3 Festival Budaya Ini Dinilai Sukses Gaet Turis Mancanegara

Kompas.com - 27/09/2017, 20:03 WIB
Legong Muani oleh Sanggar Klasik Ardhanareswari saat pentas di Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-38, di Denpasar, Bali, Kamis (16/6/2016). KOMPAS.COM/SRI LESTARILegong Muani oleh Sanggar Klasik Ardhanareswari saat pentas di Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-38, di Denpasar, Bali, Kamis (16/6/2016).
|
EditorSri Anindiati Nursastri

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada 2018, Kementerian Pariwisata mencanangkan top 100 event kelas internasional yang akan dimasukkan dalam Calendar of Event 2018 Indonesia. Dari ribuan event di Indonesia, 60 persennya ialah cultural event alias festival budaya.

Oleh karena itulah, festival budaya akan menjadi ujung tombak Indonesia untuk mencapai target 70 juta wisatawan mancanegara tahun depan. 

Berbagai provinsi di Indonesia memiliki event yang menyajikan keunikan budaya masing-masing daerah. Untuk menjadi yang terbaik dan masuk ke top 100 event tersebut, perlu contoh yang bisa menjadi parameter event lainnya dalam menaikan kualitas.

Menpar Arief Yahya dalam paparannya saat Rakornas Pariwisata III, Selasa (26/9/2017) memberikan beberapa contoh event yang dinilai sukses. Event ini dapat menjadi parameter daerah lain untuk menyelenggarakan festival sesuai standar.

"Ada beberapa klasifikasi yang sudah diwujudkan di event-event Indonesia berkelas internasional ini. Sehingga dirasa bisa menjadi contoh event yang lain. Tapi saya ga mau subyektif, nanti penilaian tergantung kurator eventnya," ujar Arief Yahya.

1. Pesta Rakyat Bali (PKB)

PKB menjadi salah satu event yang bisa dicontoh oleh daerah-daerah lain. Menurut Arief, bukan hanya soal destinasinya (Bali) yang sudah mendunia. Tapi juga soal pengemasan acara, konsistensi, dan standar konten acara yang sudah terkenal di raah internasional.

"PKB itu sudah 39 kali, itu yg harus kita promokan besar-besaran. Keunggulannya acaranya selama sebulan, timeline-nya juga pas selalu pas liburan anak. Karena itu dulu didesain saat libur biar ada atraksi wisata," ungak Don Kardono sebagai Staf Ahli Kementerian Pariwisata bidang Komunikasi kepada KompasTravel saat Rakornas III, Selasa (26/9/2017)

Jember Fashion Carnaval 2017 bertema Victory berlangsung di Alun-alun Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (13/8/2017). Hadir Presiden Joko Widodo dan Menteri Pariwisata Arief Yahya.ARSIP KEMENPAR Jember Fashion Carnaval 2017 bertema Victory berlangsung di Alun-alun Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (13/8/2017). Hadir Presiden Joko Widodo dan Menteri Pariwisata Arief Yahya.
2. Jember Fashion Carnival (JFC)

"Saya memberikan penghargaan pada Jember Fashion Carnival, salah satu kriterianya, ia telah komitmen selama lima tahun," ujar Arief.

Arief juga menggaris bawahi bahwa salah satu keunggulan JFC sebagai event tingkat internasional 11 penghargaan dari dunia internasional yang telah diraih. Parameter tersebut menurut Arief Yahya cocok untuk menentukan top 5 event-nya.

Presiden Joko Widodo saat menaiki kendaraan hias dalam Karnaval Kemerdekaan di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (26/8/2017).KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI Presiden Joko Widodo saat menaiki kendaraan hias dalam Karnaval Kemerdekaan di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (26/8/2017).
3. Karnaval Kemerdekaan

Karnaval kemerdekaan menjadi event ketiga yang juga disebut Menpar. Menurutnya, Karnaval Kemerdekaan memiliki tingkat impresi yang tinggi.

"Karnaval Kemerdekaan impresinya jumlahnya ratusan juta, nah itu kita bisa nilai sudah cukup berhasil," ujarnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X