Kompas.com - 02/11/2017, 16:43 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com – Kedatangan giant panda atau jenis panda raksasa ke Indonesia, memang sudah dinanti sejak lama. Setelah kedatangannya akhir November lalu, akhirnya kini Cai Tao (jantan) dan Hu Chun (betina) lulus dari masa karantinanya di Taman Safari Indonesia, Cisarua, Bogor.

KompasTravel berkesempatan mengintip hasil karantina keduanya, sekaligus persiapan sebelum dibuka untuk umum. Bagi wisatawan yang ingin melihat panda, natinya dapat menggunakan bus khusus ke kandang panda, yang diberi nama Istana Panda Indonesia.

“Walau pengunjung bawa mobil, tetap harus naik bus khusus ke istana panda. Karena posisinya di paling atas, juga steril, gak boleh banyak bising kendaraan,” kata Yulius, humas Taman Safari Indonesia kepada KompasTravel, saat kunjungan media Rabu (1/11/2017).

(Baca juga : China Adakan Pesta Perpisahan untuk Panda, Indonesia Beri Visa )

Ada dua bus yang melayani wisatawan dari shelter khusus panda ke Istana Panda, mulai pukul 08.00-16.00 WIB. Sedangkan jalan pulang dari Istana Panda ke shelter hingga pukul 17.00 WIB. Satu kali perjalanan bus, memuat 90 orang dengan kursi berbaris.

Seekor panda (Ailuropada melanoleuca) asal China diperlihatkan seusai proses karantina di Istana Panda Indonesia, Taman Safari Indonesia Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/11/2017). Sepasang panda, Cai Tao (jantan) dan Hu Chun (betina) yang berasal dari pengembangbiakan di China Wildlife Conservation Association (CWCA) akan diperkenalkan untuk publik pada November 2017 iniKOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI Seekor panda (Ailuropada melanoleuca) asal China diperlihatkan seusai proses karantina di Istana Panda Indonesia, Taman Safari Indonesia Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/11/2017). Sepasang panda, Cai Tao (jantan) dan Hu Chun (betina) yang berasal dari pengembangbiakan di China Wildlife Conservation Association (CWCA) akan diperkenalkan untuk publik pada November 2017 ini
Di sepanjang jalan menuju Istana Panda, sudah tetlihat tanaman-tanaman bambu yang cukup lebat. Ada berbagai jenis bambu yang memang ditanam khusus untuk pakan panda, seperti bambu kuning, bambu krisik, dan bambu saunsea.

(Baca juga : Melihat Kerajaan Panda di Negeri China)

Sekitar lima menit melewati jalan berkelok dan menanjak, akhirnya sampai juga di bangunan megah Istana Panda Indonesia. Tiga patung panda besar, di depan bangunan merah berarsitektur budaya oriental.

Saat Anda melihat sekitar, yang terlihat hanya hijaunya pepohonan dan perbukitan dari Taman Nasional Gunung Gde Pangrago. Bangunan ini berada di ketinggian 1.800 meter di atas permukaan laut (mdpl), dengan luas bangunan 5.000 meter persegi diatas tanah 120 hektar.

Pertama kali masuk pengunjung langsung diajak menuju lantai tiga, tempat di mana panda bersemayam. Perasaan tak sabar pun memenuhi wisatawan kala itu, ada yang sudah bersiap kamera, tongsis, hingga action cam.

Anda bisa menggunakan eskalator, tangga ataupun lift di sini. Istana ini memang selain megah, juga didesain senyaman mungkin untuk panda dan wisatawan. Ciri khas oriental tertata apik di setiap sudut ruangan, suara speaker, hingga kita tak sadar lantai yang sedang diinjak berbentuk panda.

