Dari Gitar hingga Ransel, Kisah Pramugari Urusi Bagasi Kabin Pesawat

Kompas.com - 08/09/2017, 06:41 WIB
Pesawat Garuda Indonesia di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (13/2/2015). KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANAPesawat Garuda Indonesia di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (13/2/2015).
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat pergi menggunakan pesawat, ada beberapa barang bawaan dengan syarat tertentu yang bisa dibawa ke dalam kabin pesawat. Salah satu syaratnya adalah ukuran barang.

Seorang pramugari yang bekerja di wilayah Indonesia dan ke luar negeri dan gak mau disebutkan namanya kepada KompasTravel bercerita tentang pengalaman terkait barang-barang yang biasa dibawa penumpang ke dalam kabin pesawat.

Menurutnya, barang-barang yang biasa dibawa ke dalam kabin adalah tas, laptop, dan oleh-oleh.

(BACA: Apa Saja Kesalahan Penumpang di Pesawat? Ini Jawaban dari Pramugari)

"Kalau bagasi bisa kita liat dari daerah keberangkatan. Ada daerah-daerah yang memang kalau kita terbang dari sana sebagai pramugari sudah harus siapin mental karena mengurusi bagasi yang berat-berat atau besar-besar. Kadang kita geser saja tuh ga bisa bergerak tasnya," ujarnya.

Bahkan, lanjutnya, ada penumpang yang pernah membawa tas ransel untuk mendaki gunung. Menemukan kejadian itu, ia sempat bingung dengan kapasitas bagasi kabin untuk penumpang lain.

"Saya jadi bingung (lihat penumpang bawa ransel besar) bagaimana menyimpan tas penumpang yang lainnya kalau ransel dia saja sudah mengambil satu kompartemen kabin bagasi," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

(BACA: Dorong Pramugari, Ini Kronologi Penurunan Penumpang dari Pesawat Citilink)

Selama bertugas sebagai pramugari, ia juga pernah menemukan penumpang yang membawa gitar ke dalam kabin pesawat. Hal itu tentu membingungkannya saat akan mengatur barang bawaannya ke dalam bagasi kabin.

"Itu kasus sama seperti kejadian penumpang yang ransel naik gunung ke dalam kabin. Ada pernah grup musik bawa alat-alat musiknya ke dalam pesawat. Itu kompartemen di atas beberapa baris diisi buat alat musiknya," katanya.

Pesawat TransNusa di Bandara El Tari, Kupang, Nusa Tenggara Timur, Minggu (31/5/2015).KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Pesawat TransNusa di Bandara El Tari, Kupang, Nusa Tenggara Timur, Minggu (31/5/2015).
Ia pun menyebut bila melakukan penerbangan dari Medan dan Padang, bagasi kabin juga akan terisi penuh. Hal itu karena banyak penumpang yang membeli oleh-oleh dari dua daerah tersebut.

Dengan keadaan begitu, ia sering menemukan bagasi kabin pesawat penuh. Ia mau tak mau mencoba menyarankan untuk menaruh barang bawaan yang tak tertampung bagasi kabin pesawat di bawah tempat duduk penumpang.

"Kalau semua orang masing-masing bawa satu, gak perlu ada penumpang lain yang bagasinya dikargoin," tutupnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisata Pinus Sari Mangunan Sulit Akses Internet, Pemkab Bantul Upayakan Penguat Sinyal

Wisata Pinus Sari Mangunan Sulit Akses Internet, Pemkab Bantul Upayakan Penguat Sinyal

Travel Update
Tarik Turis Kanada, Indonesia Bisa Jual Paket Bulan Madu Ramah Muslim

Tarik Turis Kanada, Indonesia Bisa Jual Paket Bulan Madu Ramah Muslim

Travel Update
Gen Z Muslim Tak Khawatir Kulineran Saat Jalani Wisata Ramah Muslim

Gen Z Muslim Tak Khawatir Kulineran Saat Jalani Wisata Ramah Muslim

Travel Update
Wisata Kuliner di Floating Market Lembang Bandung Selama PPKM, Bawa Kartu Vaksin

Wisata Kuliner di Floating Market Lembang Bandung Selama PPKM, Bawa Kartu Vaksin

Travel Update
Pinus Sari Mangunan Terapkan Ganjil Genap untuk Wisatawan Mulai 17 September

Pinus Sari Mangunan Terapkan Ganjil Genap untuk Wisatawan Mulai 17 September

Travel Update
Gara-gara PPKM, Kunjungan Turis Asing ke Jakarta Turun 82 Persen

Gara-gara PPKM, Kunjungan Turis Asing ke Jakarta Turun 82 Persen

Travel Update
Itinerary 3 hari 2 malam di Pekanbaru, Ada Rainbow Hills Rumbai

Itinerary 3 hari 2 malam di Pekanbaru, Ada Rainbow Hills Rumbai

Itinerary
Bangkok di Thailand Bakal Terima Turis Asing pada 15 Oktober 2021

Bangkok di Thailand Bakal Terima Turis Asing pada 15 Oktober 2021

Travel Update
Pemkot Yogyakarta Kembangkan Aplikasi, Dorong Pokdarwis Bersaing dengan Pengusaha Wisata

Pemkot Yogyakarta Kembangkan Aplikasi, Dorong Pokdarwis Bersaing dengan Pengusaha Wisata

Travel Update
PPKM Level 2 dan Percepatan Vaksinasi Tingkatkan Okupansi Hotel di Semarang

PPKM Level 2 dan Percepatan Vaksinasi Tingkatkan Okupansi Hotel di Semarang

Travel Update
Thailand Bakal Sambut Turis Asing Bervaksin Covid-19 Mulai 1 Oktober

Thailand Bakal Sambut Turis Asing Bervaksin Covid-19 Mulai 1 Oktober

Travel Update
Menparekraf Sandiaga Ajak Pemimpin ASEAN Kerja Sama dalam Menyambut Turis Asing

Menparekraf Sandiaga Ajak Pemimpin ASEAN Kerja Sama dalam Menyambut Turis Asing

Travel Update
Baju Adat Gorontalo, Pakaian Menparekraf Sandiaga saat Penyerahan Bantuan Kemenparekraf

Baju Adat Gorontalo, Pakaian Menparekraf Sandiaga saat Penyerahan Bantuan Kemenparekraf

Jalan Jalan
5 Oleh-oleh Kesenian Khas Bandung, Wayang Golek hingga Angklung

5 Oleh-oleh Kesenian Khas Bandung, Wayang Golek hingga Angklung

Jalan Jalan
Mal Taman Anggrek Pecahkan Rekor Muri, Layani Vaksinasi Covid-19 dengan Peserta Terbanyak

Mal Taman Anggrek Pecahkan Rekor Muri, Layani Vaksinasi Covid-19 dengan Peserta Terbanyak

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.