Asyiknya Membuat Noken di Pulau Sauwandarek Raja Ampat

Kompas.com - 19/10/2017, 08:16 WIB
Anak Papua sedang memegang boneka buatan Komunitas Mamak Noken, di pulau Sauwandarek Raja Ampat. KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIAAnak Papua sedang memegang boneka buatan Komunitas Mamak Noken, di pulau Sauwandarek Raja Ampat.
|
EditorI Made Asdhiana

(BACA: 5 Hal Tentang Raja Ampat yang Perlu Anda Ketahui)

Wisatawan akan dijelaskan mulai dari bahan yang digunakan. Bahan yang digunakan ada empat, yaitu daun tikar, pelepah sagu, kulit kayu, sama ilalang rawa. Keempatnya menghasilkan produk yang berbeda-beda.

KompasTravel sempat coba menganyam dengan ilalang, tetapi cukup sulit jika dimulai dari awal, untuk membuat pola. Daun-daun panjang tersebut dianyam sesuai pola, dan dibentuk menjadi tas-tas kotak.

Pewarnaan bisa dilakukan di awal, dengan merebus dedaunan tersebut. Atau juga bisa di akhir dengan melukisnya. Setelah itu masuk perapian, atau finishing sebelum siap jual.

Meski pengerjaan total mulai bahan hingga finishing memakan waktu dua sampai tiga hari, tetapi Anda tetap bisa coba membuatnya.

Selain yang Anda buat, masyarakat sudah menyediakan beragam produk kerajinan yang siap dibeli. Mulai noken, vas bunga, tempat makanan, toples, kipas, pajangan, dan yang lainnya.

Cobalah ke sini, dan temukan sensasi lain selain keindahan bawah laut Raja Ampat.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X