Tasikmalaya Didorong Menjadi Kota Kuliner Halal - Kompas.com

Tasikmalaya Didorong Menjadi Kota Kuliner Halal

Kompas.com - 06/10/2017, 06:21 WIB
Menteri Pariwisata Arief Yahya saat ditemui seusai acara launching Tasikmalaya October Festival (ToF) 2017 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta, Rabu (4/10/2017).ARSIP KEMENTERIAN PARIWISATA Menteri Pariwisata Arief Yahya saat ditemui seusai acara launching Tasikmalaya October Festival (ToF) 2017 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta, Rabu (4/10/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kota Tasikmalaya di Jawa Barat akan didorong menjadi kota kuliner halal di Indonesia. Hal itu diungkapkan oleh Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman.

"Kami ke depan akan promosikan Tasikmalaya menjadi kota kuliner halal," kata Budiman pada acara Launching "ToF 2017" di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta, Rabu (4/10/2017).

Budiman mengatakan Tasikmalaya sebagai kota kuliner halal merupakan bagian program kerja Pemerintah Kota Tasikmalaya.

(BACA: Menpar: Buat Paket Wisata Naik Kereta ke Tasikmalaya, Pasti Laku)

Ia menyebut Pemkot Tasikmalaya saat ini tengah menyiapkan program sertifikasi halal untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kuliner di Tasikmalaya.

"Kami sudah mulai sebelumnya. Sekarang ada 400 UMKM kuliner, produk-produk yang kami fasilitasi biaya untuk sertifikasi halal di tingkat MUI (Majelis Ulama Indonesia) dan provinsi. Kami fasilitasi secepatnya. Mudah-mudahan tahun depan kita dorong (kota kuliner halal)," ujar Budiman.

(BACA: Tutug Oncom Bu Tini)

Ia mengaku butuh legalitas dan sertifikasi halal meski kuliner-kuliner di Tasikmalaya sudah halal. Ia berharap dengan rencana ini, wisatawan bisa menemukan kuliner bersertifikasi halal di Tasikmalaya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan dalam industri kreatif, kuliner mengambil porsi terbesar yang diminati wisatawan. Menurutnya, potensi kuliner halal di Tasikmalaya sangat tinggi.

Nasi tutug oncom  dengan aneka lalapan, sambal, dan lauk.KOMPAS/PRIYOMBODO Nasi tutug oncom dengan aneka lalapan, sambal, dan lauk.
"Belum ada kota yang posisinya kota kuliner halal. Karena Tasikmalaya itu dilahirkan untuk halal. Itu tinggal mengemasnya," kata Arief.

Menpar mengapresiasi langkah Pemkot Tasikmalaya menghadirkan acara Tasikmalaya Halal Culinary dalam acara Tasikmalaya October Festival (ToF) 2017. Ia mengatakan akan membantu penyelenggaraan Tasikmalaya Halal Culinary bila terus berlanjut.

"Nanti kita harus bantu dengan chef-chef kelas nasional," tambahnya.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorI Made Asdhiana

Terkini Lainnya


Close Ads X