Liburan ke Yogyakarta, Datangi Malioboro Sabtu Nanti

Kompas.com - 24/08/2017, 19:36 WIB
Suasana jalur pedestrian di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, DIY, Sabtu (3/6/2017). KOMPAS.COM/TEUKU MUH GUCI S Suasana jalur pedestrian di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, DIY, Sabtu (3/6/2017).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com – Bingung tak memiliki agenda ketika berlibur di Yogyakarta pada akhir pekan ini? Datangi kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, Sabtu (26/8/2017). Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta akan menyelenggarakan Pawai Pembangunan di Jalan Malioboro pukul 15.00 WIB.

Kabid Humas Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) DIY, Amiarsi Harwani, mengatakan, pawai pembangunan itu diikuti 53 peserta atau sekitar 2.500 orang.

(BACA: Inilah 13 Titik Wi-Fi Gratis di Sepanjang Malioboro)

Peserta yang terlibat pawai itu merupakan pelajar, pasukan pengibar bendera, kelompok drum band, pegawai kecamatan, pegawai kelurahan, organisasi perangkat daerah, TNI, Polri, lembaga swasta, dan sanggar-sanggar kesenian.

"Tidak ketinggalan pula kelompok sepatu roda serta kendaraan hias. Turut memeriahkan dalam setiap pelaksanaan Pawai Pembangunan adalah Drum Band Gita Dirgantara Akademi Angkatan Udara," ujar Amiarsi ketika ditemui di kantor Kepatihan, Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, Kamis (24/8/2017).

Untuk mempermudah dan memperlancar pelaksanaan, menurut Amiarsi, peserta pawai terbagi menjadi tiga kelompok. Adapun para peserta berkumpul di halaman Gedung DPRD DIY, Dinas Pariwisata DIY, halaman Inna Garuda Hotel dan Taman Parkir Abu Bakar Ali.

(BACA: Bersama Merawat Malioboro)

Menurut Amiarsi, mereka akan pawai sesuai kategori dan urutannya. "Sedangkan panggung kehormatan berada di depan Istana Kepresidenan Gedung Agung," katanya.

Amiarsi memaparkan, pawai pembangunan diadakan untuk memberikan hiburan kepada masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta di akhir pekan nanti. Selain itu juga untuk memperlihatkan kepada masyarakat aktualisasi pembangunan serta sebagai sarana hiburan, promosi, dan daya tarik wisata.

"Pawai pembangunan ternyata juga menjadi daya tarik bagi peserta untuk selalu diselenggarakan setiap tahunnya," kata Amiarsi.

Sebanyak 27 pelaku seni dan budaya yang tergabung dalam sanggar, grup, dan kelompok mengikuti pawai di Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, Kamis (27/7/2017). Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) ke-29 digelar mulai 27 Juli 2017 sampai 13 Agustus 2017.KOMPAS.COM/TEUKU MUH GUCI S Sebanyak 27 pelaku seni dan budaya yang tergabung dalam sanggar, grup, dan kelompok mengikuti pawai di Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, Kamis (27/7/2017). Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) ke-29 digelar mulai 27 Juli 2017 sampai 13 Agustus 2017.
"Para peserta juga berharap untuk penyelenggaraan di tahun mendatang sebagai ajang lomba kreativitas bagi peserta sehingga dapat lebih menjadi daya pikat dan daya tarik untuk mengikuti penyelenggaraan pawai pembangunan sehingga dapat lebih semarak," kata Amiarsi.

Menurut Amiarsi, sejumlah ruas jalan menuju kawasan Malioboro akan ditutup total bagi semua jenis kendaraan mulai pukul 15.00 karena pawai tersebut.

Seluruh rangkaian pawai pembangunan kemungikinan baru berakhir pada pukul 17.30 WIB. "Kegiatan ini juga sebagai rangkaian dari peringatan hari Kemerdekaan Republik Indonesia," kata Amiarsi.

Mengacu pada tema perayaan hari kemerdekaan, yaitu Kerja Bersama, maka Pawai Pembangunan Tahun 2017 ini mengambil tema "Dengan Kerja Bersama Kita Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Masyarakat DIY."



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X