Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menpar Minta Informasi Kondisi Gunung Agung Harus Satu Pintu

Kompas.com - 05/10/2017, 09:20 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata Arief Yahya menekankan pemberian informasi tentang kondisi Gunung Agung harus satu pintu melalui pusat krisis di Bali. Hal itu menanggapi tentang dampak status awas Gunung Agung terhadap pariwisata Bali.

"Crisis center-nya sudah dibuat diketuai oleh Pak Gubernur Bali. Harus satu pintu (informasinya). Beritanya gak boleh simpang siur," kata Arief saat ditemui seusai acara Launching "ToF 2017" di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta, Rabu (4/10/2017).

(BACA: Bila Gunung Agung Erupsi, Kota Denpasar Jadi Tempat Evakuasi Wisatawan)

Ia mengatakan pusat krisis untuk pemberian informasi kepada pelaku pariwisata sudah mulai berjalan sejak minggu lalu. Arief menyebut minggu lalu Kementerian Pariwisata telah memimpin pembentukan pusat krisis berkoordinasi dengan pelaku pariwisata di Bali.

Menpar dijadwalkan akan meninjau kondisi pariwisata Bali untuk mengantisipasi kemungkinan Gunung Agung meletus.

(BACA: Bandara Ngurah Rai Siap Antisipasi Bila Gunung Agung Erupsi)

Ia akan bertemu dengan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati yang akrab disapa Cok Ace untuk membicarakan dampak Gunung Agung terhadap pariwisata Bali.

Sejumlah penumpang tiba di Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat, Selasa (3/10/2017). Jika terjadi bencana erupsi Gunung Agung dan Bandara Ngurah Rai, Bali, tidak bisa beroperasi maka Bandara Lombok menjadi salah satu dari 10 bandara anternatif yang dicanangkan Kementerian Perhubungan sehingga aktivitas wisatawan tetap berjalan lancar.ANTARA FOTO/Wira Suryantala Sejumlah penumpang tiba di Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat, Selasa (3/10/2017). Jika terjadi bencana erupsi Gunung Agung dan Bandara Ngurah Rai, Bali, tidak bisa beroperasi maka Bandara Lombok menjadi salah satu dari 10 bandara anternatif yang dicanangkan Kementerian Perhubungan sehingga aktivitas wisatawan tetap berjalan lancar.
"Besok saya ketemu Cok Ace tanggal 16 Oktober. Itu (antisipasi) yang akan kita bicarakan. Yang pertama kita harus menimbulkan rasa aman. Yang penting itu wisatawan, customer kita segala sesuatunya sudah disiapkan. Besok detailnya kita akan bicarakan," kata Arief.

Cok Ace mengatakan Menpar datang ke Bali untuk melihat langsung kondisi di Bali khususnya di Kabupaten Karangasem.

"Sedangkan kami akan melaporkan, langkah-langkah antisipasi kami kalau seandainya Gunung Agung meletus," kata Cok Ace dalam pesan singkat kepada KompasTravel, Rabu (4/10/2017).

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Itinerary Seharian di Danau Maninjau, Bisa Kemana Aja?

Itinerary Seharian di Danau Maninjau, Bisa Kemana Aja?

Itinerary
Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka: Lokasi, Jam Buka, Harga Tiket Terkini

Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka: Lokasi, Jam Buka, Harga Tiket Terkini

Jalan Jalan
Wahana Baru Garden Trem di Wisata Selecta Kota Batu Diserbu Pengunjung

Wahana Baru Garden Trem di Wisata Selecta Kota Batu Diserbu Pengunjung

Travel Update
Bukit Paralayang, Favorit Baru Saat Libur Lebaran di Gunungkidul

Bukit Paralayang, Favorit Baru Saat Libur Lebaran di Gunungkidul

Travel Update
85.000 Orang Berkunjung ke Pantai Anyer Selama 2 Hari Libur Lebaran

85.000 Orang Berkunjung ke Pantai Anyer Selama 2 Hari Libur Lebaran

Travel Update
KAI Tambah Kereta Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik Lebaran 2024

KAI Tambah Kereta Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik Lebaran 2024

Travel Update
Sri Sultan HB X Gelar 'Open House' untuk Umum Pekan Depan

Sri Sultan HB X Gelar "Open House" untuk Umum Pekan Depan

Travel Update
5 Agenda TMII Hari Ini: Atraksi Bakar Batu Papua dan Air Mancur Menari Spesial

5 Agenda TMII Hari Ini: Atraksi Bakar Batu Papua dan Air Mancur Menari Spesial

Travel Update
Bandara Ngurah Rai Layani 69.000 Penumpang Hari Ini, Puncak Arus Balik 

Bandara Ngurah Rai Layani 69.000 Penumpang Hari Ini, Puncak Arus Balik 

Travel Update
10 Kereta Api Jarak Jauh Favorit untuk Angkutan Lebaran 2024

10 Kereta Api Jarak Jauh Favorit untuk Angkutan Lebaran 2024

Travel Update
6 Aktivitas di Wisata Panorama Boyolali, Mandi di Air Terjun

6 Aktivitas di Wisata Panorama Boyolali, Mandi di Air Terjun

Travel Tips
Libur Lebaran, Wisatawan di Gunungkidul Sudah Mencapai 60.000 Orang

Libur Lebaran, Wisatawan di Gunungkidul Sudah Mencapai 60.000 Orang

Hotel Story
 Viral Video Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Ini Etikanya

Viral Video Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Ini Etikanya

Travel Update
8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

Travel Update
6 Tempat Wisata di Cicalengka Dekat Stasiun, Naik Motor 10 Menit

6 Tempat Wisata di Cicalengka Dekat Stasiun, Naik Motor 10 Menit

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com