Kompas.com - 13/10/2017, 07:04 WIB
|
EditorSri Anindiati Nursastri

JAKARTA, KOMPAS.com - Cokelat ternyata masuk ke dalam lima camilan favorit di Indonesia. Ternyata, setiap tahun, satu orang bisa makan total lebih dari sepiring penuh cokelat.

Cokelat terkenal dengan makanan yang bisa memperbaiki mood. Selain itu, karena banyak mengandung glukosa, cokelat biasa dikonsumsi para pendaki gunung untuk menyuplai energi.

BACA: Jenis Baru Cokelat, Warna Pink dengan Rasa Berry

Brand Manager Chocolate Mondelez Indonesia, Dini Anggraeni menyebutkan hasil survey salah satu lembaga dunia menyebutkan cokelat termasuk lima besar camilan favorit di Indonesia.

"Bicara budaya snacking di Indonesia, cokelat ada di urutan keempat setelah keripik kentang, biskuit, savory, dan sweet biscuits. Itu berdasarkan Nielson," ungkapnya pada KompasTravel setelah peluncuran produk baru Cadbury 5 Star di Jakarta, Selasa (11/10/2017).

Dian mengatakan posisi tersebut bertahan hingga tahun ini. Sampai Agustus 2017, cokelat masih menjadi camilan favorit orang Indonesia setelah kripik kentang dan biskuit.

Tanaman kakao petani Sebatik. Untuk mendongkrak harga jual biji kakao, Pemkab Nunukan, Kalimantan Utara, membuat Desa wisata cokelat di Sebatik.KOMPAS.com/SUKOCO Tanaman kakao petani Sebatik. Untuk mendongkrak harga jual biji kakao, Pemkab Nunukan, Kalimantan Utara, membuat Desa wisata cokelat di Sebatik.
Sedangkan untuk konsumsi pribadi, setiap orang di Indonesia memakan rata-rata 300 gram cokelat per tahun. 

"Sebenernya kalau kita bicara penetrasi cokelat itu sendiri, indonesia penetrasi cokelatnya sampai 78 persen dalam satu tahun," ujarnya.

BACA: Cokelat Tiga Rasa yang Cocok untuk Milenial

Hal ini membuktikan bahwa dari 261,1 juta masyarakat Indoensia, sebanyak 78 persen mengonsumsi cokelat. Mungkin Anda termasuk dari 203,6 juta orang yang suka camilan ini. Baik dari milk chocolate, dark chocolate, sampai white chocolate.

Tak heran industri cokelat di Indonesia kian berkembang. Aneka variannya pun sangat mudah dan banyak kita temu di toko ritel besar hingga warung kecil.

Sayangnya produk yang sering kita temui itu mayoritas olahan luar. Padahal Indonesia adalah salah satu negara penghasil kakao berkualitas tinggi di dunia. Eksistensi cokelat Indonesia, khususnya Jawa, sudah ada sejak tahun 1568.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Karakter Ikonik di Pop Art Jakarta 2022! Dalang Pelo hingga Gatotkaca

Karakter Ikonik di Pop Art Jakarta 2022! Dalang Pelo hingga Gatotkaca

Jalan Jalan
Syarat Terbaru Pendakian Gunung Slamet via Bambangan, Siapkan Surat Dokter

Syarat Terbaru Pendakian Gunung Slamet via Bambangan, Siapkan Surat Dokter

Travel Tips
Pasar Seni Desa Kenalan Borobudur, Satukan Air Suci dari 3 Sumber Berbeda

Pasar Seni Desa Kenalan Borobudur, Satukan Air Suci dari 3 Sumber Berbeda

Travel Update
Pemegang Paspor RI yang Akan ke Jerman Bisa Ajukan Pengesahan Tanda Tangan di Kanim

Pemegang Paspor RI yang Akan ke Jerman Bisa Ajukan Pengesahan Tanda Tangan di Kanim

Travel Update
18 Pelanggaran pada Pendakian Gunung Prau, Ada yang Sanksinya Pidana

18 Pelanggaran pada Pendakian Gunung Prau, Ada yang Sanksinya Pidana

Travel Tips
Tour 6 Hari 5 Malam di Pulau Flores, Kunjungi Kampung Tradisional

Tour 6 Hari 5 Malam di Pulau Flores, Kunjungi Kampung Tradisional

Jalan Jalan
Hotel Artotel Batam Dibuka, Tawarkan Tarif Menginap Mulai Rp 598.000

Hotel Artotel Batam Dibuka, Tawarkan Tarif Menginap Mulai Rp 598.000

Travel Update
Travelin Fest Digelar di Bandara Soekarno-Hatta, Tawarkan Aneka Promo

Travelin Fest Digelar di Bandara Soekarno-Hatta, Tawarkan Aneka Promo

Travel Promo
Apa Bedanya Paspor Biasa dan Paspor Elektronik?

Apa Bedanya Paspor Biasa dan Paspor Elektronik?

Travel Tips
HUT Ke-77 RI, TikTok Ajak 4 Kreator Promosi Wisata Indonesia Selama 77 Jam

HUT Ke-77 RI, TikTok Ajak 4 Kreator Promosi Wisata Indonesia Selama 77 Jam

Travel Update
Panduan Wisata Jakarnaval 2022 di Ancol, Cara Pesan Tiket dan Rutenya

Panduan Wisata Jakarnaval 2022 di Ancol, Cara Pesan Tiket dan Rutenya

Travel Tips
Jelang HUT Ke-77 RI, Kuota Pendakian Gunung Binaiya Maluku Penuh

Jelang HUT Ke-77 RI, Kuota Pendakian Gunung Binaiya Maluku Penuh

Travel Update
Mengenal Desa Wisata Undisan Bali yang Berbasis Komunitas Adat

Mengenal Desa Wisata Undisan Bali yang Berbasis Komunitas Adat

Jalan Jalan
Jadi Lokasi Wahana Kereta Zombie, LRT Jakarta Tetap Beroperasi Normal

Jadi Lokasi Wahana Kereta Zombie, LRT Jakarta Tetap Beroperasi Normal

Travel Update
Sensasi Train to Apocalypse Jakarta, Kabur dari Zombie di Stasiun LRT

Sensasi Train to Apocalypse Jakarta, Kabur dari Zombie di Stasiun LRT

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.