Kompas.com - 27/08/2017, 20:06 WIB
|
EditorSri Anindiati Nursastri

BACA: Nasi Kropokhan, Kuliner Raja Demak yang Terlupakan

 

Mbah Sudiyah (75) pembuat jamu bubur coro yang juga berjualan di pasar Wonokerto, Kecamatan Karangtengah, Demak, mengatakan bahwa ada cara khusus untuk mengolah bahan bahan jamu coro yang terdiri dari santan kelapa, gula merah, garam halus, kayu manis , cengkeh, jahe, lengkuas dan daun pandan.

Santan direbus di atas api sedang bersama daun pandan, diaduk hingga mendidih. Kemudian masukkan semua bahan lainnya kedalam rebusan santan hingga tercium aroma harum.

"Sadeyan niki pun awit nderek Mae. Kula nglanjutke mawon. Eman - eman resepe nek ical, boten sembarang tiyang saged damel bubur jamu coro ( jualan bubur jamu coro sejak masih ikut ibu. Saya melanjutkan saja. Sayang kalau resep warisan ini hilang, tidak semua orang bisa membuat bubur jamu coro)," tekad Mbah Sudiyah.

 

Mbah Sudiyah menuturkan rutinitasnya setiap hari bangun pukul 01.00 WIB dini hari untuk sholat tahajud, kemudian pukul 02.00 WIB baru membuat bubur jamu coro sampai pukul 04.30 WIB.

Selepas shalat subuh, ia baru pergi jualan. Rata-rata kalau dagangannya habis, Mbah Sudiyah akan mendapatkan untung Rp. 50.000. 

"Lumayan kagem nyambung urip kaleh jajan putu. (Lumayan bisa untuk menyambung hidup dan buat jajan cucu)," katanya.

Jika orang dewasa memburu bubur jamu coro untuk kebugaran tubuhnya, maka anak-anak biasanya menyerbu gulali yaitu makanan semacam permen yang terbuat dari karamel dan dililitkan di sebilah bambu seukuran jari kelingking. Para penjual bubur jamu coro biasanya membawa gulali sebagai pelengkap dagangan.

"Enak, kayak lolipop tapi rasanya ndak manis banget," seru Rakreyan, siswa SD Karangsari.

BACA: Nikmatnya Pizza Khas Demak, Beda dengan Pizza yang Lain

 

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenang 16 Tahun Gempa Yogya, Bisa Kunjungi Monumen Gempa di Bantul

Kenang 16 Tahun Gempa Yogya, Bisa Kunjungi Monumen Gempa di Bantul

Jalan Jalan
5 Cara Menolong Orang yang Terseret Arus Sungai

5 Cara Menolong Orang yang Terseret Arus Sungai

Travel Update
5 Persiapan Sebelum Berenang di Sungai, Sedia Perlengkapan

5 Persiapan Sebelum Berenang di Sungai, Sedia Perlengkapan

Travel Tips
Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam Hari 

Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam Hari 

Jalan Jalan
Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Travel Update
Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

Travel Update
Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

Travel Update
Daya Tarik Baru Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Ada Sungai Bawah Tanah

Daya Tarik Baru Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Ada Sungai Bawah Tanah

Jalan Jalan
Mengenal Sungai Aare, Sungai Terpanjang di Swiss dari Pegunungan Alpen

Mengenal Sungai Aare, Sungai Terpanjang di Swiss dari Pegunungan Alpen

Travel Update
Camping di Bukit Golo Nawang, Manggarai NTT, Lihat Indahnya Sunrise

Camping di Bukit Golo Nawang, Manggarai NTT, Lihat Indahnya Sunrise

Jalan Jalan
Cara Selamatkan Diri Saat Hanyut di Sungai, Jangan Lawan Arus

Cara Selamatkan Diri Saat Hanyut di Sungai, Jangan Lawan Arus

Travel Tips
7 Kafe di Trawas Mojokerto yang Buka Malam Hari, Bisa buat Nongkrong dan Ngopi

7 Kafe di Trawas Mojokerto yang Buka Malam Hari, Bisa buat Nongkrong dan Ngopi

Travel Promo
Yogyakarta Maksimalkan Wisata Kotabaru, Jalur Skuter Listrik hingga Perawatan Wajah

Yogyakarta Maksimalkan Wisata Kotabaru, Jalur Skuter Listrik hingga Perawatan Wajah

Travel Update
Jalan Raya di Jepang Ini Tak Bisa Dilewati Kendaraan, Ini Sebabnya

Jalan Raya di Jepang Ini Tak Bisa Dilewati Kendaraan, Ini Sebabnya

Travel Update
5 Jembatan Gantung Unik di Pulau Jawa, Suguhkan Pemandangan Indah

5 Jembatan Gantung Unik di Pulau Jawa, Suguhkan Pemandangan Indah

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.