Kompas.com - 24/10/2017, 17:06 WIB
|
EditorSri Anindiati Nursastri

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Belanda membuka Leiden University's Asian Library (Perpustakaan Asia Universitas Leiden) di Kota Leiden. Diresmikan oleh Ratu Maxima, Kamis (14/9/2017), perpustakaan ini memuat koleksi literatur negara-negara di Asia. Perpustakaan ini digadang sebagai perpustakaan terbesar yang memuat koleksi tentang Indonesia.

"Universitas Leiden telah membangun perpustakaan Asia yang paling terkenal dan menjadi pusat studi internasional utama tentang Asia," kata kepala pustakawan, Kurt de Belder seperti dikutip dari SEAsia.

Kurt menyebutkan Asian Library memuat koleksi buku, dokumen, peta, foto, bahkan musik pop zaman awal di Indonesia.

Baca juga : Inilah Asal Usul Makam Orang-orang Penting Hindia Belanda di Bogor

Dua koleksi paling berharga dari Asian Library adalah La Galigo dan Babad Diponogoro. La Galigo merupakan karya literatur terbanyak di dunia yang menceritakan mitos dari Bugis, Sulawesi Selatan pada abad ke-14. Total ada 12 karya bersambung La Galigo yang dimiliki oleh Asian Library.

Sedangkan Babad Diponegoro adalah karya autobiografi yang ditulis langsung oleh Pangeran Dipenogoro, yang berperang melawan Belanda selama lima tahun. Hingga akhirnya Dipenogoro ditangkap Belanda pada 1830.

La Galigo manuskrip kuno Suku Bugis, koleksi berharga Leiden University?s Asian Library.Seasia La Galigo manuskrip kuno Suku Bugis, koleksi berharga Leiden University?s Asian Library.

Kedua karya berharga yang memuat kisah Indonesia tersebut masuk dalam daftar UNESCO’s Memories of the World Heritage. Catatan pengajuan kepada UNESCO dilakukan bersama oleh pihak Indonesia dan Belanda.

Karya berharga lain yang dimiliki oleh Asian Library adalah manuskrip Panji yang berasal dari abad ke-13 di Jawa Tengah. Ada 250 manuskrip Panji yang berada di Asian Libray.

Kabar gembiranya, Asian Librabry dilengkapi dengan pencarian online berbahasa Inggris. Ada beberapa materi di Asian Library yang dapat diunduh gratis tanpa ada hak cipta. Seperti karya abad ke-20, disebutkan kebanyakan tak memiliki hak cipta.

Baca juga : Menjelajah Pabrik Teh Kertowono yang Berdiri Sejak Zaman Belanda

Asian Library rencananya juga akan menandatangani perjanjian pertukaran informasi antara Kota Bogor dan Kota Leiden. Sebab Bogor saat ini sedang melakukan pemetaan sejarah mengenai Kerajaan Pajajaran dengan rentang waktu abad 11-16. 

Perpustakaan ini juga terbuka lebar bagi para peneliti, penulis, atau sekedar ingin mengetahui asal-usul mengenai nenek moyang di Indonesia. Tersedia empat tempat khusus bagi para peneliti yang membutuhkan waktu penelitian berbulan-bulan. Mereka diperbolehkan menggunakan fasilitas perpustakaan. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber seasia
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenang 16 Tahun Gempa Yogya, Bisa Kunjungi Monumen Gempa di Bantul

Kenang 16 Tahun Gempa Yogya, Bisa Kunjungi Monumen Gempa di Bantul

Jalan Jalan
5 Cara Menolong Orang yang Terseret Arus Sungai

5 Cara Menolong Orang yang Terseret Arus Sungai

Travel Update
5 Persiapan Sebelum Berenang di Sungai, Sedia Perlengkapan

5 Persiapan Sebelum Berenang di Sungai, Sedia Perlengkapan

Travel Tips
Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam Hari 

Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam Hari 

Jalan Jalan
Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Travel Update
Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

Travel Update
Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

Travel Update
Daya Tarik Baru Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Ada Sungai Bawah Tanah

Daya Tarik Baru Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Ada Sungai Bawah Tanah

Jalan Jalan
Mengenal Sungai Aare, Sungai Terpanjang di Swiss dari Pegunungan Alpen

Mengenal Sungai Aare, Sungai Terpanjang di Swiss dari Pegunungan Alpen

Travel Update
Camping di Bukit Golo Nawang, Manggarai NTT, Lihat Indahnya Sunrise

Camping di Bukit Golo Nawang, Manggarai NTT, Lihat Indahnya Sunrise

Jalan Jalan
Cara Selamatkan Diri Saat Hanyut di Sungai, Jangan Lawan Arus

Cara Selamatkan Diri Saat Hanyut di Sungai, Jangan Lawan Arus

Travel Tips
7 Kafe di Trawas Mojokerto yang Buka Malam Hari, Bisa buat Nongkrong dan Ngopi

7 Kafe di Trawas Mojokerto yang Buka Malam Hari, Bisa buat Nongkrong dan Ngopi

Travel Promo
Yogyakarta Maksimalkan Wisata Kotabaru, Jalur Skuter Listrik hingga Perawatan Wajah

Yogyakarta Maksimalkan Wisata Kotabaru, Jalur Skuter Listrik hingga Perawatan Wajah

Travel Update
Jalan Raya di Jepang Ini Tak Bisa Dilewati Kendaraan, Ini Sebabnya

Jalan Raya di Jepang Ini Tak Bisa Dilewati Kendaraan, Ini Sebabnya

Travel Update
5 Jembatan Gantung Unik di Pulau Jawa, Suguhkan Pemandangan Indah

5 Jembatan Gantung Unik di Pulau Jawa, Suguhkan Pemandangan Indah

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.