Kompas.com - 15/09/2017, 13:20 WIB
Turis berjalan santai di Pantai Pasir Putih Liang Mbala, Kelurahan Kota Ndora, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Flores, NTT, Minggu (13/8/2017). Flores sangat kaya dengan wisata alamnya. KOMPAS.COM/MARKUS MAKURTuris berjalan santai di Pantai Pasir Putih Liang Mbala, Kelurahan Kota Ndora, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Flores, NTT, Minggu (13/8/2017). Flores sangat kaya dengan wisata alamnya.
|
EditorI Made Asdhiana

Laurence sangat terkesan dengan penyambutan orang-orang Flores serta kemolekan alam dan budayanya. Banyak pantai indah dan unik, seperti pantai Liang Mbala, serta keunikan Danau Kelimutu.

Belum lagi kampung adat Gurusina dan Bena serta wisata ekologi di kampung Mbeling, Rehes, Desa Gurung Liwut. "Kami berwisata di persawahan-persawahan Mbeling. Kami trekking di persawahan Waenanga, Waeuwu, dan Waerebak serta menyisiri Golo Sisi di pinggir hutan Banggarangga," katanya.

"Selain menikmati pemandangan persawahan, kami juga disuguhkan dengan suara-suara burung endemik yang hanya ada di hutan Pulau Flores. Selain itu, kami live in di rumah-rumah warga di Mbeling. Mereka menyambut kami dengan makanan lokal," katanya.

Menurut Laurence, di Belgia mereka berhadapan dengan gedung-gedung pencakar langit serta jarang mandi di pantai. "Jadi alam Flores sangat luar biasa. Bahkan, di Belgia, jarang orang memberikan senyum saat berjumpa di jalan raya. Bahkan merasa asing satu sama lain,” katanya.

Laurence mengaku baru pertama kali mengunjungi Indonesia dan langsung ke Pulau Flores. Banyak hal baru yang mereka jumpai dalam perjalanan wisata di Pulau Flores, NTT, Indonesia.

Turis mancanegara di pantai pasir putih Liang Mbala, Kelurahan Kota Ndora, Kecamatan Borong, Manggarai Timur, Flores, Nusa Tenggara Timur, Minggu (13/8/2017). Turis mancanegara sangat suka dengan keaslian alam Flores. KOMPAS.COM/MARKUS MAKUR Turis mancanegara di pantai pasir putih Liang Mbala, Kelurahan Kota Ndora, Kecamatan Borong, Manggarai Timur, Flores, Nusa Tenggara Timur, Minggu (13/8/2017). Turis mancanegara sangat suka dengan keaslian alam Flores.
Turis lain Kris Aumann mengatakan, yang menarik dalam perjalanan wisata di Pulau Flores adalah orang lokal mengajarkan bahasa lokal.

"Seperti saat kami menginap di homestay Mbeling, tuan rumah mengajarkan kami bahasa Manggarai untuk menyapa tamu. Saat saya masuk di rumah adat Gendang Tuwa Mendang, saya menyapa kepada tua adat di rumah itu dengan kalimat 'Tabe Iyo Ite'," tuturnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ungkapan bahasa Manggarai 'Tabe Iyo Ite' sangat mendalam di mana saya dan orang Manggarai Timur menjadi saudara," tambah Kris Aumann.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seluruh Obyek Wisata di Klaten Resmi Tutup Tiap Akhir Pekan

Seluruh Obyek Wisata di Klaten Resmi Tutup Tiap Akhir Pekan

Travel Update
Sandiaga, Salatiga, dan Sambal Tumpang Koyor

Sandiaga, Salatiga, dan Sambal Tumpang Koyor

Travel Update
Museum MACAN Jakarta Tetap Buka, Simak Panduan Berkunjungnya

Museum MACAN Jakarta Tetap Buka, Simak Panduan Berkunjungnya

Jalan Jalan
Simak, Ini Daftar 9 Hotel Karantina WNA dan WNI di Jakarta Selatan

Simak, Ini Daftar 9 Hotel Karantina WNA dan WNI di Jakarta Selatan

Travel Update
Cegah Covid-19, Pemerintah Hapus Cuti Bersama Natal 2021 dan Ubah Hari Libur Nasional

Cegah Covid-19, Pemerintah Hapus Cuti Bersama Natal 2021 dan Ubah Hari Libur Nasional

Travel Update
Wisata Rowo Jombor Klaten akan Direvitalisasi Mulai 16 Juli 2021

Wisata Rowo Jombor Klaten akan Direvitalisasi Mulai 16 Juli 2021

Travel Update
Indahnya Pemandangan Danau Toba dari Ketinggian di Geosite Sipinsur

Indahnya Pemandangan Danau Toba dari Ketinggian di Geosite Sipinsur

Jalan Jalan
Rute Menuju Obelix Hills, Wisata Instagramable Terbaru di Yogyakarta

Rute Menuju Obelix Hills, Wisata Instagramable Terbaru di Yogyakarta

Travel Tips
Thailand Targetkan Pembukaan Penuh Pertengahan Oktober 2021

Thailand Targetkan Pembukaan Penuh Pertengahan Oktober 2021

Travel Update
Cara Pesan Tiket Online Museum Angkut, Wisata Andalan di Kota Batu

Cara Pesan Tiket Online Museum Angkut, Wisata Andalan di Kota Batu

Travel Tips
Mulai Pulih dari Covid-19, Taman Hiburan Disney Akan Gelar Lagi Pertunjukan Kembang Api

Mulai Pulih dari Covid-19, Taman Hiburan Disney Akan Gelar Lagi Pertunjukan Kembang Api

Travel Update
Jam Buka dan Harga Tiket Museum Angkut di Kota Batu Terbaru 2021

Jam Buka dan Harga Tiket Museum Angkut di Kota Batu Terbaru 2021

Jalan Jalan
Obyek Wisata yang Dikelola Pemkab Bantul Tutup Akhir Pekan

Obyek Wisata yang Dikelola Pemkab Bantul Tutup Akhir Pekan

Travel Update
Pendakian Semeru Selalu Penuh, Kunjungan Wisata Bromo Masih Separuh

Pendakian Semeru Selalu Penuh, Kunjungan Wisata Bromo Masih Separuh

Travel Update
Daftar 3 Hotel Karantina untuk WNA dan WNI di Jakarta Barat

Daftar 3 Hotel Karantina untuk WNA dan WNI di Jakarta Barat

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X