Serunya Wisata Kuil di Kyoto - Kompas.com

Serunya Wisata Kuil di Kyoto

Kompas.com - 14/10/2017, 12:05 WIB
Kuil Hongwanji di Kyoto, Jepang, Kamis (12/10/2017).KOMPAS.com/INDRA AKUNTONO Kuil Hongwanji di Kyoto, Jepang, Kamis (12/10/2017).


KYOTO, KOMPAS.com – Saat berpelesir ke Jepang, khususnya Kyoto, wisatawan akan sangat mudah menemukan kuil. Di Kyoto, kuil menjadi tujuan favorit wisatawan lokal dan mancanegara karena mudah dijangkau dari pusat keramaian, arsitektur yang menawan, megah, sakral, dan gratis.

Salah satu kuil tertua di Kyoto, bahkan di Jepang, adalah kuil Hongwanji. Lokasinya di Jalan Horikawa. Kuil itu sudah berdiri lebih dari satu abad lalu.

Beberapa bangunan di kompleks kuil tersebut, seperti Amidado dan Goeido, didirikan sejak 1636-1760-an.

Amidado dan Goeido menjadi salah satu bangunan kayu terbesar di jepang. Pada 1998, kedua bangunan itu direnovasi, dan baru kembali dibuka untuk umum pada 2009.

Hongwanji menganut Buddha Jodo Shinshu, yang didirikan Shinran Shonin (1173-1263) selama periode Kamakura, dan dalam beberapa abad tumbuh menjadi salah satu sekolah Buddha terbesar dan paling berpengaruh di Jepang, hingga saat ini.

(Baca: Kyoto International Film and Art Festival 2017 Dibuka di Kuil)

Suasana di Kuil Yasaka Jinja, Kyoto, Jumat (13/10/2017).KOMPAS.com/INDRA AKUNTONO Suasana di Kuil Yasaka Jinja, Kyoto, Jumat (13/10/2017).

Hongwanji berkembang dari sebuah kuil sederhana. Saat ini, Hongwanji menjadi kuil kepala untuk 10.000-an kuil di seluruh Jepang dan kira-kira 200 kuil di negara lain di dunia.

Area Kuil Hongwanji sangat luas dan memiliki beberapa pintu besar sebagai gerbangnya. Banyak pohon di halaman kuil, terdapat restoran, dan permukaan tanahnya tertutup batu-batu kecil.

Kuil Hongwanji, di Kyoto, Kamis (12/10/2017).KOMPAS.com/INDRA AKUNTONO Kuil Hongwanji, di Kyoto, Kamis (12/10/2017).

Selain dikunjungi turis, kuil tersebut kerap digunakan untuk acara kesenian dan budaya. Seperti acara pembukaan Kyoto International Film and Art Festival 2017 yang diselenggarakan Yoshimoto Kogyo, perusahaan hiburan terbesar di Jepang, pada 12 Oktober.

Pada 1994, seluruh wilayah Hongwanji dijadikan Situs Warisan Budaya Dunia UNESCO.

Kuil Hongwanji dibuka untuk pengunjung mulai pukul 06.00. Jika berkesempatan masuk ke dalam kuil, pengunjung wajib melepas alas kaki untuk menjaga kebersihan bangunan kuil yang berlantai kayu.

(Baca: 5 Restoran Ramen Lezat di Sekitar Stasiun Kyoto)

Kuil Yasaka Jinja, Kyoto, Jumat (13/10/2017).KOMPAS.com/INDRA AKUNTONO Kuil Yasaka Jinja, Kyoto, Jumat (13/10/2017).

Kuil Jinja

Selanjutnya ada Kuil Yasaka Jinja, yang bisa ditempuh dengan berjalan kaki dari Jalan Shijo atau Jalan Kawaramachi. Jalan Shijo dan Kawaramachi menjadi salah satu pusat keramaian di Kyoto karena terdapat banyak tempat makan, hotel, miniarket, dan toko-toko lainnya.

Seorang pengunjung sedang berdoa di Kuil Yasaka Jinja, Kyoto, Jumat (13/10/2017).KOMPAS.com/INDRA AKUNTONO Seorang pengunjung sedang berdoa di Kuil Yasaka Jinja, Kyoto, Jumat (13/10/2017).

Kuil Jinja sudah berdiri ratusan tahun lalu. Hampir semua bagian bangunan utamanya berbahan kayu. Banyak orang datang ke kuil ini mengenakan pakaian tradisional Jepang, Kimono.

Yasaka Jinja berarti tempat suci dari delapan bukit, sesuai lokasinya yang bersebelahan dengan taman dan bukit di belakangnya.

Kuil Yasaka Jinja, Kyoto, Jumat (13/10/2017).KOMPAS.com/INDRA AKUNTONO Kuil Yasaka Jinja, Kyoto, Jumat (13/10/2017).

Menikmati taman di dekat Kuil Jinja akan sangat berkesan saat musim gugur tiba, atau saat warna daun berubah menjadi oranye kemerahan.

Pada malam hari, suasana kuil semakin indah karena ratusan lampu dinyalakan.

Kompas TV Festival Lempar Bunga Teratai Dipadati Warga dan Turis



EditorLaksono Hari Wiwoho


Close Ads X