Mendalami Arsitektur Unik Masjid Agung Cirebon

Kompas.com - 13/09/2017, 10:03 WIB
Gerbang utamanya terbuat dari susunan bata merah yang rapat dan tinggi. KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIAGerbang utamanya terbuat dari susunan bata merah yang rapat dan tinggi.
|
EditorSri Anindiati Nursastri

"Pintu ada sembilan melambangkan wali songo, dan ada yang pendek satu meter, ada yang dua meter tingginya. Itu buat masuk siapa saja, mau sultan mau wali, atau rakyat biasa tidak dibedakan dan tetap harus merunduk," ujar Mahfud, pemandu wisata kami hari itu.

Saat masuk ke dalam, barulah atap begitu menjulang tinggi. Tiang-tiang penyangga utama dari kayu jati, disebut saka guru, masih berdiri kokoh tanpa renovasi.

BACA: Pilihan Oleh-oleh yang Bisa Anda Bawa dari Cirebon

Ada area shalat khusus keluarga keraton, dinamakan kramba. Kramba terletak di bagian depan dan belakang masjid.

Begitu unik arsitektur masjid ini. Jadi buat Anda yang jalan-jalan ke Cirebon, jangan lupa mengunjungi keraton dan masjid bersejarah ini.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X