Kompas.com - 11/09/2017, 15:20 WIB
Lima dari 21 jenis sambal yang dihadirkan dalam Festival Sambal Nusantara, di Restoran Lara Djonggrang. KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIALima dari 21 jenis sambal yang dihadirkan dalam Festival Sambal Nusantara, di Restoran Lara Djonggrang.
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Sambal sepertinya sudah menjadi pendamping wajib makanan orang Indonesia. Tak heran, ragam budaya kuliner Indonesia banyak yang dibalut dengan lezatnya sambal dari masing-masing daerah.

Oleh karena itu, hampir setiap pulau di Indonesia memiliki ciri khas sambal tersendiri. Meski tak harus pedas rasanya, meski tak harus merah warnanya. Kuliner Indonesia memang sangat kaya.

(BACA: Suka Pedas? Jangan Lewatkan Festival Sambal Nusantara di Resto Ini)

Sejak September 2017 restoran kuliner nusantara Lara Djonggrang menyajikan 21 jenis sambal dari berbagai daerah Indonesia. 

Ke-21 sambal tersebut ialah sambal teri asin dari Sunda, sambal tempe dari Malang, sambal roa dari Manado, sambal kecombrang dari Jawa Timur, sambal terong ikan jambal dari Malang, sambal bajak dari Semarang, sambal lado mudo dari Minangkabau, sambal bawang dari Yogyakarta, sambal matah dari Bali, dan sambal dari beberapa daerah lainnya.

Sambal-sambal tersebut menghasilkan cita rasa yang beragam. Tak hanya pedas, tapi juga bercampur asam, asin, gurih, manis, hingga yang unik seperti rasa kecombrang.

(BACA: Kisah Sambal Bu Rudy yang Melegenda di Surabaya)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut sang juru masak di Resto Lara Djonggrang, Endang Kusuma, yang terpedas ialah sambal yang mengandung terasi dari Sunda. Seperti sambal leunca yang terdiri dari cabai, bawang merah, terasi dan leunca, lalu ada sambal asam cirebon, sambal kemangi, dan sambal petai.

Festival Sambal Lara DjonggrangKOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Festival Sambal Lara Djonggrang
"Kalau dari dapur, yang paling pedas sebenarnya bambal dari Sunda yang ketemu terasi dan asam, itu menghasilkan pedas yang paling pedas sebenarnya," ujar Endang pada KompasTravel, Kamis (7/9/2017).

KompasTravel sempat mencicipi sambal sambal tersebut, mulai yang manis, gurih, asam dan pedas tanpa menggunakan nasi ataupun lauk. Benar saja, yang menurut KompasTravel mendapat predikat terpedas ialah sambal asam cirebon.

Sambal ini terbuat dari racikan aneka cabai merah seperti cabai keriting dan cabai rawit merah, lalu asam jawa atau tamarin, terasi, garam, dan gula pasir.

Pedasnya begitu nendang di lidah berpadu rasa asam jawanya. Kendati begitu, sambal dengan kombinasi pedas asam juga memiliki rasa pedas yang amat kuat setelah berasa di mulut. Seperti samal mangga, dan yang lainnya.

Anda bisa mencicipi aneka sambal nusantara tersebut dalam rangkaian menu Festival Sambal Nusantara di Restoran Lara Djonggrang. Beralamat di Jalan Cik Di Tiro No.4, Menteng, Jakarta Pusat. Restoran ini buka mulai pukul 11.00 hingga 01.00 WIB.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Candramaya Pool and Resort, Tempat Wisata Baru Bernuansa Bali di Klaten

Candramaya Pool and Resort, Tempat Wisata Baru Bernuansa Bali di Klaten

Jalan Jalan
Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Wisata, Kunjungan ke Kota Batu dan Malang Naik

Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Wisata, Kunjungan ke Kota Batu dan Malang Naik

Travel Update
Wisata Gunungkidul Buka, Ribuan Wisatawan Kunjungi Pantai Baron

Wisata Gunungkidul Buka, Ribuan Wisatawan Kunjungi Pantai Baron

Travel Update
Seluruh Tempat Wisata Bantul Buka, Wisatawan Diimbau Gunakan Transaksi Nontunai

Seluruh Tempat Wisata Bantul Buka, Wisatawan Diimbau Gunakan Transaksi Nontunai

Travel Update
Beli Tiket Kereta Api Jarak Jauh Wajib Pakai NIK Mulai 26 Oktober 2021

Beli Tiket Kereta Api Jarak Jauh Wajib Pakai NIK Mulai 26 Oktober 2021

Travel Update
Mau Wisata Sejarah Sambil Menikmati Alam Bawah Laut? Coba Diving Bernuansa Perang Dunia II di Morotai

Mau Wisata Sejarah Sambil Menikmati Alam Bawah Laut? Coba Diving Bernuansa Perang Dunia II di Morotai

BrandzView
Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Naik Pesawat jika Ada Diskresi dari Satgas Covid-19

Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Naik Pesawat jika Ada Diskresi dari Satgas Covid-19

Travel Update
Panduan Berwisata ke Pos Bloc Jakarta, Jangan Datang Sore

Panduan Berwisata ke Pos Bloc Jakarta, Jangan Datang Sore

Travel Tips
Yogyakarta PPKM Level 2, Taman Pintar Mulai Dikunjungi Wisatawan

Yogyakarta PPKM Level 2, Taman Pintar Mulai Dikunjungi Wisatawan

Travel Update
5 Aktivitas Wisata di Pos Bloc Jakarta, Santai di Bean Bag sampai Foto-foto

5 Aktivitas Wisata di Pos Bloc Jakarta, Santai di Bean Bag sampai Foto-foto

Jalan Jalan
Wisata ke Pos Bloc Jakarta, Ada Apa Saja?

Wisata ke Pos Bloc Jakarta, Ada Apa Saja?

Jalan Jalan
3 Tempat Wisata Sekitar Kitagawa Pesona Bali Wonogiri, Ada Gunung Kelir

3 Tempat Wisata Sekitar Kitagawa Pesona Bali Wonogiri, Ada Gunung Kelir

Jalan Jalan
Rute Tercepat ke Kitagawa Pesona Bali, Kampung Bali di Wonogiri

Rute Tercepat ke Kitagawa Pesona Bali, Kampung Bali di Wonogiri

Travel Tips
Wisata Gunungkidul Resmi Dibuka

Wisata Gunungkidul Resmi Dibuka

Travel Update
3 Aktivitas di Kitagawa Pesona Bali Wonogiri, Lihat Pertunjukan Budaya

3 Aktivitas di Kitagawa Pesona Bali Wonogiri, Lihat Pertunjukan Budaya

Jalan Jalan

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.