Mengapa Jumlah Bebas Visa Malaysia Lebih Banyak dari Indonesia?

Kompas.com - 29/10/2017, 11:05 WIB
|
EditorSri Anindiati Nursastri

JAKARTA, KOMPAS.com - Passport Index baru saja merilis daftar negara dengan paspor terkuat di dunia. Lembaga buatan konsutan global yang berbasis di Kanada ini menempatkan Singapura sebagai negara dengan bebas visa terbanyak di dunia.

Singapura bebas visa ke 159 negara. Untuk pertama kalinya negara Asia memiliki bebas visa terbanyak dibanding negara-negara di Eropa dan Amerika Serikat.

Selain Singapura, ada negara Asia lain yang berada di urutan sepuluh besar. Negara tersebut
adalah Korea Selatan di urutan tiga, Jepang di urutan empat, dan Malaysia di urutan ke enam.

Baca juga : Apa Kendala Indonesia untuk Dapat Lebih Banyak Bebas Visa?

Negara tetangga yakni Malaysia bebas visa ke 154 negara. Coba bandingkan dengan Indonesia yang bebas visa ke 63 negara, itu pun sudah termasuk visa dinas dan diplomatik. Mengapa Malaysia termasuk sebagai negara dengan lebih banyak bebas visa?

"Malaysia ini keunggulannya negara persemakmuran. Mungkin di antara negara
persemakmuran tidak ada requirement (persyaratan) untuk bebas visa. Itu pengaruh," tutur Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana, saat dihubungi KompasTravel, Kamis (26/10/2017

Persemakmuran adalah persatuan negara berdaulat yang didirikan atau pernah dijajah oleh Inggris. Total ada 53 negara di dunia yang termasuk sebagai anggota persemakmuran atau Commonwealth of Nations. Malaysia adalah salah satunya.

Baca juga : Paspor Indonesia Kalah Saing dengan Malaysia, Ini Kata Ditjen Imigrasi

Selain faktor persemakmuran, menurut Hikmahanto, Malaysia kemungkinan dianggap tidak seperti Indonesia dalam konteks penyalagunaan visa oleh negara lain. 

Faktor high spender atau jumlah pengeluaran saat berkunjung ke negara lain juga umumnya dipertimbangkan oleh negara tujuan untuk membebasvisakan suatu negara.

Sedangkan menurut Kepala Bagian Humas Ditjen Imigrasi, Agung Sampurno yang dihubungi KompasTravel, Kamis (26/10/2017), visa mutlak menjadi salah salah satu alat politik hukum suatu negara terkait dengan orang asing yang boleh masuk. 

Politik kepentingan suatu negara tercermin dari jumlah bebas visa yang diberikan pada negara lain. Semakin banyak jumlah bebas visa yang diberikan maka politik keimigrasiannya cenderung terbuka. Begitu pula sebaliknya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rekomendasi 10 Destinasi Wisata di Trenggalek yang Wajib Dikunjungi

Rekomendasi 10 Destinasi Wisata di Trenggalek yang Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Liburan 2 Hari 1 Malam ke Sumatera Barat, Ini Total Biayanya

Liburan 2 Hari 1 Malam ke Sumatera Barat, Ini Total Biayanya

Travel Tips
5 Wisata Jakarta dan Sekitarnya dengan Promo Spesial 17 Agustus

5 Wisata Jakarta dan Sekitarnya dengan Promo Spesial 17 Agustus

Travel Promo
Lumba-lumba Muncul di Pantai Tiga Warna Malang, Dianggap Kejadian Langka

Lumba-lumba Muncul di Pantai Tiga Warna Malang, Dianggap Kejadian Langka

Travel Update
Upacara HUT ke-77 RI Akan Digelar di Tengah Laut Pantai Baron Yogyakarta

Upacara HUT ke-77 RI Akan Digelar di Tengah Laut Pantai Baron Yogyakarta

Travel Update
17 Tempat Wisata Bandung Selatan, Bisa Kemah di Alam Terbuka

17 Tempat Wisata Bandung Selatan, Bisa Kemah di Alam Terbuka

Jalan Jalan
Panduan Naik Jip Menyusuri Ngarai Sianok, Harga dan Rutenya

Panduan Naik Jip Menyusuri Ngarai Sianok, Harga dan Rutenya

Travel Promo
Absen 2 Tahun, Kontes Roket Air Taman Pintar Yogyakarta Digelar Lagi

Absen 2 Tahun, Kontes Roket Air Taman Pintar Yogyakarta Digelar Lagi

Travel Update
5,9 Juta Wisatawan Kunjungi Malang Sepanjang 2022

5,9 Juta Wisatawan Kunjungi Malang Sepanjang 2022

Travel Update
Wisata Petik Stroberi di Lereng Gunung Singgalang

Wisata Petik Stroberi di Lereng Gunung Singgalang

Jalan Jalan
15 Hotel Dekat Malioboro, Instagramable dan Nyaman buat Nginap

15 Hotel Dekat Malioboro, Instagramable dan Nyaman buat Nginap

Travel Promo
Mengapa Pendakian Gunung Gede Pangrango Tutup Saat 17 Agustus?

Mengapa Pendakian Gunung Gede Pangrango Tutup Saat 17 Agustus?

Travel Update
Wisata Sejarah Bakal Hadir di Kota Malang, Pemkot Siapkan Penataan Kawasan Kayutangan

Wisata Sejarah Bakal Hadir di Kota Malang, Pemkot Siapkan Penataan Kawasan Kayutangan

Travel Update
Mal hingga Sungai Han, Lokasi Terdampak Banjir di Korea Selatan

Mal hingga Sungai Han, Lokasi Terdampak Banjir di Korea Selatan

Travel Update
3 Fakta Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak yang Baru Diresmikan Jokowi

3 Fakta Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak yang Baru Diresmikan Jokowi

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.