Kompas.com - 29/08/2017, 16:14 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Maskapai penerbangan Singapore Airlines, Qatar, dan Emirates menjadi pesaing berat Garuda Indonesia untuk rute Jakarta-London. Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua Asosiasi Perusahaan Penjual Tiket Penerbangan (Astindo), Rudiana.

"Kalau dipersentase, turis Indonesia juga cukup puas sama Garuda Indonesia, tapi yang lebih banyak menjadi pilihan, kita harus akui seperti Singapore Airlines, Emirates, dan Qatar menjadi pesaing berat," ujar Rudiana saat dihubungi KompasTravel, Kamis (13/7/2017) lalu.

(BACA: Rute Jakarta-London Garuda Indonesia Jadi Dua Kali Seminggu?)

Ia menyebut maskapai-maskapai tersebut memiliki jadwal penerbangan ke Inggris yang lebih beragam dibanding Garuda Indonesia. Selain itu, promo-promo yang ditawarkan oleh maskapai pesaing Garuda Indonesia juga lebih bervariasi.

Bus dengan stiker Wonderful Indonesia tampak di jalanan London pada Rabu (16/11/2016). Jalu W Wirajati/Kompas.com Bus dengan stiker Wonderful Indonesia tampak di jalanan London pada Rabu (16/11/2016).
"Untuk rute Eropa memang persaingan ketat dan sangat bersaing dengan airlines lain. Terutama dengan tetangga kita Singapore Airlines dan Cathay Pacific yang lebih banyak pilihannya dan schedule-nya. Belum lagi ditambah dengan middle east airlines, jadi tambah ketinggalan lah Garuda kita," jelasnya.

(BACA: Kunjungan Turis Inggris ke Indonesia Naik 30 Persen)

Menurut Rudiana, Garuda Indonesia seharusnya masih bisa bersaing di rute Eropa dengan promosi dan harga yang lebih terjangkau.

Pasalnya, potensi pasar Eropa terbilang masih besar. Sementara, tingkat kunjungan turis Inggris ke Indonesia meningkat dari tahun ke tahun.

Pesawat Emirates dengan nomor penerbangan EK 398 dari Dubai tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Rabu (3/6/2015) malam.ARSIP EMIRATES Pesawat Emirates dengan nomor penerbangan EK 398 dari Dubai tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Rabu (3/6/2015) malam.
Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana mengatakan perkembangan turis Inggris tercatat mengalami kenaikan sebanyak hingga 30 persen.

"Faktor kenaikannya karena bebas visa. Tapi kami belum tahu itu turis Inggris datang langsung dari Eropa atau tidak. Namun, yang jelas peningkatannya luar biasa," kata Pitana saat dihubungi KompasTravel, Senin (28/8/2017).

Data Kementerian Pariwisata yang diolah dari Berita Resmi Statistik Badan Pusat Stastistik (BRS BPS) mencatat jumlah kunjungan turis Inggris pada tahun 2015 sebanyak 280.198 orang. Sementara, pada sepanjang tahun 2016 ada 328.882 turis Inggris berkunjung ke Indonesia.

Kunjungan wisman di Pura Goa Gajah, Gianyar, Bali. KOMPAS.com/SRI LESTARI Kunjungan wisman di Pura Goa Gajah, Gianyar, Bali.
Senior Manager Public Relation Garuda Indonesia, Iksan Rosan saat dihubungi KompasTravel, Senin (28/8/2017), mengatakan hingga saat ini Garuda Indonesia melayani penerbangan Jakarta-London via Singapura sebanyak tiga kali seminggu.

Ia menambahkan tingkat keterisian kursi rute Jakarta-London selama bulan Juli tahun 2017 sebanyak 75 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.