Berbagai macam souvenir panda seperti boneka, topi, tas, baju, dan lain-lain dijual di Istana Panda Indonesia, Taman Safari Indonesia Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/11/2017). Sepasang panda, Cai Tao (jantan) dan Hu Chun (betina) yang berasal dari pengembangbiakan di China Wildlife Conservation Association (CWCA) telah selesai menjalani proses karantina dan akan diperkenalkan untuk publik pada November 2017 iniKOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI Berbagai macam souvenir panda seperti boneka, topi, tas, baju, dan lain-lain dijual di Istana Panda Indonesia, Taman Safari Indonesia Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/11/2017). Sepasang panda, Cai Tao (jantan) dan Hu Chun (betina) yang berasal dari pengembangbiakan di China Wildlife Conservation Association (CWCA) telah selesai menjalani proses karantina dan akan diperkenalkan untuk publik pada November 2017 ini
Sesampainya di lantai tiga, harap bersabar dulu. Wisatawan tak langsung bertemu panda. Serunya di sini banyak wahana edukasi. Mulai dari maket habitat asli panda di  Cagar Alam Nasional Wolong, Chengdu. Lalu Anda akan menelusuri goa tempat panda berlindung dari gempa dahsyat yang mengguncang China beberapa tahun lalu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tips Wisata ke Jembatan Gantung Terpanjang di Asia Tenggara di Bandung

Tips Wisata ke Jembatan Gantung Terpanjang di Asia Tenggara di Bandung

Travel Update
Desa Wisata Nglanggeran di Yogyakarta Dijadikan Foto Perangko

Desa Wisata Nglanggeran di Yogyakarta Dijadikan Foto Perangko

Travel Update
Lomba Lari dengan Suasana Bukit dan Pedesaan Asri di Kendal

Lomba Lari dengan Suasana Bukit dan Pedesaan Asri di Kendal

Travel Update
Dari Wisata Alam hingga Kuliner, Berikut 3 Kegiatan Menarik di Likupang

Dari Wisata Alam hingga Kuliner, Berikut 3 Kegiatan Menarik di Likupang

Jalan Jalan
Daftar Libur Nasional Juni sampai Desember 2022, Masih Ada 7 HariĀ 

Daftar Libur Nasional Juni sampai Desember 2022, Masih Ada 7 HariĀ 

Travel Update
Jelajah Surga Wisata Air Terjun di Flores Barat NTT, Ada Cerita Mistis

Jelajah Surga Wisata Air Terjun di Flores Barat NTT, Ada Cerita Mistis

Jalan Jalan
Harga Tiket Rengganis Suspension Bridge, Gratis untuk Warga 3 Kecamatan Ini

Harga Tiket Rengganis Suspension Bridge, Gratis untuk Warga 3 Kecamatan Ini

Travel Tips
Terus Mimpi Buruk, Pencuri Kembalikan Patung Curian ke Kuil di India

Terus Mimpi Buruk, Pencuri Kembalikan Patung Curian ke Kuil di India

Travel Update
Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Air Terjun Kapas Biru Lumajang

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Air Terjun Kapas Biru Lumajang

Travel Tips
Air Terjun Kapas Biru Lumajang yang Berselimut Kabut, Bagai di Negeri Khayangan

Air Terjun Kapas Biru Lumajang yang Berselimut Kabut, Bagai di Negeri Khayangan

Jalan Jalan
Jangan Pakai Brankas Kamar Hotel, Mudah Dibobol Hanya dengan Cara Ini

Jangan Pakai Brankas Kamar Hotel, Mudah Dibobol Hanya dengan Cara Ini

Travel Tips
Bukan di Atas Ombak Laut Lepas, Begini Keseruan Bono Surfing di Sungai Kampar Riau

Bukan di Atas Ombak Laut Lepas, Begini Keseruan Bono Surfing di Sungai Kampar Riau

Jalan Jalan
Rengganis Suspension Bridge di Bandung, Wisata Baru Jembatan Gantung Terpanjang di Asean

Rengganis Suspension Bridge di Bandung, Wisata Baru Jembatan Gantung Terpanjang di Asean

Jalan Jalan
32 Tempat Wisata Malang Raya, Banyak Tempat Bernuansa Alam

32 Tempat Wisata Malang Raya, Banyak Tempat Bernuansa Alam

Jalan Jalan
Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.