Kompas.com - 10/10/2017, 06:37 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

Gunung-gunung lainnya yang pernah ia daki seperti Merbabu dan Merapi (Jawa Tengah), Gunung Guntur (Jawa Barat), dan gunung-gunung lainnya.

Menurut Anton, mendaki gunung adalah sebuah hal yang penting dalam perkembangan hidup manusia. Anton merasa pendakian gunung membentuk mental dan karakternya.

Mendaki gunung membentuk karakter tahan banting, punya kemauan kuat, tidak mudah menyerah, selalu mencari jalan keluar terbaik atas kesulitan, terbiasa kerja sama tim,” katanya.

Pendakian gunung pun juga ia anggap sebagai cara untuk mensyukuri nikmat yang diberikan Allah SWT. Menurutnya, dengan mendaki gunung, manusia bia lebih meningkatkan iman dan taqwanya.

Kini, ia akan mendaki gunung-gunung yang tertinggi di Indonesia dalam kurun waktu 100 hari. Anton bersama dua rekannya yang umurnya hampir mendekati umur Anton bila dijumlahkan. Mereka adalah Tri Hardiyanto (27) dan Mila Ayu Hariyanti (28).

Pendakian Anton bersama rekannya ke tujuh gunung tertinggi di Indonesia akan diawali dari Gunung Bukit Raya (tertinggi di Kalimantan), Gunung Binaya (tertinggi di Kepulauan Maluku), Gunung Cartensz Pyramid (tertinggi di Papua), dan Gunung Latimojong (tertinggi di Sulawesi).

Mantan Menteri Pertanian (Mentan) era Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono periode 2004-2009, Anton Apriyantono (58) akan mendaki tujuh puncak gunung tertinggi di Indonesia dalam waktu 100 hari. Anton akan mendaki bersama Tri Hardiyanto (27) dan Mila Ayu Hariyanti (28) dalam ekspedisi yang bertajuk 7 Summits In 100 Days.KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Mantan Menteri Pertanian (Mentan) era Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono periode 2004-2009, Anton Apriyantono (58) akan mendaki tujuh puncak gunung tertinggi di Indonesia dalam waktu 100 hari. Anton akan mendaki bersama Tri Hardiyanto (27) dan Mila Ayu Hariyanti (28) dalam ekspedisi yang bertajuk 7 Summits In 100 Days.
Kemudian, pendakian dilanjutkan ke Gunung Kerinci (tertinggi di Sumatera), Gunung Semeru (tertinggi di Jawa), dan Gunung Rinjani (tertinggi di Nusa Tenggara dan Bali).

Di usianya yang menuju senja, Anton masih ingin menyebarkan pesan konservasi dan pariwisata alam Indonesia. Ia juga ingin mempromosikan pariwisata gunung Indonesia.

"Kami akan melakukan promosi lewat media. Kami ingin kerja sama dengan media bagaimana promosi gunung-gunung terutama turis mancanegara. Banyak sebetulnya kelebihan gunung-gunung di Indonesia," ujar Anton dalam jumpa pers.

Kegiatan petualangan mendaki gunung akan terus ia lakukan hingga umur 65 tahun. Ia akan terus mendaki gunung mesti tak intensif.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.