4 Alasan untuk Datang ke Festival Kota Lama Semarang 2017

Kompas.com - 21/09/2017, 21:02 WIB
Wisatawan mengunjungi Taman Srigunting yang berada di kawasan Kota Lama, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (13/7/2016). KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASAWisatawan mengunjungi Taman Srigunting yang berada di kawasan Kota Lama, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (13/7/2016).
|
EditorSri Anindiati Nursastri

Semua komunitas dan tamu undangan akan menari bersama. Akan ada doorprize dan pemilihan gaun tempoe doeloe terbaik yang dipilih dari para wisatawan yang hadir.

Hidangan yang dihadirkan termasuk kuliner zaman dahulu yang sudah sulit dicari. Seperti beberapa hidangan tradisional di Toko Oen, Semarang.


 3. Pameran "Kuno, Kini, Nanti"

Dalam pameran tersebut Anda bisa menyaksikan perkembangan dan perbedaan Semarang saat zaman kolonial dan pada perkebangan terkininya. Pameran ini sangat direkomendasikan bagi yang ingin melihat sejarah pembangunan Kota Semarang.

Berbagai foto kejayaan Semarang masa kolonial akan disajikan. Dulu, Semarang memang memiliki banyak tempat penting bagi pemerintahan kolonial. Dua di antaranya benteng Kota Lama dan Pelabuhan Tanjung Emas yang kini sudah sangat berbeda.

"Kuno Kini Nanti menunjukkan bahwa situasi di masa lampau, sekarang, dan di masa yang akan datang memiliki keterkaitan satu sama lain,” kata Jenny.

4. Kota Lama Walking Tour

Betapa banyak sisi menarik yang tersembunyi di Kota Lama Semarang. Semuanya bisa Anda cari tahu dalam sesi walking tour. Dalam festival kali ini Kota Lama bekerja sama dengan trip organizer Bersukaria Walk.

Anda yang ingin ikut tur ini bisa berkumpul di Taman Srigunting depan Gereja Blendoek pada Sabtu (23/10) dan Minggu (24/10). Tur ini akan dimulai pukul 16.00 hingga 19.00 WIB setiap harinya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X