki kepada KompasTravel beberapa waktu lalu.

BACA: Ini Rekomendasi Kopi Terbaik Indonesia yang Harus Anda Coba

Kopi modern merupakan campuran dari beberapa bahan selain kopi. Seperti susu, foam, moka, dan cokelat. Berikut lima jenis kopi modern yang umum ditemukan di kedai kopi.

1. Espresso

Espresso merupakan kopi modern yang paling kuat kadar kopinya (very strong). Espresso merupakan ekstrak biji kopi murni tanpa campuran. Rasanya sudah pasti pahit, dengan tingkat kekentalannya tergantung dari biji kopi yang digunakan. Espresso biasa dikonsumsi dalam cangkir kecil.

BACA: Suka Ngopi? Ini Cara Benar Membuat Kopi Tubruk

2. Macchiato

Macchiato merupakan espresso yang diberi campuran susu foam. Foam atau susu yang di-steam sendiri kadarnya sedikit, sehingga rasanya tetap strong.

"Foam di macchiato, susunya hanya dua sampai tiga sendok aja. Sebenarnya, ini untuk orang yang suka espresso tapi lagi mau dikasih susu sedikit," terang Viki.

Pembuatan latte art oleh Viki Rahardja barista senior Indonesia, pemenang Latte Art Wold Championship 2014, saat peresmian gerai MAXX Corner, Plaza Semanggi, Rabu (16/8/2017) lalu.KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Pembuatan latte art oleh Viki Rahardja barista senior Indonesia, pemenang Latte Art Wold Championship 2014, saat peresmian gerai MAXX Corner, Plaza Semanggi, Rabu (16/8/2017) lalu.
3. Piccolo

Piccolo memiliki kadar susu yang lebih banyak dibanding dua "teman" sebelumnya. Kopinya menggunakan ristretto yang merupakan ekstraksi terbaik dari espresso. Hal ini menjadikan kopi lebih lembut dan tidak terlalu asam, tapi prosesnya lebih lama.

"Piccolo kadar susu dalam foam lebih banyak. Tastenya lebih ke small coffee, tidak strong," ujar Viki.

BACA: Tips Menyimpan Kopi Agar Tetap Nikmat

4. Cappucino

Ini dia yang sajian kopi modern yang populer karena mudah ditemui, bahkan kini tersaji dalam bentuk instan. Cappucino pada dasarnya merupakan kopi susu yang juga diberi foam.

"Espresso dikasih susu, dikasih lagi foam dari susu, jadi creamy milky coffee. Tapi susunya sama kopinya seimbang," terang Viki.

5. Latte

Sama dengan cappucino, latte pada dasarnya ialah kopi susu. Latte diberi foam dari susu yang sudah di-steam. Kadar susunya paling banyak, barista menyebut komposisinya dengan very milky coffee.

Tentunya kadar lemak di latte paling banyak dibandingkan kopi macchiato, piccolo, espresso dan cappucino.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X