Kompas.com - 23/10/2017, 16:08 WIB
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di acara gathering Pelindo di Panti Boom Banyuwangi, Jawa Timur. ARSIP HUMAS PEMKAB BANYUWANGIBupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di acara gathering Pelindo di Panti Boom Banyuwangi, Jawa Timur.
|
EditorI Made Asdhiana

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Banyuwangi terus melakukan sinergi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mengembangkan pariwisatanya. Pelabuhan pariwisata akan dikembangkan di Marina Boom Banyuwangi yang terkoneksi dengan Benoa Bali.

"Pelindo III ingin mengembangkan pariwisata di Banyuwangi. Kami akan jadikan Banyuwangi dan Benoa sebagai pelabuhan pariwisata," kata Direktur Utama Pelindo III I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra di Banyuwangi, Minggu (22/10/2017).

(Baca juga: Kembangkan Wisata Yacht, Indonesia-Thailand Sepakat Jalin Kerja Sama)

Askhara mengatakan dua bulan ke depan, akan selesai dibangun ponton untuk yacht untuk komunitas wisatawan yang memiliki kapal yacht. Pelindo III juga melakukan kerja sama dengan One15 Singapura yang merupakan klub yacht dunia untuk mengembangkan Marina Boom.

"Kami bekerja sama dengan One15 Singapura untuk mengelola. One15 merupakan klub yacht yang memiliki 4.300 member dari seluruh dunia. 60 persen berasal dari China dan Australia," kata Askhara.

(Baca: Marina Boom Banyuwangi Akan Terintegrasi dengan Pelabuhan Benoa)

Nantinya, menurut Askhara, One15 akan mengundang anggotanya untuk ke Banyuwangi. Kedatangan para pemilik yacht ini akan membuat pariwisata Banyuwangi lebih dikenal. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain ponton yacht, di Marina Boom juga akan dikembangkan pelabuhan kapal katamaran yang menghubungkan Banyuwangi-Benoa. Kapal katamaran memiliki dua badan kapal dengan kecepatan 25 knot.

Askhara mengatakan, dipilihnya katamaran karena lebih stabil menghadapi ombak sehingga meminimalisir penumpang mabuk laut. "Dengan katamaran wisatawan bisa lebih nyaman meski ombaknya besar," kata Askhara.

Kapal Pesiar Pacific Eden tiba di Pelabuhan Benoa, Bali, Kamis (13/4/2017).ARSIP KEMENPAR Kapal Pesiar Pacific Eden tiba di Pelabuhan Benoa, Bali, Kamis (13/4/2017).
Dia memaparkan, dengan mengembangkan pelabuhan wisata, akan memberikan manfaat kepada daerah tersebut. Peningkatan kualitas pelabuhan yang bersih, nyaman, dan aman, akan berdampak pada kemajuan pariwisata di daerah.

"Itu yang ingin kami lakukan di Banyuwangi. Kami ingin menghilangkan kesan pelabuhan yang dulunya panas, banyak debunya, kini menjadi pelabuhan yang dikhususkan untuk pariwisata," kata Askhara.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, ini merupakan sinergi dengan BUMN yang produktif.

"Ini respon cepat dari BUMN untuk melakukan percepatan-percepatan. Sebelumnya Banyuwangi juga bersinergi dengan BUMN untuk percepatan Bandara Banyuwangi," kata Anas.

Selain itu, Banyuwangi juga bersinergi dengan BUMN untuk melakukan percepatan dalam pembangunan cable car di Kawah Ijen. "Sehingga target 20 juta wisman dari pemerintah bisa lebih cepat dengan sinergi ini," pungkas Anas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.