Venesia Belum Tenggelam...

Kompas.com - 18/10/2017, 08:14 WIB
Pulau Murano di Venesia, Italia, dikenal sebagai penghasil glassware (produk dari gelas kaca) sejak tahun 1291. NOVA DIENPulau Murano di Venesia, Italia, dikenal sebagai penghasil glassware (produk dari gelas kaca) sejak tahun 1291.
EditorI Made Asdhiana

Sedangkan kemampuan bernyanyi adalah bonus yang tidak dimiliki oleh semua pendayung gondola.

Gondolier pun harus lulus ujian ketat dengan persyaratan bahasa asing seperti bahasa Inggris dan bahasa lainnya. Ini adalah profesi turunan dari generasi ke generasi di Venesia.

Belanja di Pulau Murano

Pulau Murano dikenal sebagai penghasil glassware (produk dari gelas kaca) sejak tahun 1291. Kami mendapat layanan gratis dari penginapan kami untuk tur ke Pulau Murano.

Selama perjalanan 10 menit menuju Murano, kami disuguhi pemandangan menarik, seperti tempat pemakaman San Michele, yang menjadi tempat peristirahatan terakhir sejumlah pesohor, antara lain lgot Stravinsky, komposer musik asal Rusia, dan Sergei Diaghilev, pendiri Russian Ballet.

Setiba di sana, langsung terlihat deretan rumah pembakar gelas, yang sebagian besar dibuka untuk umum. Kami bisa melihat sendiri teknik dan proses pembuatan produk gelas kaca.

Di awali dari kaca tak berbentuk, kemudian menjadi produk cantik, seperti gelas, piring untuk hiasan, lampu gantung, dan perhiasan kalung, gelang, juga cincin.

Pulau Murano di Venesia, Italia, dikenal sebagai penghasil glassware (produk dari gelas kaca) sejak tahun 1291. NOVA DIEN Pulau Murano di Venesia, Italia, dikenal sebagai penghasil glassware (produk dari gelas kaca) sejak tahun 1291.
Uniknya, setiap produk mempunyai desain, warna, dan corak yang pasti berbeda dari yang lain, karena dibuat dengan tangan. Sangat tradisional, tapi hasilnya rapih sekali.
Kami sempat membeli kalung, gelang, liontin, dan cincin, yang harganya jauh lebih murah dari harga yang ditawarkan di pusat-pusat perbelanjaan di Jakarta.

Untuk satu produk aksesoris di sini berharga antara Rp 300.000 - Rp 500.000, sedangkan di Jakarta harganya bisa menjadi tiga kali lipat!

Mumpung belum tahun 2100, yuk sempatkan ke kota tua atas air nan romantis ini.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X