Konser Wonderful Indonesia di Atambua, Slank Ajak Timor Leste Datang

Kompas.com - 08/09/2017, 07:39 WIB
Grup band Slank dalam jumpa pers tur Silahturahmi: Merajut Kebangsaan di Potlot, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (5/9/2017). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNGGrup band Slank dalam jumpa pers tur Silahturahmi: Merajut Kebangsaan di Potlot, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (5/9/2017).
EditorI Made Asdhiana

ATAMBUA, KOMPAS.com - Pemain drum Slank, Bimo Setiawan Almachzumi yang akrab disapa Bimbim "Slank" mengajak para penggemarnya hadir di Atambua, 22 September 2017.

Band Slank secara khusus meminta negara tetangga Timor Leste untuk hadir di Lapangan Umum Simpang Lima Atambua, Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat, 22 September 2017 dalam perhelatan Konser Wonderful Indonesia.

(BACA: Masyarakat Perbatasan Padati Arena Konser Dangdut di Entikong)

Bimbim mengatakan, konser yang digelar Kementerian Pariwisata (Kemenpar) itu bisa dijadikan ajang silaturahmi antardua negara Indonesia dengan Timor Leste. Slank mengajak masyarakat Timor Leste untuk datang dan menyaksikan Wonderful Indonesia di Atambua.

"Pariwisata di Atambua sangat berpotensi dan masyarakatnya juga sangat welcome dengan negara tetangga (Timor Leste). Ayo, ke Indonesia, Slank akan tampil di Atambua," kata Bimbim dalam siaran pers Kemenpar, Kamis (7/9/2017).

(BACA: Mau Nonton Lomba Pacuan Kuda di Pinggir Pantai? Kunjungi Pulau Timor)

Slank rencananya akan tampil sebagai bintang utama dan akan menyanyikan beberapa lagu andalan. Sebelumnya juga akan tampil band-band lokal dari Atambua dan NTT, untuk konser itu sendiri akan dimulai pukul 18.00.

Warga melintasi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain di Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Senin (17/7/2017). PLBN itu berada di perbatasan NTT dengan Timor Leste. KOMPAS/DEWI INDRIASTUTI Warga melintasi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain di Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Senin (17/7/2017). PLBN itu berada di perbatasan NTT dengan Timor Leste.
Kepala Dinas Pariwisata Belu, NTT, Johanes Andes Prihatin sudah mempersiapkan konser tersebut. Dia berharap, konser ini membawa dampak besar terhadap pariwisata di Atambua khususnya dan di Belu, NTT secara keseluruhan.

”Bahkan tahun depan atau secepatnya kami sudah mengkonsep dengan konser yang cukup besar, bisa satu minggu lamanya. Seperti skema festival musik di luar negeri yakni Woodstock. Ini akan banyak mendatangkan wisatawan. Semoga Slank menjadi pemantik konser-konser kami yang lebih besar di Atambua,” ujar Johanes Andes Prihatin.

Johanes mengatakan, Atambua sebenarnya sangat potensial dijadikan kota festival karena memiliki sarana wisata yang mumpuni.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X