Semalam di Wae Rebo, Desa di Atas Awan...

Kompas.com - 02/09/2017, 07:03 WIB
Upacara peringatan HUT ke-72 Kemerdekaan Indonesia di perkampungan adat tradisional Wae Rebo di dataran tinggi Manggarai, NTT, Kamis (17/8/2017). KOMPAS.com / SANDRO GATRAUpacara peringatan HUT ke-72 Kemerdekaan Indonesia di perkampungan adat tradisional Wae Rebo di dataran tinggi Manggarai, NTT, Kamis (17/8/2017).
Penulis Sandro Gatra
|
EditorSri Anindiati Nursastri

FLORES, KOMPAS.com - Menyepi dan intim dengan alam. Hal itulah yang penulis rasakan saat mengunjungi Desa Wae Rebo di Kabupaten Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur, beberapa waktu lalu.

Wae Rebo merupakan kampung adat tradisional yang sudah terkenal hingga mancanegara.

Untuk melihat eksotisme Desa Wae Rebo tidaklah mudah. Butuh perjuangan lantaran lokasinya di lembah pegunungan Manggarai.

Wae Rebo berada pada ketinggian 1.100 meter di atas permukaan laut sehingga dijuluki desa di atas awan.

Saya berkesempatan bermalam di Wae Rebo bersama rombongan Jelajah Sepeda Flores yang digelar Kompas.

BACA: Wae Rebo, Kearifan yang Memesona

Menuju Wae Rebo, rombongan memulai start etape V dari Ruteng pada 16 Agustus 2017. Ruteng adalah wilayah terdekat dari Wae Rebo yang memiliki bandara.

Apabila tidak ada penerbangan menuju Ruteng, bisa juga menggunakan mobil dari Labuan Bajo.

Dari Ruteng, kami gowes hingga tengah hari. Setelah makan siang, perjalanan dilanjutkan naik truk kayu yang sudah dimodifikasi.

Papan-papan kayu dipasang di dalam truk yang dijadikan tempat duduk. Truk semacam ini biasa dipakai untuk transportasi masyarakat setempat.

Desa Wae Rebo berada di barat daya kota Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.BARRY KUSUMA Desa Wae Rebo berada di barat daya kota Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.
Kami tiba sekitar pukul 15.00 Wit di Desa Denge, tempat terakhir yang bisa dilewati kendaraan. Truk tidak dapat melewati jalan yang rusak parah.

Di sana, puluhan tukang ojek yang merupakan warga sekitar sudah menunggu kami. Tukang ojek akan mengantarkan tamu ke Pos I Wae Lomba sejauh sekitar 4 KM dengan jalur menanjak. Biaya ojek Rp 25.000.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X